Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

TPK jadi Garda Terdepan untuk Penanganan Stunting di Karawang

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:12 WIB
Bagikan:
TPK jadi Garda Terdepan untuk Penanganan Stunting di Karawang
Optimalisasi peran Tim Pendamping Keluarga sebagai ujung tombak di lapangan dalam rangka penanganan stunting.

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten Karawang mulai mematangkan strategi percepatan penurunan stunting untuk tahun pembangunan 2027. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, langkah yang ditempuh kini semakin terarah dengan mengoptimalkan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai ujung tombak di lapangan.

Plt Kepala DPPKB Karawang, Imam Al Husaeri Bahanan menyampaikan, kebijakan ini sejalan dengan arahan Bupati Karawang selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Ia menekankan bahwa percepatan penanganan stunting membutuhkan kerja sama lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

“Semua OPD yang tergabung dalam TPPS didorong untuk berkontribusi. Ini bukan hanya tanggung jawab satu dinas, melainkan kerja bersama,” ujarnya.

Saat ini, DPPKB mengandalkan sekitar 5.673 kader TPK yang tersebar di seluruh desa di Karawang. Para kader tersebut aktif mendampingi kelompok yang berisiko mengalami stunting, mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu pasca melahirkan, hingga balita.

Pendampingan yang dilakukan tidak sebatas sosialisasi, tetapi juga mencakup edukasi, pemantauan, serta pencatatan perkembangan berbasis digital. Upaya ini dilakukan untuk memastikan intervensi yang tepat sasaran.

“Untuk menunjang kinerja para kader, dukungan operasional juga diberikan melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Setiap kader TPK memperoleh bantuan pulsa sebesar Rp100 ribu per bulan selama 10 bulan,” ungkapnya.

Insentif tersebut diharapkan, mampu menjaga semangat dan konsistensi kader dalam melakukan pendampingan langsung kepada masyarakat di tingkat desa.

Di sisi lain, proses pendampingan kini telah terintegrasi dengan platform ELSIMIL. Sistem ini memungkinkan pencatatan data secara real-time, mulai dari kondisi calon pengantin hingga perkembangan balita.

“Melalui pendekatan berbasis data tersebut, pemerintah menargetkan dapat mencegah munculnya kasus stunting baru sejak tahap awal,” katanya.

Selain itu, TPK juga dilibatkan dalam mendukung program kesehatan yang dijalankan Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, termasuk penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal di Posyandu.

“Kolaborasi ini terus kami dorong agar penanganan stunting bisa berjalan lebih cepat dan berkelanjutan,” tutup Imam.(auf/kbe/ery)

Berita Terbaru

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Nasional5 jam lalu
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa

Nasional5 jam lalu
MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran dalam Pilpres 2024

Nasional5 jam lalu
Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang7 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat7 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang8 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle9 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle9 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle10 jam lalu