Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cara Membedakan Uang Asli dan Uang Palsu dengan Teliti

R
Rian AlfianEditor: Indrawan Setiadi
|17:01 WIB
Bagikan:
Cara Membedakan Uang Asli dan Uang Palsu dengan Teliti
Ilustrasi mengecek keaslian uang. (Ilustrasi: Detik.com)

PASUNDAN EKSPRES - Peredaran uang palsu masih menjadi ancaman nyata di Indonesia.

Untuk itu, penting bagi masyarakat memahami cara membedakan uang asli dan palsu secara teliti.

Bank Indonesia telah menerapkan berbagai fitur keamanan pada uang Rupiah, baik kertas maupun logam, agar mudah dikenali keasliannya.

Berikut ini panduan lengkap dan mudah Cara Membedakan Uang Asli dan Uang Palsu.

Cara Membedakan Uang Asli dan Uang Palsu dengan Teliti

1. Gunakan Metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang)

Dilihat

  • Gambar utama, seperti pahlawan nasional, tampak jelas, tajam, dan tidak kabur.
  • Warna cerah dan tidak luntur, tidak mudah pudar jika terkena air.
  • Pada uang palsu, warna umumnya pudar, tidak tajam, dan tidak simetris.

Diraba

  • Uang asli memiliki tekstur kasar di beberapa bagian seperti tulisan "Bank Indonesia", nominal angka besar, dan gambar pahlawan.
  • Uang palsu biasanya terasa licin dan tidak memiliki cetakan timbul.

Diterawang

  • Terdapat benang pengaman dan gambar watermark wajah pahlawan yang akan terlihat jika uang diterawang ke arah cahaya.
  • Uang palsu sering tidak memiliki watermark yang jelas atau bahkan tidak ada sama sekali.

2. Gunakan Sinar Ultraviolet (UV Light)

Uang asli memiliki benang pengaman yang akan memancarkan warna tertentu saat disinari dengan sinar UV.

Ada pula tanda-tanda khusus seperti logo BI atau angka nominal yang menyala di bawah cahaya ultraviolet.

Uang palsu tidak memiliki fitur ini atau hanya meniru dengan tinta biasa yang tidak menyala.

3. Periksa Fitur Khusus Lainnya

Gambar Saling Isi (Rectoverso)

  • Jika dilihat dari depan dan belakang, akan terlihat logo BI yang saling mengisi dan membentuk logo utuh.
  • Pada uang palsu, fitur ini sering tidak presisi atau bahkan tidak ada.

Optical Variable Ink (OVI)

  • Angka nominal di pojok kanan bawah pada uang asli akan berubah warna jika dilihat dari sudut berbeda.
  • Pada uang palsu, efek perubahan warna tidak terlihat.

Benang Pengaman

  • Pada pecahan tertentu (seperti Rp50.000 dan Rp100.000), terdapat benang berwarna gelap yang tertanam di tengah uang.
  • Benang ini biasanya akan memunculkan tulisan "BI" dan nominal uang jika diperhatikan.

Tambahan:

  • Jangan hanya memeriksa satu fitur saja, periksa semua ciri agar lebih yakin.
  • Hindari menerima uang dalam kondisi remang-remang atau gelap.
  • Jika ragu, bandingkan uang yang diterima dengan uang sejenis yang sudah dipastikan asli.

Lapor Jika Menemukan Uang Palsu

Jika Anda menemukan atau mencurigai adanya uang palsu, segera laporkan ke:

  • Bank Indonesia terdekat
  • Kepolisian
  • Atau call center Bank Indonesia: 131

Membiasakan diri memeriksa keaslian uang adalah bentuk kewaspadaan yang penting.

Dengan mengetahui ciri-ciri uang asli dan membedakan dengan teliti, kita bisa mencegah peredaran uang palsu dan turut menjaga kestabilan ekonomi nasional.

Berita Terbaru

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Nasional7 jam lalu
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Nasional7 jam lalu
BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

Subang7 jam lalu
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

Subang8 jam lalu
Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Subang8 jam lalu
Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Lifestyle11 jam lalu
Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Nasional11 jam lalu
Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Lifestyle12 jam lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Nasional12 jam lalu