Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ini Cara Membedakan Batu Giok Asli dan Palsu, Udah Tahu Belum?

I
Inessia Nabila MEditor: Heru Ramdani
|19:40 WIB
Bagikan:
Ini Cara Membedakan Batu Giok Asli dan Palsu, Udah Tahu Belum?
Batu Giok (istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Bagi para kolektor batu mulia yang senang mengoleksi batu giok, ini cara membedakan batu giok asli dan palsu.

Batu giok merupakan salah satu jenis batu mulia yang terbentuk dari dua mineral berbeda, yaitu nefrit dan jadeite.

Batu giok telah lama dikenal sebagai salah satu batu mulia yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan dan keberuntungan. 

Karena nilai estetik dan simboliknya yang tinggi, batu giok sering menjadi incaran para kolektor maupun peminat batu alam.

Popularitas batu giok yang cukup tinggi di pasaran membuat sejumlah oknum nakal membuat batu giok tiruan atau palsu yang tentunya harus dihindari.

Lantas, bagaimana cara membedakan batu giok asli dan palsu? Simak informasi selengkapnya.

Cara Membedakan Batu Giok Asli dan Palsu

1. Perhatikan Warna dan Kilau Batu

Ciri pertama yang bisa diperhatikan adalah warna giok. Batu giok asli biasanya memiliki warna hijau alami yang tidak seragam secara sempurna. 

Dalam satu batu giok bisa terdapat variasi gradasi warna, seperti hijau tua ke hijau muda atau sedikit bercampur putih. 

Kilau batu giok asli juga tidak terlalu mengilap seperti kaca, melainkan memiliki kilau lembut dan halus seperti lilin atau minyak.

Sebaliknya, batu giok palsu umumnya memiliki warna yang terlalu mencolok, seragam, dan tampak ‘terlalu sempurna’.

Ini sering kali karena batu tersebut telah dicat atau terbuat dari bahan sintetis yang dibuat menyerupai giok. Selain itu, kilau pada giok palsu juga biasanya lebih mengilap seperti kaca karena pelapis kimia yang digunakan.

2. Gunakan Lampu Senter atau Cahaya

Dengan menggunakan senter, Anda bisa melihat bagaimana cahaya menembus batu giok. Batu giok asli akan memperlihatkan struktur serat halus di dalamnya dan tidak sepenuhnya tembus cahaya. Jika cahaya menembus terlalu terang dan batu terlihat transparan seperti kaca bening, kemungkinan itu adalah bahan sintetis.

3. Coba Tes Suhu

Giok asli memiliki sifat termal yang menarik yaitu batuan tetap terasa dingin meskipun berada di suhu ruangan. Hal ini bisa dicoba dengan memegang batu giok selama beberapa menit. 

Jika suhunya cepat mengikuti suhu tubuh, kemungkinan besar itu bukan giok asli. Giok asli akan tetap terasa dingin untuk waktu yang lebih lama.

4. Harga yang Terlalu Murah

Batu giok asli, terutama yang berkualitas tinggi seperti jadeite, memiliki harga yang relatif tinggi. 

Jika menemukan penawaran yang jauh di bawah harga pasar, sebaiknya berhati-hati. 

Jangan mudah tergiur harga murah karena bisa jadi itu adalah giok imitasi.

5. Konsultasi dengan Ahli atau Kolektor Berpengalaman

Jika masih meragukan batu giok yang dimiliki, sebaiknya konsultasikan dengan kolektor batu mulia yang sudah berpengalaman. 

Mereka dapat membantu mengidentifikasi ciri-ciri fisik dan kimia dari batu tersebut dengan lebih akurat. 

(inm)

Berita Terbaru

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang5 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional25 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline29 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional42 menit lalu
ADVERTISEMENT
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang46 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang50 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu