Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Banjir di Karawang Meluas, 12 Kecamatan Terendam dan Ribuan Warga Mengungsi

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:08 WIB
Bagikan:
Banjir di Karawang Meluas, 12 Kecamatan Terendam dan Ribuan Warga Mengungsi
Banjir di Karawang Meluas, 12 Kecamatan Terendam dan Ribuan Warga Mengungsi

PASUNDANEKSPRES.ID - Banjir kembali menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Hingga Senin (19/1/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mencatat sebanyak 12 kecamatan terdampak.

Kondisi tersebut memaksa ribuan warga mengungsi seiring genangan air yang semakin meluas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharam, mengungkapkan bahwa banjir telah menggenangi 26 desa yang berada di 12 kecamatan.

"Jumlah kecamatan yang terdampak banjir tercatat sebanyak 26 desa dari 12 kecamatan," ujar Ferry Muharam, Senin (19/1/2026), dikutip dari Tribun Jabar.

Ferry menjelaskan bahwa banjir dipicu oleh sejumlah faktor, antara lain tingginya intensitas hujan, meluapnya Sungai Citarum dan Sungai Cibeet, serta banjir rob yang terjadi di kawasan pesisir Karawang.

Berdasarkan data BPBD, jumlah warga terdampak mencapai 13.304 orang dewasa, 374 balita, dan 86 bayi.

Selain itu, tercatat sebanyak 4.304 kepala keluarga terdampak, dengan 2.413 warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

“Sebanyak 3.163 rumah terendam banjir,” kata Ferry.

Sebanyak 12 kecamatan dilaporkan terdampak banjir, yakni Karawang Timur, Telukjambe Timur, Pangkalan, Telukjambe Barat, Karawang Barat, Jayakerta, Cilebar, Rawamerta, Rengasdengklok, Lemahabang, Cilamaya Wetan, dan Klari.

Tinggi genangan air di masing-masing wilayah bervariasi, berkisar antara 10 sentimeter hingga 200 sentimeter.

Situasi paling parah terjadi di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Timur, dengan ketinggian air mencapai dua meter.

Ferry menuturkan, petugas BPBD Karawang disiagakan selama 24 jam untuk melakukan evakuasi warga sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak.

“Pendistribusian logistik dengan kebutuhan mendesak berupa makanan, minuman, selimut, dan terpal terus berlangsung,” katanya.

Berita Terbaru

Baru Sehari, Subang Wedding Festival Catat Transaksi Rp852 Juta

Baru Sehari, Subang Wedding Festival Catat Transaksi Rp852 Juta

Subang7 menit lalu
Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Headline40 menit lalu
Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Olahraga1 jam lalu
Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Nasional2 jam lalu
Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Nasional3 jam lalu
Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Subang4 jam lalu
Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Nasional5 jam lalu
Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Lifestyle6 jam lalu
Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Nasional16 jam lalu
Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Nasional16 jam lalu