Dinas Sosial Kabupaten Karawang Matangkan Persiapan Pembangunan Sekolah Rakyat

KARAWANG-Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Saat ini, program tersebut telah memasuki tahap pengadaan lahan dan ditargetkan dapat rampung pada bulan ini.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Karawang, Marwah menjelaskan, berdasarkan standar dari Kementerian Sosial, kebutuhan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat semula ditetapkan seluas lima hektare. Namun dalam perkembangannya, kebutuhan tersebut disesuaikan menjadi tujuh hektare.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Karawang sebelumnya telah mengacu pada standar awal lima hektare dalam menentukan lokasi pembangunan. Oleh karena itu, lokasi Sekolah Rakyat tetap direncanakan berada di wilayah Kecamatan Tegalwaru.
Menurut Marwah, di Kecamatan Tegalwaru pemerintah daerah memiliki lahan seluas 3,8 hektare yang dinilai memungkinkan untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Untuk memenuhi kebutuhan lahan tahap awal seluas lima hektare, kekurangan sekitar 1,2 hektare akan dipenuhi melalui pengadaan lahan dengan membeli lahan milik warga.
Pembangunan Sekolah Rakyat Konsultasi dengan Kemensos
“Pemda tetap memutuskan untuk membangun Sekolah Rakyat di lokasi rencana awal di Kecamatan Tegalwaru. Karena setelah berkonsultasi dengan Kementerian Sosial, pemenuhan tambahan dua hektare untuk mencapai total tujuh hektare dapat dilakukan secara bertahap sambil proses pembangunan berjalan,” jelasnya.
Marwah menerangkan, total kebutuhan lahan seluas tujuh hektare tersebut terdiri atas lima hektare untuk pembangunan bangunan utama Sekolah Rakyat dan dua hektare untuk sarana penunjang.
“Lahan tambahan seluas dua hektare direncanakan untuk mendukung fasilitas penunjang, seperti sarana olahraga dan tempat ibadah,” katanya.
Ia juga menyampaikan, anggaran pengadaan lahan Sekolah Rakyat bersumber dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Karawang. Sementara itu, penyediaan sarana dan prasarana pendidikan serta sumber daya manusia akan menjadi dukungan dari Kementerian Sosial dan Kementrian Pekerjaan Umum.
Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan proses pengadaan lahan dapat diselesaikan pada bulan ini. Target tersebut ditetapkan agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat direalisasikan pada tahap ketiga pembangunan yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Sebelumnya, pembangunan Sekolah Rakyat direncanakan dapat dilaksanakan pada tahap kedua pada bulan Juli. Namun, pelaksanaannya mengalami penyesuaian karena ketersediaan lahan dan kelengkapan administrasi belum sepenuhnya terpenuhi.
“Pengadaan lahan kami targetkan selesai bulan ini agar proses pembangunan Sekolah Rakyat dapat masuk pada tahap ketiga pada bulan Oktober,” ungkap Marwah.
Setelah proses pengadaan lahan dinyatakan selesai, lokasi yang telah ditetapkan akan melalui tahapan verifikasi oleh Kementerian Sosial. Verifikasi tersebut merupakan bagian penting dalam memastikan kesiapan lahan sebelum pembangunan Sekolah Rakyat dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Marwah berharap seluruh tahapan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan sesuai rencana dan tanpa kendala berarti. Ia menilai keberhasilan program ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi warga kurang mampu di Kabupaten Karawang.
“Kami berharap seluruh tahapan persiapan pembangunan Sekolah Rakyat dapat berjalan lancar sehingga program ini segera memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung akses pendidikan bagi warga kurang mampu di Kabupaten Karawang,” tutupnya.(sis/kbe/ery)
