Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Apa Itu Koin Jagat, Permainan Berburu 'Harta Karun' yang Kini Viral di Medsos

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:43 WIB
Bagikan:
Apa Itu Koin Jagat, Permainan Berburu 'Harta Karun' yang Kini Viral di Medsos
Aplikasi Jagat (Foto: Instagram @/jagatapp_idd)

PASUNDAN EKSPRES - Masyarakat dihebohkan dengan salah satu permainan berburu 'harta karun' bernama Koin Jagat yang kini sedang viral di media sosial.

Koin Jagat merupakan sebuah permainan yang menggunakan aplikasi Jagat sebagai platform utamanya di mana penggunanya harus mengumpulkan koin virtual yang tersebar di sejumlah tempat.

Permainan ini hampir mirip dengan konsep berburu harta karun di dunia nyata sehingga penggunanya harus mencari koin sebanyak-banyaknya.

Ada tiga jenis koin yang bisa didapatkan yakni, emas, perak, dan perunggu yang harus dikumpulkan sebanyak-banyaknya oleh pengguna.

Hal ini karena koin-koin ini bisa ditukarkan dengan hadiah uang yang nilainya bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta.

Oleh karena itu, aplikasi Jagat ini menantang para penggunanya untuk berburu 'harta karun' berupa Koin Jagat yang diletakkan di sejumlah tempat yang tersembunyi.

Cara bermainnya, pengguna harus meng-install terlebih dahulu aplikasi Jagat di handphone lalu membuat akun.

Kemudian, pengguna sudah bisa mencari Koin Jagat dengan mengaktifkan treasure map dan memilih koin target yang diinginkan.

Namun, ketika mencari koin tersebut, pengguna harus menon-aktifkan fitur GPS dalam handphone agar mereka mengunjungi lokasi yang telah ditunjukkan di dalam peta aplikasi, yang tentunya menambah tantangan dalam permainan tersebut.

Kendati, permainan Koin Jagat sedang viral dimainkan oleh sejumlah anak muda, namun  sebagian masyarakat merespons negatif terhadap permainan berburu 'harta karun' ini.

Hal ini karena sejumlah masyarakat melaporkan beberapa fasilitas umum seperti taman kota, trotoar, dll dirusak oleh para pemburu Koin Jagat itu.

Sejumlah fasilitas umum di beberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dilaporkan rusak setelah para pemburu Koin Jagat datang ke tempat tersebut untuk mencari koin-koin tersebut.

Padahal, pihak pengembang aplikasi Jagat telah menginformasikan bahwa koin-koin tersebut tidak akan muncul di area-area tertanam di dalam tanah, tenggelam di air, tersembunyi di balik batu bata atau tempat lain yang perlu dipaksa untuk dibuka.

"Jika ada laporan mengenai perilaku tidak bertanggung jawab saat mencari koin, yang menyebabkan kerugian bagi pihak lain, silakan laporkan nomor koin dan lokasi kejadian kepada kami. Kami akan memverifikasi situasi tersebut. Jika laporan terbukti benar, koin tersebut akan dianggap tidak sah, dan hak untuk menukar hadiah akan dibatalkan," tulis pernyataan aplikasi Jagat di akun Instagramnya, dikutip Selasa (14/1). (inm)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle8 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat10 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang10 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang10 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang11 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang11 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang11 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang11 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang11 jam lalu