Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Google Akan Merazia Aplikasi Tidak Berkualitas di Play Store

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|22:00 WIB
Bagikan:
Google Akan Merazia Aplikasi Tidak Berkualitas di Play Store
Google bakal melakukan razia pada aplikasi tidak berfaedah di Play Store. (screenshot @play.google.com)

PasundanEkspres - Tidak hanya aplikasi berbahaya, Google juga akan merazia aplikasi yang tidak berfaedah dan berkualitas rendah di Play Store. Kebijakan baru ini akan berlaku mulai 31 Agustus 2024.

Dalam keterangan resminya, Google mengumumkan pembaruan kebijakan Spam dan Fungsi Minimum untuk memastikan aplikasi di Play Store menyediakan pengalaman berkualitas bagi pengguna.

"Kami memperbarui kebijakan Spam dan Fungsi Minimum untuk memastikan aplikasi memenuhi standar yang ditingkatkan untuk katalog Play dan melibatkan pengguna melalui fungsionalitas berkualitas dan pengalaman pengguna," ujar Google dalam keterangan resminya yang dikutip dari Forbes, Senin (22/7/2024).

Google menambahkan bahwa aplikasi harus memberikan pengalaman pengguna yang stabil, responsif, dan menarik. Aplikasi yang sering crash, tidak memiliki konten yang memadai untuk berinteraksi dengan pengguna, dan tidak menawarkan fungsi dasar yang memadai akan dihapus dari Play Store.

Jenis aplikasi berkualitas rendah yang berisiko melanggar kebijakan baru Google meliputi aplikasi yang hanya menampilkan teks seperti aplikasi PDF, aplikasi yang hanya menampilkan satu wallpaper, aplikasi yang gagal diinstal atau tidak bisa dibuka setelah diinstal, serta aplikasi yang tidak responsif.

Ini bukan satu-satunya perubahan terkait Play Store yang diterapkan oleh Google. Kebijakan baru Google juga mencakup pencegahan malware dan spyware yang ditingkatkan yang mewajibkan pengembang menghapus kode pihak ketiga dari penyedia yang sering menyebarkan malware.

Google menjalankan proses kurasi yang ketat sebelum mengizinkan aplikasi Android tersedia di Play Store. Tahun lalu, perusahaan yang berbasis di Mountain View ini menolak hampir 200.000 aplikasi yang diajukan ke Play Store untuk melindungi pengguna.

Selain itu, Google juga mencegah 2,28 juta aplikasi yang melanggar kebijakan agar tidak masuk ke Play Store, serta memblokir 333 ribu akun nakal yang melakukan pelanggaran seperti menyebarkan malware dan berulang kali melanggar kebijakan.

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline5 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat6 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta7 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle7 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang7 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta8 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta8 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang8 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang8 jam lalu
Google Akan Merazia Aplikasi Tidak Berkualitas di Play Store | Pasundan Ekspres