Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Terdampak Aksi Penolakan Penutupan Tambang Cigudeg, Dedi Mulyadi Jelaskan Alasan Kompensasi Tertunda

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:32 WIB
Bagikan:
Warga Terdampak Aksi Penolakan Penutupan Tambang Cigudeg, Dedi Mulyadi Jelaskan Alasan Kompensasi Tertunda
Warga Terdampak Aksi Penolakan Penutupan Tambang Cigudeg dan Dedi Mulyadi Jelaskan Alasan Kompensasi Tertunda

PASUNDANEKSPRES.ID - Penutupan tambang di wilayah Cigudeg menuai penolakan dari warga yang terdampak. Dedi Mulyadi pun menyampaikan penjelasan terkait belum dicairkannya dana kompensasi.

Informasi mengenai penghentian sementara aktivitas pertambangan di Kabupaten Bogor memicu kemarahan warga terdampak. Mereka mengekspresikan kekecewaannya dengan mendatangi Kantor Kecamatan Cigudeg.

Aksi protes diikuti oleh ribuan warga yang menilai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, belum memberikan kepastian, khususnya terkait kompensasi yang sebelumnya dijanjikan.

Sampai saat ini, dana kompensasi tersebut belum sepenuhnya diterima oleh warga. Ketidakjelasan mengenai lamanya penutupan tambang juga menambah keresahan di tengah masyarakat.

Situasi akhirnya memanas dan berujung pada aksi unjuk rasa. Pada Senin (12/1/2026), warga menggelar demonstrasi di Kantor Kecamatan Cigudeg.

Dalam aksi tersebut terjadi kericuhan yang mengakibatkan sejumlah fasilitas kantor kecamatan mengalami kerusakan.

"Kami menuntut di bulan ini tambang harus dibuka. Janji Gubernur tentang pemberian bantuan sosial kepada masyarakat juga itu sudah janji beliau," ujar Koordinator Aksi, Asep Fadhlan, dikutip dari Kompas.com.

Warga terdampak menyebut aktivitas pertambangan telah berhenti selama lebih dari 100 hari, namun kompensasi sebesar Rp3 juta per bulan yang dijanjikan belum diterima seluruhnya.

"Itu bukan permintaan kami, janji beliau itu Rp3 juta dalam 1 bulan, sedangkan perusahaan tambang sudah ditutup lebih dari 3 bulan atau 100 hari, kalau mengacu pada Surat Edaran 19 September dan 26 September waktu itu, itu rujukannya terkait pembangunan jalan di Parung Panjang, sedangkan sudah beres," ujar Fadhlan.

Akibat penutupan tambang, warga terdampak kehilangan mata pencaharian. Mereka menagih realisasi kompensasi, apalagi menjelang bulan Ramadan yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan hidup.

"Justru masyarakat sedang menjerit, sehingga berbondong-bondong ke sini, nuraninya terpanggil, dan memang sudah lapar, digantung," ujar Asep, dikutip dari Tribunnews Bogor.

"Sehingga kami meminta kepastian, maka kita tuntaskan hari ini, kita minta jawaban," sambungnya.

Menanggapi penutupan tambang Cigudeg yang menuai protes warga terdampak, Dedi Mulyadi menjelaskan penyebab belum dicairkannya kompensasi, salah satunya karena masih adanya penambahan data susulan.

"Jadi, keterlambatan itu bukan karena kami telat membayarkan, tetapi karena ada data susulan 9.000 kepala keluarga dan kades meminta tidak dicairkan apabila hanya 6.000 kepala keluarga," jelas Dedi.

Berita Terbaru

Persib dan Borneo FC Jadi Wakil Indonesia di ACC 2026/2027, Misi Besar di Level ASEAN!

Persib dan Borneo FC Jadi Wakil Indonesia di ACC 2026/2027, Misi Besar di Level ASEAN!

Olahraga1 jam lalu
Jalan Kabupaten Penghubung Tanjung Tiga-Batangsari Subang Sepanjang 272 Meter Selesai Diperbaiki

Jalan Kabupaten Penghubung Tanjung Tiga-Batangsari Subang Sepanjang 272 Meter Selesai Diperbaiki

Headline1 jam lalu
Dedi Mulyadi Buka Suara soal Polemik Pusat Data AI Jatiluhur

Dedi Mulyadi Buka Suara soal Polemik Pusat Data AI Jatiluhur

Jawa Barat2 jam lalu
Gaji PT SUAI Subang 2026, Operator Produksi Bisa Bawa Pulang Berapa Juta?

Gaji PT SUAI Subang 2026, Operator Produksi Bisa Bawa Pulang Berapa Juta?

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jadwal Lengkap ASEAN Club Championship 2026/2027, Persib dan Borneo FC

Jadwal Lengkap ASEAN Club Championship 2026/2027, Persib dan Borneo FC

Lifestyle3 jam lalu
Kapolsek Cipeundeuy Salurkan Makanan kepada Warga Kurang Mampu Lewat Program Jumat Berkah

Kapolsek Cipeundeuy Salurkan Makanan kepada Warga Kurang Mampu Lewat Program Jumat Berkah

Headline4 jam lalu
Alamat Pabrik BYD di Subang, Kapasitas Produksi, dan Profil Fasilitasnya

Alamat Pabrik BYD di Subang, Kapasitas Produksi, dan Profil Fasilitasnya

Lifestyle4 jam lalu
Kapolri Suyudi Prioritaskan Pelayanan Publik, Penegakan Hukum yang Adil, dan Kedekatan dengan Masyarakat

Kapolri Suyudi Prioritaskan Pelayanan Publik, Penegakan Hukum yang Adil, dan Kedekatan dengan Masyarakat

Headline4 jam lalu
Prakiraan Cuaca Kabupaten Subang Sabtu, 3 Oktober 2026, Cek Disini Infonya

Prakiraan Cuaca Kabupaten Subang Sabtu, 3 Oktober 2026, Cek Disini Infonya

Lifestyle5 jam lalu
Berapa Besaran Gaji PT TKG Taekwang Subang? Cari Tahu Disini

Berapa Besaran Gaji PT TKG Taekwang Subang? Cari Tahu Disini

Lifestyle6 jam lalu