Cara Aktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online, Cukup Pakai Aplikasi wondr Tanpa ke Bank

PASUNDANEKSPRES.ID – Kartu ATM BNI yang tiba-tiba tidak bisa digunakan tentu membuat nasabah khawatir, terlebih jika rekening sudah lama tidak digunakan. Namun, kini nasabah tidak perlu buru-buru datang ke kantor cabang karena BNI menyediakan layanan aktivasi kembali rekening tidak aktif atau dormant secara online.
Cara mengaktifkan kembali ATM BNI yang mati bisa dilakukan melalui aplikasi wondr by BNI. Prosesnya cukup mudah karena nasabah hanya perlu melakukan beberapa tahapan, termasuk verifikasi wajah dan transaksi setoran minimal Rp1.
Layanan ini menjadi solusi praktis bagi nasabah yang rekeningnya berstatus dormant atau tidak aktif akibat terlalu lama tidak melakukan transaksi.
Lantas, bagaimana cara mengaktifkan kembali ATM BNI yang mati lewat online?
Cara Mengaktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online
Nasabah bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengaktifkan kembali rekening BNI melalui aplikasi wondr by BNI.
-
Buka aplikasi wondr by BNI melalui smartphone.
-
Login menggunakan akun yang sudah terdaftar.
-
Pada halaman utama atau homescreen, pilih rekening yang berstatus tidak aktif (dormant).
-
Klik tombol Aktifkan Sekarang.
-
Lakukan verifikasi wajah sesuai petunjuk yang muncul di aplikasi.
-
Masukkan PIN wondr by BNI untuk melanjutkan proses.
-
Setelah instruksi muncul, lakukan setoran minimal Rp1 melalui transfer dari bank lain atau rekening lain.
-
Pastikan transaksi transfer dilakukan maksimal satu jam setelah instruksi aktivasi diberikan.
-
Jika transaksi berhasil, nasabah akan menerima notifikasi bahwa rekening sudah aktif kembali.
Setelah proses aktivasi berhasil, rekening dapat digunakan kembali sesuai ketentuan dan fitur layanan BNI.
Cara Mengaktifkan Rekening BNI yang Mati Lewat Kantor Cabang
Jika tidak bisa melakukan aktivasi melalui aplikasi wondr by BNI, nasabah juga dapat mengaktifkan kembali rekening dormant dengan datang langsung ke kantor cabang BNI terdekat.
Berikut persyaratan dan langkah-langkahnya:
-
Membawa KTP asli yang masih berlaku.
-
Membawa buku tabungan BNI.
-
Membawa kartu debit atau ATM BNI.
-
Menyampaikan kepada petugas customer service bahwa ingin mengaktifkan kembali rekening yang berstatus dormant.
-
Melakukan transaksi sederhana, seperti setor tunai, tarik tunai, atau pemindahbukuan.
BNI menyebut proses aktivasi kembali rekening dormant melalui kantor cabang tidak dikenakan biaya maupun kewajiban menyetor uang dengan nominal tertentu.
Kenapa ATM BNI Bisa Mati atau Tidak Aktif?
Salah satu penyebab rekening BNI menjadi dormant adalah tidak adanya aktivitas transaksi dalam jangka waktu tertentu.
Rekening yang berstatus dormant dapat mengalami pembatasan transaksi, seperti tarik tunai, transfer, hingga penggunaan kartu debit untuk pembayaran.
Karena itu, nasabah disarankan rutin melakukan transaksi dan memantau status rekening agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan perbankan.
Jika mengalami kesulitan saat proses aktivasi, nasabah dapat menghubungi BNI Call melalui nomor 1500046 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Perlu diingat, rekening dormant berbeda dengan kartu ATM yang kedaluwarsa, terblokir karena salah memasukkan PIN, atau rusak secara fisik. Jika masalahnya berasal dari kartu, penanganannya bisa berbeda dan tidak cukup hanya dengan mengaktifkan rekening.
Dengan adanya layanan reaktivasi melalui wondr by BNI, nasabah kini bisa mengurus rekening tidak aktif dengan lebih praktis tanpa harus selalu mengantre di kantor cabang.
