Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gejala Dengue Shock Syndrome (DSS) yang Wajib untuk Diperhatikan

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|15:08 WIB
Bagikan:
Gejala Dengue Shock Syndrome (DSS) yang Wajib untuk Diperhatikan
Gejala Dengue Shock Syndrome (DSS). (Sumber Foto: Dokter Sehat)

PASUNDAN EKSPRES - Meskipun DBD dapat diobati, namun komplikasi serius seperti Dengue Shock Syndrome (DSS) masih bisa terjadi dan berpotensi mematikan!

Kasus DBD yang sedang Marak

Kemenkes pun melaporkan bahwa jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia sepanjang tahun 2024 ini terus meningkat.

Hingga pekan ke-15 tahun 2024, tercatat sebanyak 62 ribu kasus DBD dengan 475 kematian.

Dalam menghadapi situasi ini, Kepala Biro Komunikasi Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan penanganan DBD.

Dengue Shock Syndrome (DSS) bisa terjadi ketika penanganan DBD terlambat atau tidak memadai.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan:

  1. Muntah berulang
  2. Nyeri perut yang hebat
  3. Mengalami kulit yang pucat pada tangan dan kaki
  4. Detang jantung yang lemah
  5. Mengalami gejala gelisah dan lesu

Mengutip dari National Institue of Health, berikut tandan DBD yang tidak parah:

  1. Timbulnya demam tinggi secara tiba-tiba
  2. Ruam
  3. Nyeri hebat
  4. Nyeri atau rasa tidak nyaman di perut
  5. Muntah terus-menerus
  6. Lesu dan gelisah

Gejala Dengue Shock Syndrome (DSS)

Nah, ketika sudah parah, DSS ditandai oleh kebocoran plasma dan pendarahan yang parah.

Selain itu, DSS bisa menyebabkan pembengkakan hati, penurunan kesadaran, dan miokarditis.

Berikut gejalanya:

  • Trombosit yang menurun hingga di bawah 100.000 per milimeter
  • Tekanan darah menurun
  • Kulit basah dan dingin
  • Napas tidak beraturan
  • Mulut kering
  • Denyut nadi lemah
  • Jumlah urin berkurang

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle18 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional31 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional33 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle35 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional45 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu