Belasungkawa Bupati Karawang Jadi Sorotan Usai Dua Warga Meninggal di Curug Cileat

PASUNDAN EKSPRES.ID - Ucapan belasungkawa Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Karawang meninggal dunia akibat longsor di kawasan wisata Curug Cileat, Kabupaten Subang. Pernyataan tersebut ramai dibagikan di media sosial dan mendapat banyak respons dari masyarakat yang ikut berduka atas tragedi yang terjadi beberapa waktu terakhir.
Belasungkawa Bupati Karawang
Belasungkawa Bupati Karawang disampaikan melalui unggahan resmi yang berisi doa serta dukungan moral kepada keluarga korban.
Dalam pesannya, Aep Syaepuloh menyebut bahwa pemerintah daerah dan masyarakat Karawang turut merasakan kesedihan mendalam atas kepergian dua warganya tersebut.
Dua korban diketahui bernama Aida Apriliani dan Winda Limbong. Keduanya tertimbun material longsor saat berada di lokasi wisata Curug Cileat.
Setelah melalui proses pencarian yang cukup panjang dan penuh tantangan, tim gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Belasungkawa Bupati Karawang kemudian menjadi simbol empati pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Banyak warga menilai bahwa pernyataan tersebut memberikan dukungan moral bagi keluarga korban yang masih mengalami trauma dan kesedihan mendalam.
Tidak hanya masyarakat Karawang, warga Subang juga ikut menyoroti tragedi ini. Curug Cileat selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam yang cukup populer di Jawa Barat.
Namun kondisi alam yang berubah cepat membuat kawasan tersebut memiliki risiko tersendiri terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah pegunungan.
Dalam unggahan resminya, Bupati Karawang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim evakuasi yang bekerja keras selama proses pencarian korban berlangsung.
Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri hingga relawan disebut telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Banyak masyarakat berharap pengelola wisata dapat lebih memperhatikan kondisi cuaca dan memberikan peringatan dini kepada pengunjung agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
Selain itu, beberapa warga meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi antarwilayah terutama dalam hal mitigasi bencana.
Kawasan wisata alam memang menjadi daya tarik besar bagi masyarakat, tetapi keselamatan pengunjung harus tetap menjadi prioritas utama.
