Film Animasi GOAT Bawa Pendapatan Rp1 Triliun, Ini Sinopsis Lengkapnya

PASUNDANEKSPRES.ID - Film animasi GOAT menghadirkan cerita sederhana tapi menarik: seekor kambing kecil bernama Will menolak anggapan bahwa hanya yang besar saja yang bisa menonjol.
Di dunia olahraga bernama roarball, Will harus bersiang dengan pemain besar dan kuat, tapi ia menempuh jalannya sendiri.
Premis sederhana ini ternyata mampu menarik perhatian penonton global dan menorehkan pencapaian luar biasa: film ini berhasil menembus pendapatan Rp1 triliun, menjadikannya salah satu film animasi terlaris di awal 2026.
Sejak rilis global, GOAT sudah memikat penonton di Amerika Serikat dan Inggris, lalu menyusul tayang di Indonesia sejak 13 Februari 2026.
Penonton tanah air bisa menikmatinya di jaringan besar seperti Cinema XXI, CGV Cinemas, dan Cinepolis, termasuk beberapa sesi Dolby Cinema di kota-kota besar.
Untuk penikmat bioskop lokal, NSC Subang juga menayangkan film ini, memastikan akses lebih luas bagi keluarga dan penggemar animasi.
Hingga 17 Januari 2026, film animasi GOAT mencatat pendapatan global antara USD 55 juta hingga USD 60,8 juta atau setara lebih dari Rp1 triliun.
Catatan ini menempatkannya sebagai salah satu pembukaan terkuat untuk film animasi orisinal dalam beberapa tahun terakhir.
Pada periode 13–15 Februari 2026, pendapatan pembukaan global tercatat sebesar USD 47,6 juta atau sekitar Rp804 miliar, dan pekan berikutnya diperkirakan menambah sekitar USD 13 juta hingga USD 15 juta.
Sinopsis Film Animasi GOAT (2026)
Cerita film animasi GOAT mengikuti Will, kambing mungil dengan ambisi besar: menjadi atlet profesional dalam olahraga fiksi bernama roarball.
Dunia roarball didominasi pemain besar dan kuat, sehingga impian Will sering dianggap tidak realistis. Namun, ketekunan dan strategi yang cerdas menjadi jalan Will untuk membuktikan bahwa ukuran fisik bukan satu-satunya penentu kesuksesan.
Roarball digambarkan sebagai olahraga berintensitas tinggi yang memadukan unsur basket, rugby, dan hoki. Setiap pertandingan menuntut fisik, kecepatan berpikir, dan kemampuan membaca lawan.
Alih-alih mengandalkan kekuatan, Will mengembangkan pendekatan berbasis kelincahan dan kecerdikan, membuatnya berbeda dari atlet lain. Meski perjalanan ini tidak instan, strategi dan semangat Will menjadi kekuatan utama yang mengubah persepsi orang-orang di sekitarnya.
Disutradarai oleh Tyree Dillihay bersama ko-sutradara Adam Rosette, film ini memadukan komedi, olahraga, dan drama coming of age.
Durasi 1 jam 35 menit digunakan secara efektif untuk menampilkan konflik, pertumbuhan karakter, serta humor yang hangat dan menghibur.
Naskah yang ditulis Aaron Buchsbaum dan Teddy Riley berhasil menyeimbangkan momen lucu, menegangkan, dan emosional.
Trailer film animasi GOAT yang dirilis Sony Pictures memperlihatkan roarball sebagai permainan yang cepat dan penuh aksi, tapi tetap mudah diikuti penonton.
Ada yang sudah nonton film animasi GOAT ini?
(pm)
