Capaian Pembangunan Kabupaten Subang, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Diperkuat

PASUNDANEKSPRES.ID - Capaian pembangunan Kabupaten Subang. Pemerintah Kabupaten Subang terus mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Sejumlah capaian pembangunan tersebut disampaikan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita B.R., S.IP., dalam Upacara Puncak Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Subang di Alun-Alun Kabupaten Subang, Senin, 17 Agustus 2026.
Bupati Subang didampingi Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M. Dalam amanatnya, Bupati menyoroti berbagai program prioritas yang telah dijalankan selama dua tahun masa kepemimpinannya, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, pelayanan publik, hingga pengembangan ekonomi kreatif.
Capaian Pembangunan Kabupaten Subang: Perbaikan Jalan Jadi Prioritas
Salah satu capaian pembangunan yang menjadi perhatian utama adalah perbaikan infrastruktur jalan kabupaten. Sepanjang 2025, Pemerintah Kabupaten Subang menyebut telah menangani perbaikan jalan sepanjang 98,75 kilometer dengan anggaran mencapai Rp237 miliar.
Program tersebut dilanjutkan pada 2026. Pemkab Subang mengalokasikan Rp175 miliar untuk menangani perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 55 kilometer.
Perbaikan jalan menjadi bagian penting dalam pembangunan karena infrastruktur yang memadai dapat memperkuat konektivitas antarkawasan. Akses jalan yang semakin baik diharapkan turut mempermudah mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta menghubungkan berbagai potensi ekonomi lokal dengan pusat pelayanan publik.
Bupati menargetkan persoalan infrastruktur jalan dapat terus dituntaskan hingga 2027. Target tersebut diarahkan untuk memperkuat keterhubungan antarwilayah di Kabupaten Subang.
Pendidikan Mendapat Perhatian
Selain pembangunan jalan, sektor pendidikan juga menjadi salah satu prioritas. Pemerintah Kabupaten Subang menyiapkan anggaran Rp35 miliar untuk merehabilitasi 300 ruang kelas SD dan SMP yang mengalami kerusakan.
Perbaikan sarana pendidikan dinilai penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
Pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya meningkatkan kualitas masyarakat Subang. Infrastruktur pendidikan yang layak diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran sekaligus memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan berkualitas.
Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni
Capaian dan program pembangunan Subang juga menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat. Pemkab Subang memberikan perhatian terhadap rumah tidak layak huni (Rutilahu) melalui bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program tersebut diarahkan agar masyarakat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman. Peningkatan kualitas hunian menjadi salah satu bagian dari pembangunan yang secara langsung berkaitan dengan kualitas kehidupan masyarakat.
Pelayanan Publik dan Aduan Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Subang juga berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan membuka ruang partisipasi masyarakat melalui kanal pengaduan #Laporkangrey.
Melalui kanal tersebut, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah. Bupati menyampaikan bahwa ribuan laporan masyarakat telah diterima dan ditindaklanjuti.
Keterlibatan masyarakat melalui mekanisme pengaduan menjadi bagian penting dalam pembangunan. Pemerintah tidak hanya dituntut menjalankan program, tetapi juga memastikan persoalan yang dirasakan masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan.
Komitmen terhadap pelayanan publik juga terlihat dari upaya pemerintah mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih responsif. Pada 2026, Pemkab Subang bahkan memberikan penghargaan kepada instansi dan wilayah yang dinilai responsif dalam menindaklanjuti aduan masyarakat.
Ekonomi Kreatif dan UMKM Terus Didorong
Sektor ekonomi kreatif turut menjadi perhatian dalam pembangunan Kabupaten Subang. Salah satu kegiatan yang disebut memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi daerah adalah SubangFest.
Kegiatan ekonomi kreatif seperti festival, seni, dan berbagai kegiatan masyarakat dapat menjadi ruang promosi bagi produk lokal sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM.
Pemerintah daerah berharap pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan beriringan dengan pembangunan infrastruktur sehingga pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat pada sektor tertentu, tetapi juga memberikan ruang bagi usaha masyarakat.
Pada akhirnya, capaian pembangunan tidak hanya diukur dari panjang jalan yang diperbaiki atau jumlah ruang kelas yang direhabilitasi, tetapi juga dari seberapa besar perubahan tersebut meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, keberlanjutan program, pemerataan pembangunan, dan keterlibatan masyarakat akan menjadi faktor penting dalam mewujudkan Subang yang semakin maju dan sejahtera.
(ipa)
