Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Usai Tanggapi Verrel Bramasta Soal Pendidikan Berkarakter di Barak Militer, Om Zein Tegaskan Dirinya Tak Antikritik

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|15:44 WIB
Bagikan:
Usai Tanggapi Verrel Bramasta Soal Pendidikan Berkarakter di Barak Militer, Om Zein Tegaskan Dirinya Tak Antikritik
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein kembali angkat bicara terkait komentar Anggota DPR RI Verrel Bramasta tentang program pendidikan berkarakter yang berlangsung di barak militer.

PURWAKARTA-Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, akrab disapa Om Zein, kembali angkat bicara terkait komentar Anggota DPR RI Verrel Bramasta tentang program pendidikan berkarakter yang berlangsung di barak militer.

Om Zein meyakini bahwa Verrel mempunyai niat baik saat berkomentar terkait program siswa yang dibina oleh tentara itu. 

Akan tetapi, sambungnya, alangkah baiknya jika Verrel melihat langsung pelaksanaan program tersebut. Terlebih, Kabupaten Purwakarta adalah daerah pemilihannya.

"Saya sudah tonton dari awal sampai akhir, saya nggak lihat sepotong-sepotong. Jadi tujuannya dia itu bener cuma kurang referensi, makanya saya bilang turun langsung," kata Om Zein kepada wartawan, Ahad (11/5/2025). 

Jika Verrel turun dan melihat langsung pelaksanaan program tersebut, lanjut dia, maka bisa menilai sendiri seperti apa penyebab dan masalahnya sehingga anak-anak dibawa ke barak militer.

"Dia bisa tanya orang tua siswa satu per satu, tanya juga pihak sekolah seperti apa siswa-siswa ini. Terus datang ke barak militer untuk melihat langsung pembinaannya seperti apa, supaya dia nggak gagal paham. Itu yang saya maksud," ujar Om Zein.

Kalau sudah tidak gagal paham, kata Om Zein, maka sewaktu rapat di Komisi X DPR RI, dirinya bisa mengambil keputusan yang tepat saat menentukan regulasnya.

"Saran saya turun dulu lah sebelum membahas itu, biar nanti ngambil keputusannya nggak salah. Kita nggak pernah alergi kritik dan masukan," ucap Om Zein.

Bila perlu, lanjutnya, beri masukan sebanyak-banyaknya sehingga bisa dipilih metode yang tepat untuk menangani masalah yang dialami oleh para pelajar tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa para pelajar yang dititipkan ke barak militer di wilayahnya telah mendapat izin dari orang tuanya. Bahkan, tak sedikit orang tua yang datang langsung untuk menitipkan anaknya dalam program tersebut tanpa ada paksaan.

"Ketika bicara ada orang tua yang khawatir, ada pro-kontra, nah itu orang tua yang mana? Alangkah baiknya bertanya kepada orang tua yang langsung menitipkan anaknya. Jangan bertanya kepada orang tua yang hanya mengamati, karena itu cuma akan jadi wacana saja," katanya.

Om Zein juga memaklumi datangnya kritikan dari Verrel Bramasta tentang isu pendidikan berkarakter yang berjalan di Kabupaten Purwakarta.

"Saya juga maklum ketika Mas Verrel diminta tanggapan tentang program tersebut pasti bicaranya begitu, tapi military approach atau pendekatan militer yang dimaksud malah jadi gagal paham," ucap Om Zein.

Pendekatan militer ini, kata Om Zein, bukan untuk menciptakan generasi yang keras, seolah-olah terjadi kekerasan kepada para pelajar. 

"Makanya mas (Verrel) turun saja lihat ke sini bareng-bareng. Nanti lihat langsung dan kasih masukan atau perbaikan yang harus kami lakukan," katanya.

Pihaknya juga membuka ruang untuk mendapat masukan-masukan terkait program pendidikan berkarakter. 

"Misalnya kalau menurut pandangan Mas Verrel, oh ini gak boleh dengan cara ini nih karena bertentangan dengan UU, Perpres atau misalnya bertentangan dengan Perda di Jawa Barat. Boleh disampaikan, kasih kita alternatif metode pembinaan yang lain kan kita lagi sama-sama cari," ujar Om Zein.(add/ysp) 

Berita Terbaru

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle1 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle2 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional2 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang3 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle3 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle3 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional4 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional4 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional4 jam lalu