Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tangkal Serangan Tikus, KKN IPB Bantu Petani Buat Rumah Burung Hantu di Desa Mekarwangi

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|16:17 WIB
Bagikan:
Tangkal Serangan Tikus, KKN IPB Bantu Petani Buat Rumah Burung Hantu  di Desa Mekarwangi
Petani dan Mahasiswa KKN IPB saat membuat Rumah Burung Hantu (Rubuha) sebagai media pembasmi serangan tikus sawah. (DADAN RAMDAN/PASUNDAN EKSPRES)

SUBANG-KKN Mahasiswa IPB  (Institut Pertanian Bogor) di Desa Mekarwangi Kecamatan Pagaden Barat berinovasi membuat Rubuha (Rumah Burung Hantu) sebagai pembasmi alami serangan tikus tanaman padi petani.

Al Fathir Najrul Rizal Koordinator KKN IPB di Desa Mekarwangi mengatakan, pihaknya melihat adanya keluhan yang berkembang di petani desa ini, soal adanya gangguan serangan hama tikus terhadap tanaman padi petani.

Petani sendiri sudah mencoba dengan pestisida pembasi tikus, namun karena penggunaan yang berlebihan akhirnya ada resistensi terhadap pestisida itu, sehingga tikus tetap berkembang dan menggerus tanaman padi.

Dengan kondisi itu, akhirnya KKN Mahasiswa IPB bersama petani dan kepala dusun menggagas pembuatan Rumah Burung Hantu (Rubuha) sebagai musuh alami hama tikus.

"Iya tadi kita bareng pak Kadus, tokoh petani di sini, membuat Rubuha, solusi alami menaham serangan tikus tanaman padi," katanya.

Secara teori,  kemampuan Burung Hantu ini dapat memangsa tikus sebanyak 6 sampai 10 ekor tikus setiap malam.

Setelah dipasang di suatu area sawah, kemudian Burung Hantu itu, akan datang dan menggunakan Rubuha itu sebagai sarangnya, biasa nya jenis Tito Alba salahsatu jenis Burung Hantu yang paling banyak memangsa tikus sawah.

"Ya ada Burung Hantu jenis Tito Alba warna putih ini, sebagai pemangsa tikus alami 6 hingga 9 ekor di area 1 hingga 3 hektar," jelasnya.

Kepala Dusun Kp. Cikondang Desa Mekarwangi Safei mengapresiasi gagasan dari KKN Mahasiswa IPB itu, yang mendorong atau membuat solusi cara hemat dan efisien membasmi hama tikus dengan metoda Rubuha ini.

"Tadi saya ikut bantu bersama petani di sini membuat Rubuha untuk membasmi hama tikus sawah, mudah mudahan serangan tikus bisa mereda dan populasinya menghilang," pungkasnya.(dan)

Berita Terbaru

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle32 menit lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional1 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional3 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional5 jam lalu
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional5 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat5 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional5 jam lalu