Ribuan Rumah di Karawang Terendam Banjir, Sebanyak 14 Desa Terdampak

PASUNDANEKSPRES.ID - Banjir akibat tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir merendam ribuan rumah di 14 desa yang tersebar di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mencatat sebanyak 27.925 warga dari 12.903 kepala keluarga terdampak sejak 12 Januari 2026.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharam, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi menjadi penyebab utama terjadinya banjir di sejumlah wilayah Karawang. Hingga kini, genangan air telah meluas ke tujuh kecamatan dengan dampak cukup besar di beberapa desa.
Sejumlah desa yang terdampak meliputi Desa Teluk Buyung di Kecamatan Pakisjaya; Desa Segaran dan Desa Batujaya di Kecamatan Batujaya; serta Desa Pisangsambo, Kutamakmur, dan Srijaya di Kecamatan Tirtajaya.
Selain itu, banjir juga terjadi di Kecamatan Jayakerta, tepatnya di Desa Medangasem, serta di Desa Cibuaya, Cemarajaya, Kertarahayu, Sedari, dan Kedungjaya.
Di wilayah Kecamatan Telukjambe Barat, Desa Karangligar turut terdampak banjir, sementara di Kecamatan Rengasdengklok, Desa Karangsari juga mengalami kondisi serupa.
Dampak terparah dilaporkan terjadi di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, dengan 2.006 kepala keluarga atau 5.966 jiwa terdampak serta 1.313 rumah terendam. Sementara itu, di Desa Batujaya tercatat 1.339 kepala keluarga atau 5.695 jiwa terdampak dan 1.074 rumah terendam banjir.
BPBD Karawang mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Karawang.
