Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tindak Tegas Premanisme yang Mengganggu Pembangunan Pabrik BYD di Subang

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|21:14 WIB
Bagikan:
Tindak Tegas Premanisme yang Mengganggu Pembangunan Pabrik BYD di Subang
Pimpinan MPR Eddy Seoparno meminta pemerintah menindak tegas premanisme ormas yang mengancam investasi. Hal ini disampaikan Eddy saat mengunjungi Pabrik BYD di Shenzhen, China.

SUBANG - Pimpinan MPR Eddy Seoparno meminta pemerintah menindak tegas premanisme ormas yang mengancam investasi. Hal ini disampaikan Eddy saat mengunjungi Pabrik BYD di Shenzhen, China.

"Sempat ada permasalahan terkait premanisme ormas yang mengganggu pembangunan dari sarana produksi BYD. Ya, saya kira itu harus tegas. Pemerintah daerah perlu tegas untuk menangani permasalahan ini" ujar Eddy dalam instagramnya, Minggu (20/04/2025).

"Jangan sampai investor datang ke Indonesia dan merasa tidak mendapatkan jaminan keamanan. Jaminan keamanan adalah hal yang paling mendasar bagi investasi untuk masuk ke Indonesia" tambahnya.

Dilansir dari detikkalimantan PT BYD Motor Indonesia belum berkomentar perihal informasi tersebut. detikOto sudah menghubungi Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, namun yang bersangkutan belum memberikan respons.

Informasi Seputar Pabrik BYD

BYD Co Ltd, yang merupakan singkatan dari Build Your Dream, adalah perusahaan teknologi yang bermarkas di Shenzhen, Tiongkok.

Perusahaan ini memiliki fokus utama pada sektor otomotif serta berbagai produk penunjangnya, termasuk baterai isi ulang.

Perjalanan BYD dimulai pada Februari 1995 dengan memproduksi baterai ponsel sebagai produk perdananya.

Seiring waktu, BYD terus berkembang dan telah membangun puluhan kawasan industri di berbagai belahan dunia.

Menurut pernyataan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), fasilitas produksi BYD di Indonesia diproyeksikan menjadi yang terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Saat ini, pabrik tersebut berdiri di atas lahan seluas 108 hektare dan akan diperluas menjadi 126 hektare.

Ekspansi ini juga diiringi dengan peningkatan jumlah tenaga kerja, dari semula 8.700 orang menjadi 18.814 orang.

Produksi komersial dari pabrik ini direncanakan akan dimulai pada awal tahun 2026.

(dbm)

Berita Terbaru

Kronologis Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya Tersangka

Kronologis Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya Tersangka

Subang2 menit lalu
Muscab XIII GAPENSI Subang 2026, Kang Asep Dorong Jasa Konstruksi Profesional dan Berintegritas

Muscab XIII GAPENSI Subang 2026, Kang Asep Dorong Jasa Konstruksi Profesional dan Berintegritas

Subang20 menit lalu
Peluang Usaha untuk Masyarakat di Sekitar Kawasan Industri Subang

Peluang Usaha untuk Masyarakat di Sekitar Kawasan Industri Subang

Subang1 jam lalu
Uji Kelayakan 25 Calon Dubes RI Digelar DPR, Ini Nama dan Negara Penugasannya

Uji Kelayakan 25 Calon Dubes RI Digelar DPR, Ini Nama dan Negara Penugasannya

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Edit Chat yang Sudah Terkirim di WhatsApp, Klik Ini!

Cara Edit Chat yang Sudah Terkirim di WhatsApp, Klik Ini!

Lifestyle1 jam lalu
Bukan di Pusat Kota, Ini Alamat PT BYD Auto Indonesia Subang Beserta Aksesnya

Bukan di Pusat Kota, Ini Alamat PT BYD Auto Indonesia Subang Beserta Aksesnya

Subang2 jam lalu
339 Inovasi Dilombakan di SIF 2026, AKSARA SMPN 3 Blanakan Jadi Juara Umum

339 Inovasi Dilombakan di SIF 2026, AKSARA SMPN 3 Blanakan Jadi Juara Umum

Headline2 jam lalu
7 Rekomendasi Cafe untuk Pekerja dan Karyawan di Subang, Bisa WFA atau Ngopi Sore

7 Rekomendasi Cafe untuk Pekerja dan Karyawan di Subang, Bisa WFA atau Ngopi Sore

Lifestyle3 jam lalu
Minat Masyarakat Terhadap Ojol Masih Kuat? Simak Data dan Perkembangan Terbarunya

Minat Masyarakat Terhadap Ojol Masih Kuat? Simak Data dan Perkembangan Terbarunya

Nasional3 jam lalu
Rumah Warga Patokbeusi Terbakar, BAZNAS Subang Turun Bantu Perbaikan

Rumah Warga Patokbeusi Terbakar, BAZNAS Subang Turun Bantu Perbaikan

Subang3 jam lalu