Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Wajah Mirip Buronan Bandung Viral, Warga Soreang Minta Perlindungan ke Dedi Mulyadi

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|13:50 WIB
Bagikan:
Wajah Mirip Buronan Bandung Viral, Warga Soreang Minta Perlindungan ke Dedi Mulyadi
Wajah Mirip Buronan Bandung Viral, Warga Soreang Minta Perlindungan ke Dedi Mulyadi

PASUNDAN EKSPRES.ID – Seorang warga asal Soreang, Kabupaten Bandung, mendadak menjadi sorotan publik setelah wajahnya disebut-sebut mirip dengan pria yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan di Kabupaten Bandung.

Kasus ini ramai diperbincangkan di media sosial setelah foto buronan yang diburu kepolisian tersebar luas di berbagai platform digital.

Klarifikasi Pemilik Wajah Mirip Buronan Bandung

Pria tersebut kemudian membuat klarifikasi melalui akun media sosial pribadinya pada 23 juni kemarin.

Dalam unggahan yang beredar luas, ia menegaskan bahwa dirinya bukan orang yang sedang dicari aparat kepolisian.

Ia juga mengaku khawatir menjadi korban salah identifikasi akibat kemiripan wajah dengan terduga pelaku yang sedang diburu.

Kasus Wajah Mirip Buronan Bandung ini menarik perhatian masyarakat karena terjadi di tengah masifnya penyebaran informasi mengenai pencarian pelaku dugaan penyekapan dan penganiayaan yang terjadi di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Dalam unggahannya, pria asal Soreang itu menyampaikan bahwa dirinya tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan kasus yang sedang ditangani oleh Polda Jawa Barat.

Ia meminta masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi hanya berdasarkan kemiripan fisik.

"Saya bukan Taufik Hidayat," tulis pria tersebut dalam unggahan yang kemudian ramai dibagikan ulang oleh pengguna media sosial.

Menurut pengakuannya, situasi tersebut membuat dirinya dan keluarga merasa tidak nyaman.

Ia bahkan mengaku khawatir menjadi sasaran kesalahpahaman masyarakat yang sedang mengikuti perkembangan kasus tersebut.

Fenomena Wajah Mirip Buronan Bandung ini menunjukkan bagaimana penyebaran informasi yang cepat di media sosial dapat menimbulkan dampak bagi pihak yang sebenarnya tidak terkait dengan suatu perkara hukum.

Di sisi lain, Polda Jawa Barat masih terus melakukan penyelidikan dan penelusuran terhadap pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang terkait kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29).

Kepolisian sebelumnya telah menyebarluaskan identitas terduga pelaku untuk mempercepat proses pencarian.

Berdasarkan keterangan resmi kepolisian, masyarakat diminta memberikan informasi melalui jalur resmi apabila mengetahui keberadaan yang bersangkutan. 

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan sebelumnya menyatakan bahwa penyidik masih terus melakukan pencarian dan pengumpulan informasi terkait keberadaan terduga pelaku.

Informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan guna mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri terhadap orang yang dicurigai tanpa dasar yang jelas.

Setiap informasi yang diperoleh masyarakat sebaiknya disampaikan melalui layanan kepolisian agar dapat diverifikasi secara profesional.

Kasus Wajah Mirip Buronan Bandung menjadi pengingat bahwa identifikasi seseorang tidak bisa hanya berdasarkan kemiripan wajah semata.

Aparat kepolisian memiliki prosedur khusus dalam memastikan identitas seseorang sebelum mengambil tindakan hukum.

Sementara itu, kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menjadi perhatian publik masih terus didalami oleh penyidik Polda Jawa Barat.

Setelah pelaku berhasil diamankan, polisi juga melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pendalaman kondisi psikologis dan berbagai aspek lain yang berkaitan dengan perkara tersebut. 

Pengamat komunikasi digital menilai masyarakat perlu lebih berhati-hati saat menyebarkan foto maupun identitas seseorang di media sosial.

Kesalahan identifikasi dapat berdampak pada reputasi, keamanan, hingga kondisi psikologis orang yang sebenarnya tidak terlibat dalam suatu kasus.

Hingga kini, unggahan mengenai Wajah Mirip Buronan Bandung masih menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial.

Banyak warganet yang memberikan dukungan kepada pria asal Soreang tersebut setelah mengetahui bahwa dirinya bukan orang yang sedang dicari aparat.

Kepolisian kembali mengingatkan masyarakat untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menyerahkan seluruh proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang.

Dengan demikian, proses penyelidikan dapat berjalan secara objektif tanpa menimbulkan korban baru akibat kesalahpahaman di ruang digital.

Berita Terbaru

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga55 menit lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle56 menit lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang2 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional2 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang3 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional3 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional4 jam lalu