Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hindari Mencari Gejala Penyakit di Google

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|16:00 WIB
Bagikan:
Hindari Mencari Gejala Penyakit di Google
Hindari cari gejala penyakit di Google karena dapat membuat kecemasan. (ilustrasi freepik @jemastock)

PasundanEkspres - Mengajukan berbagai pertanyaan ke Google merupakan hal yang umum, tetapi ini tidak berarti bahwa Google memiliki semua jawabannya. Salah satu contohnya adalah mencari tahu penyakit yang diderita hanya dengan mengandalkan pencarian di mesin pencari.

Terdapat beberapa alasan mengapa tidak disarankan untuk mencari gejala sakit yang dirasakan melalui Google. Sebaiknya, pergilah langsung ke dokter untuk mendapatkan jawaban yang pasti.

Mengapa demikian? Berikut ini adalah ringkasan dari Noorani Medical Center yang disampaikan oleh PasundanEkspres.

3 Alasan Tidak Mencari Gejala Sakit di Google

Terdapat tiga alasan utama mengapa tidak disarankan mencari gejala sakit di Google:

1. Penyakit Itu Rumit

Salah satu alasan terbesar adalah beberapa gejala dapat mirip antara satu penyakit dengan penyakit lain. Tingkat keparahannya pun berbeda-beda. Tanpa pengetahuan dan pelatihan yang memadai, serta ketidakmampuan memahami konteks, hampir tidak mungkin untuk menemukan penyebab utama penyakit.

Sebagai contoh, jika mengalami hidung berair, batuk, dan sakit kepala, gejala-gejala tersebut dapat ditemukan pada berbagai penyakit seperti flu, pneumonia, COVID-19, bahkan kanker paru-paru. Meskipun kemungkinan besar hanya mengalami alergi atau pilek, tanpa pelatihan medis bertahun-tahun, tidak mungkin mendiagnosis penyakit hanya berdasarkan gejala-gejala tersebut.

2. Menimbulkan Kecemasan

Terkadang, saat melakukan pencarian di mesin pencari, akan ditemukan berbagai kemungkinan terburuk yang belum tentu benar. Contohnya, jika sebenarnya hanya mengalami hidung berair karena alergi, hasil pencarian di Google mungkin menunjukkan penyakit yang lebih berbahaya seperti COVID-19.

Daripada merasa cemas, lebih baik pergi ke dokter untuk mengetahui penyebab sebenarnya. Selain menghilangkan kecemasan, gejala-gejala tersebut juga dapat segera diatasi dengan pengobatan yang tepat.

3. Kemungkinan Bukan Seorang Dokter

Jika bukan seorang dokter, sebaiknya tidak mencari gejala di Google untuk memperkirakan penyakit yang dialami. Selain karena dokter memiliki pengetahuan yang tepat, juga tidak mengetahui serangkaian tes yang diperlukan untuk menentukan diagnosis.

Berita Terbaru

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle1 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional1 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle1 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle2 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle2 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional3 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional3 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional3 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline3 jam lalu