Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Harga Tiket Pesawat Global Naik Akibat Konflik Timur Tengah

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|14:34 WIB
Bagikan:
Harga Tiket Pesawat Global Naik Akibat Konflik Timur Tengah
Harga Tiket Pesawat Global Naik Akibat Konflik Timur Tengah (Image From: Illustration/Canva)

PASUNDANEKSPRES.ID - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mulai memberikan dampak nyata terhadap industri penerbangan dunia.

Sejumlah maskapai internasional mengumumkan kenaikan tarif tiket pesawat setelah harga bahan bakar jet melonjak tajam akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Dua maskapai besar dari kawasan Pasifik, yakni Qantas Airways dan Air New Zealand, pada Selasa (10/3) mengonfirmasi bahwa mereka terpaksa menyesuaikan harga tiket karena biaya operasional yang meningkat drastis.

Dilansir dari Reuters, kenaikan tarif penerbangan terutama dipicu oleh lonjakan harga bahan bakar jet. Dalam beberapa hari terakhir, harga bahan bakar pesawat meningkat tajam dari sekitar 85–90 dolar AS per barel menjadi antara 150 hingga 200 dolar AS per barel.

Lonjakan tersebut terjadi setelah meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah yang turut memicu kenaikan harga minyak global.

Akibat ketidakpastian tersebut, Air New Zealand bahkan memutuskan untuk menangguhkan proyeksi keuangan untuk tahun 2026 karena sulit memprediksi kondisi industri penerbangan dalam waktu dekat.

Selain maskapai Australia dan Selandia Baru, beberapa maskapai lain juga mulai menyesuaikan tarif penerbangan.

Cathay Pacific misalnya menambah penerbangan ekstra menuju London dan Zurich pada bulan Maret untuk memenuhi tingginya permintaan perjalanan antara Asia dan Eropa.

Sementara itu, Air New Zealand mengumumkan kenaikan tarif tiket dengan rincian sebagai berikut:

  • Tambahan sekitar 10 dolar Selandia Baru untuk penerbangan domestik
  • Tambahan sekitar 20 dolar Selandia Baru untuk rute internasional jarak pendek
  • Tambahan sekitar 90 dolar Selandia Baru untuk penerbangan jarak jauh

Sementara, konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran juga berdampak pada jalur penerbangan internasional. Sejumlah maskapai terpaksa menyesuaikan rute penerbangan untuk menghindari wilayah udara yang dianggap berisiko.

Layanan pelacakan penerbangan Flightradar24 melaporkan bahwa beberapa pesawat yang menuju Dubai sempat harus berputar di udara pada Selasa pagi karena adanya potensi ancaman serangan misil. Pesawat-pesawat tersebut akhirnya berhasil mendarat dengan aman.

Selain itu, serangan drone dan misil di kawasan Timur Tengah juga membatasi akses penerbangan di sejumlah wilayah, sehingga maskapai harus mencari rute alternatif.

(ipa)

Berita Terbaru

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Subang8 jam lalu
Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Subang9 jam lalu
Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Karawang9 jam lalu
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Nasional9 jam lalu
ADVERTISEMENT
PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

Nasional12 jam lalu
5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle12 jam lalu
Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Lifestyle12 jam lalu
Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Lifestyle13 jam lalu
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Nasional13 jam lalu
Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Headline13 jam lalu