Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Daftar Rute Menuju BYD Subang Smartpolitan dari Berbagai Kota Pinggir Subang, Berikut Akses Tol dan Jalur Alternatifnya

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|10:16 WIB
Bagikan:
Daftar Rute Menuju BYD Subang Smartpolitan dari Berbagai Kota Pinggir Subang, Berikut Akses Tol dan Jalur Alternatifnya
Daftar Rute Menuju BYD Subang Smartpolitan dari Berbagai Kota Pinggir Subang, Berikut Akses Tol dan Jalur Alternatifnya

PASUNDAN EKSPRES.ID – Informasi mengenai rute menuju BYD Subang Smartpolitan semakin banyak dicari masyarakat, terutama pencari kerja, pelaku usaha, hingga calon investor yang ingin mengunjungi kawasan industri tempat berdirinya pabrik PT BYD Motor Indonesia.

Kawasan industri Subang Smartpolitan dipilih BYD sebagai lokasi pembangunan fasilitas produksi kendaraan listrik di Indonesia karena dinilai memiliki konektivitas yang baik dengan berbagai infrastruktur strategis nasional.

Dalam keterangan resminya saat penandatanganan kerja sama pembelian lahan pada 2024, Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan:

"Melalui berbagai penilaian, BYD memutuskan bahwa Kawasan Industri Subang Smartpolitan tepat untuk menjadi lokasi pengembangan industri EV BYD di Indonesia. Kawasan industri ini dapat memenuhi kriteria, baik dari segi luas, jarak, lingkungan, maupun infrastruktur yang kami perlukan."

Kawasan industri tersebut berada di Subang Smartpolitan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi resmi PT Suryacipta Swadaya selaku pengembang kawasan, lokasi ini terintegrasi dengan Jalan Tol Trans Jawa, Jalan Tol Cipali, Jalan Tol Akses Patimban, Pelabuhan Patimban, serta Bandara Internasional Kertajati.

Selain itu, pengembang juga menyiapkan akses melalui Exit Tol Kalijati KM 98 dan pengembangan Exit Tol KM 89 untuk memperlancar mobilitas menuju kawasan industri. 

Bagi kamu yang ingin mengetahui rute menuju BYD Subang Smartpolitan, berikut beberapa jalur yang umum digunakan dari berbagai kota di sekitar Kabupaten Subang.

Rute Menuju BYD Subang Smartpolitan dari Purwakarta

Pengendara dari Purwakarta dapat memanfaatkan Jalan Tol Cipularang yang tersambung ke Jalan Tol Cipali menuju arah Cirebon.

Setelah memasuki ruas Tol Cipali, pengguna jalan dapat keluar melalui Exit Tol Kalijati (KM 98), kemudian melanjutkan perjalanan menuju kawasan Subang Smartpolitan melalui jalan penghubung yang telah tersedia.

Jalur ini menjadi salah satu akses tercepat menuju kawasan industri BYD.

Rute Menuju BYD Subang dari Karawang

Dari Karawang, perjalanan menuju rute menuju BYD Subang dapat ditempuh melalui Jalan Tol Cipularang yang terhubung ke Tol Cipali.

Setelah keluar di Exit Tol Kalijati, perjalanan dilanjutkan menuju kawasan industri melalui akses utama Subang Smartpolitan. Waktu tempuh bergantung pada kondisi lalu lintas di ruas tol.

Rute Menuju BYD Subang dari Indramayu

Masyarakat dari Indramayu dapat menggunakan Jalan Tol Cipali menuju arah Jakarta, kemudian keluar melalui Exit Tol Kalijati sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan industri.

Jalur ini juga menjadi akses utama kendaraan logistik yang menuju kawasan industri di Subang. 

Rute Menuju BYD Subang dari Majalengka

Dari Majalengka, perjalanan dapat dilakukan melalui Tol Cipali menuju arah Jakarta hingga Exit Tol Kalijati.

Lokasi kawasan industri juga didukung kedekatannya dengan Bandara Internasional Kertajati, sehingga memudahkan mobilitas dari wilayah timur Jawa Barat.

Rute Menuju BYD Subang dari Bandung

Pengendara dari Kota Bandung dapat menggunakan Tol Cipularang menuju Karawang, kemudian melanjutkan perjalanan ke Tol Cipali hingga Exit Tol Kalijati. Jalur ini merupakan rute yang paling banyak digunakan menuju kawasan industri di Subang bagian timur.

Rute Menuju BYD Subang dari Cirebon

Dari Cirebon, pengguna jalan dapat menempuh Tol Cipali menuju arah Jakarta dan keluar melalui Exit Tol Kalijati. Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju kawasan industri BYD melalui jalan arteri yang telah terhubung dengan kawasan Smartpolitan. 

Selain akses jalan tol, Pemerintah Kabupaten Subang juga terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur menuju kawasan industri tersebut.

Dalam audiensi bersama Menteri Pekerjaan Umum, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita mengatakan:

"Kami mengajukan permintaan agar dibuka exit tol sementara di kawasan Smartpolitan. Ini sangat krusial agar pembangunan pabrik cepat selesai dan dampak positifnya segera dirasakan masyarakat dengan terserapnya tenaga kerja."

Sementara itu, Vice President Director PT Suryacipta Swadaya Abednego Purnomo menyatakan kehadiran BYD menjadi bukti bahwa kawasan industri tersebut telah memenuhi kebutuhan investor berskala global.

"Kami sangat antusias menyambut kehadiran BYD di Subang Smartpolitan. Hal ini membuktikan bahwa infrastruktur kawasan industri ini sesuai dan dapat mendukung terciptanya ekosistem kendaraan listrik yang akan dibangun oleh BYD."

Informasi rute menuju BYD Subang Smartpolitan juga menjadi penting karena kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu pusat industri otomotif dan kendaraan listrik di Indonesia.

Selain akses tol, kawasan tersebut dirancang terhubung dengan Pelabuhan Patimban untuk mendukung distribusi kendaraan, serta Bandara Kertajati yang menunjang mobilitas bisnis dan logistik. 

Dampak Pabrik BYD Terhadap Ekonomi Subang

Keberadaan pabrik BYD di Subang Smartpolitan diperkirakan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah.

PT BYD Motor Indonesia membangun fasilitas produksi di atas lahan lebih dari 108 hektare sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Subang menilai pembangunan kawasan industri tersebut berpotensi menciptakan sekitar 18.000 lapangan kerja.

Selain penyerapan tenaga kerja, aktivitas industri juga diperkirakan mendorong pertumbuhan sektor logistik, perdagangan, jasa, kuliner, dan usaha mikro di sekitar kawasan Smartpolitan.

Pengembangan akses jalan, tol, serta konektivitas menuju Pelabuhan Patimban turut memperkuat daya tarik investasi di Kabupaten Subang.

Berita Terbaru

Cakades Petahana Desa Rangdu Serahkan Aset Kendaraan Dinas

Cakades Petahana Desa Rangdu Serahkan Aset Kendaraan Dinas

Subang1 jam lalu
Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang2 jam lalu
Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Purwakarta2 jam lalu
Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Lifestyle4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Nasional6 jam lalu
Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Lifestyle6 jam lalu
Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Lifestyle6 jam lalu
Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Nasional6 jam lalu
Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Olahraga7 jam lalu
Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Nasional7 jam lalu