Amati Hujan Mateor Draconid Malam Ini, Kecepatan Gerak Relatif Lambat

PASUNDANEKSPRES.ID - Langit malam ini diperkirakan akan menampilkan salah satu peristiwa langit yang paling dinantikan setiap tahun, yakni hujan meteor Draconid.
Fenomena alam ini dapat disaksikan langsung dari berbagai wilayah Indonesia tanpa perlu menggunakan teleskop atau alat bantu optik lainnya.
Menurut keterangan NASA, hujan meteor Draconid terjadi ketika Bumi melintasi jalur debu yang ditinggalkan oleh komet 21P/Giacobini–Zinner.
Partikel-partikel kecil dari komet tersebut terbakar saat memasuki atmosfer Bumi, menimbulkan kilatan cahaya yang tampak seperti bintang jatuh di langit malam.
Masih mengutip dari laman resmi NASA, puncak aktivitas hujan meteor Draconid tahun ini diperkirakan terjadi antara pukul 19.00 WIB hingga sekitar tengah malam, dengan arah pandang terbaik ke langit bagian utara.
Pada periode puncaknya, pengamat dapat melihat sekitar 5 hingga 10 meteor per jam, tergantung kondisi cuaca serta tingkat polusi cahaya di lokasi pengamatan.
Fenomena Draconid dikenal memiliki kecepatan gerak yang relatif lambat, sehingga jejak cahayanya sering kali tampak lebih jelas dan mudah diabadikan.
Para penggemar astronomi disarankan memilih lokasi terbuka dan minim cahaya buatan agar tampilan meteor terlihat lebih menakjubkan.
Hujan meteor Draconid menjadi salah satu momen menarik dalam kalender astronomi tahunan.
Selain memanjakan para pencinta langit malam, fenomena ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat umum untuk menikmati keindahan alam semesta secara langsung.
Jadi, jika langit malam ini cerah, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan “bintang jatuh” alami yang hanya datang sekali dalam setahun ini.
