Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kasus Oknum Guru dengan Siswi SMA di Karawang, Sebelum Pelecehan Sudah Berhubungan

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:07 WIB
Bagikan:
Kasus Oknum Guru dengan Siswi SMA di Karawang, Sebelum Pelecehan Sudah Berhubungan
Kepala Bidang PPA, Karina Nur Regina bersama tim pendamping, menceritakan kronologis kasus pelecehan oknum guru terhadap siswinya.

PASUNDANEKSPRES.ID - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang guru Komarudin (35) terhadap siswi sekolah menengah atas (SMA) mulai terungkap, setelah keluarga korban mengetahui hubungan tersebut dan penelusuran oleh pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Kepala Bidang PPA, Karina Nur Regina mengungkapkan, pihaknya telah menemui korban untuk menggali keterangan secara langsung. Pertemuan tersebut dilakukan bersama tim pendamping usai waktu dzuhur di kediaman korban.

“Kami sudah menemui korban secara langsung bersama tim untuk memastikan kondisi dan kronologi kejadian,” ujar Karina.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa tersebut terjadi di rumah teman pelaku, bukan di hotel sebagaimana sempat beredar. Korban mengaku telah menjalin hubungan dengan pelaku dalam kurun waktu cukup lama.

“Menurut pengakuan korban, hubungan itu sudah berlangsung selama satu tahun lima bulan,” jelasnya.

Karina menambahkan, hubungan tersebut berlangsung tanpa sepengetahuan orang tua korban. Selama ini, korban menjalani hubungan secara diam-diam atau backstreet dengan pelaku.

“Orang tuanya tidak mengetahui karena hubungan dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Kondisi keluarga korban juga memang tidak utuh, sehingga pengawasan menjadi terbatas,” katanya.

Kasus ini mulai terungkap ketika keluarga mencurigai pergerakan korban yang hendak pergi ke Bogor bersama pelaku.

Kecurigaan tersebut berujung pada pengakuan korban setelah dikonfirmasi oleh pihak keluarga. “Dari situ akhirnya korban mengaku dan terbuka mengenai kejadian yang dialaminya selama ini,” ungkap Karina.

Meski demikian, pihak keluarga korban hingga saat ini belum bersedia membawa kasus tersebut ke ranah hukum. PPA pun berupaya melakukan koordinasi dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan untuk menindaklanjuti status pelaku sebagai tenaga pendidik.

“Kami masih berkoordinasi dengan KCD. Informasinya sudah ada tindakan terhadap guru tersebut, namun kami masih menunggu kejelasan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, kondisi korban kini mulai berangsur pulih dan telah kembali bersekolah setelah sempat mengalami ketakutan. Dukungan dari teman-teman sekolah menjadi salah satu faktor yang membantu pemulihan mental korban.

“Alhamdulillah, korban sudah mulai sekolah kembali. Teman-temannya juga memberikan dukungan sehingga korban perlahan kembali percaya diri,” tutup Karina.(auf/kbe/ery)

Berita Terbaru

Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Subang14 menit lalu
Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Subang17 menit lalu
Ironis! Pegawai SPPG Cirebon Keracunan MBG, DPRD Periksa Dapur

Ironis! Pegawai SPPG Cirebon Keracunan MBG, DPRD Periksa Dapur

Jawa Barat27 menit lalu
Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Jawa Barat1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Nasional1 jam lalu
Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Nasional2 jam lalu
Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Nasional2 jam lalu
Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Subang3 jam lalu
Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Lifestyle3 jam lalu
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Nasional3 jam lalu