Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bobon Santoso Emosional dan Menangis Saat Ceritakan Kondisi Sebenarnya di Papua

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:21 WIB
Bagikan:
Bobon Santoso Emosional dan Menangis Saat Ceritakan Kondisi Sebenarnya di Papua
Bobon Santoso emosional ketika menceritakan kondisi sebenarnya di Papua. (Foto: screenshot Youtube Deddy Corbuzier)

PASUNDAN EKSPRES - Bobon Santoso baru-baru ini mengungkapkan ceritanya soal perjalanannya ke Papua dan emosional ketika menceritakan kondisi sebenarnya di Papua.

Diketahui, YouTuber Bobon Santoso beberapa waktu lalu melakukan perjalanan ke wilayah Papua dengan menggelar acara masak besar bersama masyarakat di sana dengan misi bertemakan "Kuali Merah Putih".

Bobon pun menangis dan emosional ketika menceritakan keadaan sebenarnya masyarakat Papua berdasarkan pengalamannya selama berkunjung ke wilayah Indonesia paling timur itu.

Hal ini ia ungkapkan dalam acara podcast Deddy Corbuzier dimana dirinya hadir menjadi bintang tamu dalam acara tersebut yang diunggah di YouTube pada Selasa (16/4).

Bobon Santoso pun menceritakan bahwa ada masyarakat di Papua yang tidak pernah memakan daging sapi, bahkan tidak mengetahui seperti apa hewan sapi itu.

"Ada satu lansia disana, 'Apakah pernah makan sapi?' jawabannya bukan pernah atau tidak, tidak tahu sapi, jawabannya seperti itu dan disitu ya gue sedih," ujar Bobon sambil berurai air mata.

Bobon menilai, pemerintah dan masyarakat Indonesia kurang perhatian terhadap Papua yang mana wilayah tersebut masih bagian dari Indonesia.

"Kita punya saudara yang susah minta ampun, sekarang kita capek-capek ngurusin luar negeri, belum lagi kasus orang Rohingya datang, emang negara kita mau ngejar yang gimana, itu yang gua lihat sendiri di Papua," tuturnya.

Bahkan, content creator yang dijuluki "Chef Rakyat Indonesia" itu ingin pemerintah dan masyarakat Indonesia minta maaf kepada masyarakat Papua sebab ia menilai kehidupan masyarakat Papua masih banyak yang jauh tertinggal.

"Sebenarnya kita, pemerintah, termasuk rakyat Indonesia itu harus minta maaf kepada rakyat Papua, karena sampai sekarang kesetaraan sosial, ekonomi, semuanya kesetaraan untuk seperti kita di Pulau Jawa dan pulau-pulau lainnya itu tidak ada sama sekali di Papua," katanya.

"Di Papua itu tertinggal mungkin 50 tahun dibandingin kita di Pulau Jawa ini, Om Ded. Jadi kesetaraan itu tidak ada. Kita semua harus minta maaf kepada rakyat Papua. Kalau memang kita mau bernegara dan merah putih masih tertancap di sana," sambungnya.

Sementara itu, Bobon Santoso mengungkap dirinya akan kembali lagi ke Papua untuk melanjutkan perjalanan memasaknya ke pelosok daerah-daerah di seluruh Indonesia.

"Gua bakal balik lagi, gua belum nyelesein misi gua, misi gua masih panjang. Misi gua yaitu masak di seluruh provinsi di Indonesia, di pelosok pedalaman yang tentunya kampung-kampung, warga-warga yang membutuhkan bantuan kita, jadi bukan sekedar datang lalu masak, tapi kita juga berinteraksi dengan warga," ucapnya. (inm)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline7 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat8 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta8 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle9 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang9 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta9 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta9 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang9 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang9 jam lalu