Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

5 Dampak Melemahnya Nilai Tukar terhadap Dolar AS

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|14:07 WIB
Bagikan:
5 Dampak Melemahnya Nilai Tukar terhadap Dolar AS
Kumpulan dolar Amerika (Image From: Pexels/Burst)

PASUNDANEKSPRES.ID - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah. Berdasarkan data dari Morningstar, nilai rupiah kembali turun ke angka 17.957 pada Rabu (1/7/2026) pukul 14.00.

Dolar semakin kuat salah satunya disebabkan oleh perubahan suku bunga bank sentral AS yaitu The Federal Reserve. Nilai tersebut naik 8 rupiah berdasarkan data kemarin dari Morningstar. 

Dampak Melemahnya Nilai Tukar terhadap Dolar AS

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat cukup berdampak banyak bagi masyarakat maupun pemerintah sekalipun. Berikut beberapa dampak yang terjadi akibat melemahnya kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bagi masyarakat dan pemerintah.

a. Harga barang naik

Harga barang naik disebabkan dengan kenaikkan harga impor, yaitu kenaikkan biaya produksi dan inventasi perusahaan. Perusahaan sering kali memilih menaikkan harga jual barang untuk mempertahankan laba, yang akibatnya masyarakat harus membayar lebih mahal untuk barang tersebut.

b. Biaya sekolah di luar negeri semakin mahal

Orang tua yang menyekolahkan anaknya di luar negeri harus mengeluarkan biaya yang lebih besar dibandingkan sebelumnya, karna nilai tukar rupiah tidak sama lagi seperti sebelumnya. 

Jumlah yang sama seperti sebelumnya akan terasa kurang karena nilai tukarnya melemah. Sehingga biaya hidup di luar negeri pun akan terasa jauh lebih mahal.

c. Pembengkakkan utang luar negeri negara

Misalnya, Indonesia memiliki ULN sebesar 100 miliar USD. Jika saat kurs IDR terhadap USD berjumlah 16.500, maka jumlahnya 1,65 kuadriliun. Sedangkan jika saat IDR melemah, jumlahnya akan naik sebesar 145 triliun menjadi 1,795 kuadriliun, untuk pembayaran utang luar negeri.

d. Biaya impor naik

Sebagian besar transaksi impor kita menggunakan USD sebagai mata uang pembayaran, menyebabkan biaya impor juga akan ikut naik. Ini juga yang menyebabkan harga barang di pasaran ikut naik.

e. Harga BBM dan transportasi meningkat

Indonesia masih memiliki ketergantungan barang impor energi, salah satunya yaitu bensin. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, juga mengatakan bahwa Indonesia masih impor bensin sekitar 20 juta kiloliter atau 50% dari jumlah konsumsi. Sehingga melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga berdampak pada harga BBM dan transportasi

(jn)

Berita Terbaru

SMP Negeri 3 Purwakarta Bentuk Karakter Siswa, Ditempa di Mako Brimob

SMP Negeri 3 Purwakarta Bentuk Karakter Siswa, Ditempa di Mako Brimob

Purwakarta6 menit lalu
Camat Purwakarta Perkuat Koordinasi dan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Camat Purwakarta Perkuat Koordinasi dan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Purwakarta11 menit lalu
Kelola Sampah Rumah Tangga, DLH dan HWB Purwakarta Teken Kerjasama

Kelola Sampah Rumah Tangga, DLH dan HWB Purwakarta Teken Kerjasama

Purwakarta16 menit lalu
SLB Negeri Trituna Ciheuleut Subang Bekali Siswa Keterampilan Vokasi

SLB Negeri Trituna Ciheuleut Subang Bekali Siswa Keterampilan Vokasi

Subang21 menit lalu
ADVERTISEMENT
ELOC Inovasi Siswa SMPN 3 Blanakan, Ubah Tanaman Gulma jadi Produk Bernilai Ekonomi

ELOC Inovasi Siswa SMPN 3 Blanakan, Ubah Tanaman Gulma jadi Produk Bernilai Ekonomi

Subang26 menit lalu
Suling Amis Jadi Ruang Kapolres Subang Dengar Warga

Suling Amis Jadi Ruang Kapolres Subang Dengar Warga

Subang31 menit lalu
Dua Inovasi Disnakeswan Subang Masuk TOP 5 SIF, SIGAP PMK Raih Juara Pertama

Dua Inovasi Disnakeswan Subang Masuk TOP 5 SIF, SIGAP PMK Raih Juara Pertama

Riset dan Inovasi36 menit lalu
BAZNAS Subang Bantu Perbaikan Rutilahu Warga Kaliangsana Subang

BAZNAS Subang Bantu Perbaikan Rutilahu Warga Kaliangsana Subang

Subang41 menit lalu
Jadwal Persib Bandung di Bulan Oktober 2026, Super Padat!

Jadwal Persib Bandung di Bulan Oktober 2026, Super Padat!

Olahraga41 menit lalu
Tempat Meeting dan Gathering Outdoor di Subang, Bisa di Tempat Ini!

Tempat Meeting dan Gathering Outdoor di Subang, Bisa di Tempat Ini!

Lifestyle1 jam lalu