Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tertibkan Alat Peraga Kampanye, Saat Masa Tenang Pilkada Subang

E
EgiEditor: Egi
|06:20 WIB
Bagikan:
Tertibkan Alat Peraga Kampanye, Saat Masa Tenang Pilkada Subang
Satpol PP bersama Bawaslu, KPU, Dishub dan stakeholder lainnya saat menertibkan APK pada masa tenang Pilkada.(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Subang bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Polres Subang, dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di beberapa titik strategis. Penertiban dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) selama masa tenang Pilkada.

Kasi Dal Ops Satpol PP Subang, Surya Sonjaya menyatakan, bahwa penertiban dilakukan pada area yang meliputi jalur dari gerbang Bawaslu menuju perempatan Pondok Dewi, hingga ke gerbang tol Cilameri, dan berlanjut ke perempatan Wisma Karya. 

"APK yang ditertibkan hari ini langsung diserahkan ke Bawaslu untuk didata. Namun, beberapa APK berukuran besar belum bisa diturunkan karena keterbatasan alat. Untuk APK besar, diperlukan alat berat seperti crane," terangnya.

Jenis APK yang ditertibkan beragam, mulai dari alat peraga pasangan calon (Paslon) Pilkada hingga APK yang dipasang oleh KPU. Surya juga menyebutkan bahwa penertiban ini melibatkan kerja sama lintas instansi, termasuk Bawaslu, KPU, Polres, dan Dinas Perhubungan. 

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum serta memastikan semua pihak mematuhi aturan yang berlaku terkait pemasangan APK selama masa kampanye," ungkapnya.

Surya menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi untuk penertiban APK yang belum berhasil diturunkan akibat kendala teknis. 

"Satpol PP Subang berkomitmen untuk melanjutkan upaya penertiban hingga seluruh APK yang melanggar aturan dapat ditertibkan dengan tuntas," pungkasnya.(cdp/sep)

Berita Terbaru

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional46 menit lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional1 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang1 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional2 jam lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat2 jam lalu
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Nasional2 jam lalu
Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional3 jam lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional3 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta4 jam lalu