Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

TPST Tegalega Disiapkan untuk Produksi Briket RDF Bernilai Tambah

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:14 WIB
Bagikan:
TPST Tegalega Disiapkan untuk Produksi Briket RDF Bernilai Tambah
MENINJAU: Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, usai meninjau fasilitas TPST Tegalega, Rabu (5/8/2026). (DOK HUMAS PEMKOT BANDUNG)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berupaya operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Tegalega agar tidak hanya menghasilkan Refuse Derived Fuel (RDF) curah, tetapi juga mampu memproduksi briket RDF yang memiliki nilai tambah dan potensi pemanfaatan lebih luas. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, usai meninjau fasilitas TPST Tegalega, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, fasilitas pengolahan sampah di TPST Tegalega pada dasarnya telah terpasang. Namun, masih terdapat sejumlah peralatan yang belum berfungsi secara optimal sehingga perlu melalui proses penyempurnaan sebelum dihibahkan kepada Pemerintah Kota Bandung.

"Peralatan ini merupakan pengadaan dari Kementerian PU dan nantinya akan dihibahkan kepada pemerintah daerah. Namun, kami akan menerima alat ini apabila seluruh fungsinya sudah benar-benar optimal. Karena itu, saat ini masih dilakukan proses 'commissioning' untuk memastikan semua sistem bekerja dengan baik," ujar Zulkarnain.

Ia menjelaskan, hasil evaluasi menunjukkan terdapat beberapa peralatan yang perlu diperbaiki. Bahkan kemungkinan diganti, karena spesifikasi mesin yang tersedia belum sepenuhnya sesuai dengan karakteristik sampah yang diolah.

Kondisi tersebut membuat kapasitas produksi RDF belum maksimal. Meski demikian, Iskandar melihat perkembangan positif dari proses commissioning yang sedang berlangsung.

Salah satunya adalah kemampuan menghasilkan briket RDF sebagai produk akhir, tidak hanya RDF curah berupa hasil pencacahan.

"Kalau produk akhirnya sudah berbentuk briket, nilai ekonominya tentu lebih menjanjikan. Briket ini bisa diterima oleh beberapa off-taker dan bahkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk jenis kompor tertentu yang digunakan pelaku UMKM," katanya.

Menurut Zulkarnain, pengembangan produk turunan seperti briket menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah pengelolaan sampah. Di sisi lain, Pemkot Bandung juga tetap akan memenuhi komitmen penyediaan RDF curah sesuai kerja sama yang telah berjalan dengan pihak industri.

Ia menambahkan, apabila seluruh peralatan telah berfungsi optimal dan sistem pemilahan sampah berjalan dengan baik, TPST Tegalega diproyeksikan mampu mengolah hingga 25 ton sampah per hari. 

"Targetnya sekitar 25 ton per hari. Bahkan kalau seluruh sistem berjalan optimal dan sampah yang masuk sudah terpilah dengan baik, kapasitasnya bisa lebih dari itu," ungkapnya.

Melalui optimalisasi fasilitas dan pengembangan produk bernilai tambah, Pemkot Bandung berharap TPST Tegalega dapat menjadi salah satu model pengelolaan sampah yang tidak hanya mengurangi timbulan sampah, tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat serta memiliki nilai ekonomi. (rls/sep)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline7 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat8 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta8 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle9 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang9 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta9 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta9 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang9 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang9 jam lalu