iPhone Fold 2026 Resmi di Ambang Rilis? Ini Bocoran Harga Termahal Sepanjang Sejarah Apple!

PASUNDAN EKSPRES.ID – Spekulasi seputar iPhone Fold atau yang kini disebut-sebut sebagai iPhone Ultra semakin memanas.
Perusahaan asal Cupertino ini tampaknya siap meluncurkan smartphone lipat pertamanya pada musim gugur 2026, tepatnya September mendatang.
Menurut laporan terbaru dari Bloomberg’s Mark Gurman pada 7 April 2026, perangkat ini tetap berada di jalur jadwal peluncuran standar iPhone, meski ada rumor kecil tentang penundaan produksi.
Foxconn, mitra produksi utama Apple, baru saja memulai fase trial production pada awal April 2026.
Langkah ini menandakan bahwa proses menuju produksi massal sedang berjalan lancar, dengan target pengiriman massal dimulai Juli 2026 jika tidak ada kendala.
Youtuber seperti Ming-Chi Kuo dan Jeff Pu dari Haitong International telah lama memprediksi desain book-style yang mirip Samsung Galaxy Z Fold, namun dengan sentuhan khas Apple, layar tanpa lipatan terlihat (crease-free) dan integrasi ekosistem iOS yang mulus.
Spesifikasi dan Harga iPhone Fold di Tahun 2026
Desain dan Layar: Inovasi Tanpa Lipatan yang Terlihat
iPhone Fold dirancang sebagai perangkat lipat tipe buku yang membuka seperti tablet mini.
Saat dilipat, layar luar berukuran sekitar 5.3–5.5 inci dengan rasio aspek yang lebih lebar dan praktis untuk penggunaan sehari-hari seperti mengetik atau browsing.
Saat dibuka, layar dalam mencapai 7.8 inci (atau 7.76–7.8 inci menurut beberapa bocoran) dengan resolusi sekitar 2.713 x 1.920 piksel dan rasio 4:3 yang mirip iPad mini.
Salah satu keunggulan utama adalah teknologi layar OLED LTPO+ yang diklaim hampir bebas lipatan.
Apple menggunakan teknik laminasi khusus dan engsel canggih berbahan liquid metal atau dispersion-plate hinge, sehingga kedalaman lipatan hanya seperempat dari kompetitor seperti Samsung.
Ketebalan perangkat saat dilipat sekitar 9–9.5 mm, dan hanya 4.5–4.8 mm saat dibuka – lebih ramping dibandingkan banyak foldable Android saat ini.
Frame titanium dan bobot sekitar 255 gram membuatnya terasa premium namun tidak terlalu berat.
Desain ini juga mendukung antarmuka iPad-like saat dibuka, memungkinkan multitasking yang lebih baik dan kompatibilitas sempurna dengan aplikasi iOS 19 atau yang lebih baru.
Performa, Baterai, dan Memori: Siap untuk Era AI
Di bawah kap, iPhone Fold diprediksi menggunakan chip A20 Pro yang dibangun dengan proses 2nm TSMC, generasi terbaru yang menawarkan efisiensi energi dan performa tinggi.
RAM mencapai 12GB LPDDR5X (sama dengan iPhone 17 Pro series), sementara opsi penyimpanan meliputi 256GB, 512GB, dan 1TB tanpa varian 2TB.
Baterai menjadi sorotan utama. Apple menggunakan sel baterai high-density berkapasitas 5.400–5.800 mAh (beberapa bocoran menyebut 5.500 mAh), terbesar yang pernah ada di lini iPhone.
Ini diperlukan untuk menyuplai dua layar OLED sekaligus, plus fitur AI canggih.
Dibandingkan iPhone 17 Pro Max yang hanya 5.088 mAh, baterai Fold diharapkan memberikan daya tahan jauh lebih baik, terutama untuk penggunaan tablet mode.
Kamera dan Fitur Lainnya
Sistem kamera belakang dual 48MP (main + ultra-wide), tanpa lensa telephoto, keputusan yang mengejutkan tapi sesuai rumor awal untuk menjaga ketebalan perangkat.
Kamera depan tersedia di kedua layar (dalam dan luar), sehingga selfie tetap nyaman baik dalam posisi tertutup maupun terbuka.
Fitur Touch ID di tombol samping juga dikabarkan hadir, menggantikan Face ID sepenuhnya atau sebagai opsi cadangan.
Apple diyakini akan menambahkan dukungan S Pen-like atau stylus (meski belum resmi), serta integrasi mendalam dengan Apple Intelligence untuk produktivitas.
Bocoran Harga, Termahal yang Pernah Dibuat Apple
Harga menjadi topik paling hangat. Analis Ming-Chi Kuo memprediksi kisaran US$2.000–2.500, sementara Mark Gurman dari Bloomberg memperkirakan sekitar US$2.000 – setara dengan Samsung Galaxy Z Fold 7.
Fubon Research bahkan menyebut base price US$2.399.
Berdasarkan varian penyimpanan, estimasi lebih rinci adalah:
- 256GB: sekitar US$1.999–2.320
- 512GB: US$2.199–2.610
- 1TB: US$2.399–2.900
Di pasar Indonesia, harga konversi (kurs Rp16.000–17.000 per dolar) bisa mencapai Rp32–38 juta untuk varian dasar, bahkan lebih tinggi dengan pajak dan distribusi.
Ini hampir dua kali lipat iPhone 17 Pro Max, menjadikannya iPhone termahal sepanjang sejarah.
Namun, Apple diyakini bisa menjual 20 juta unit di tahun pertama berkat ekosistem closed-nya.
Perbandingan dengan Kompetitor dan Prospek Pasar
Dibandingkan Samsung Galaxy Z Fold 7 (US$1.999, lebih tipis saat dibuka) atau Google Pixel 10 Pro Fold (US$1.799), iPhone Fold unggul di build quality, software, dan baterai.
Kekurangannya mungkin di harga premium dan kurangnya lensa telephoto. Namun, crease-free display dan integrasi iOS menjadi pembeda utama.
Dengan peluncuran yang semakin dekat, iPhone Fold berpotensi merevolusi pasar foldable yang selama ini didominasi Android. Analis UBS dan Barclays memperkirakan harga akhir antara US$1.800–2.400, tergantung negosiasi rantai pasok.
Meski semua ini masih berupa bocoran dari sumber terpercaya seperti MacRumors, 9to5Mac, Ming-Chi Kuo, dan Mark Gurman, perkembangan trial production Foxconn pada April 2026 memberikan keyakinan bahwa produk ini benar-benar akan hadir tahun ini.
Bagi penggemar Apple di Indonesia yang menantikan perangkat premium ini, iPhone Fold (atau Ultra) bisa menjadi pilihan utama untuk produktivitas dan hiburan.
Pantau terus update resmi dari Apple, karena spekulasi harga dan spesifikasi masih bisa berubah hingga pengumuman September 2026.
Dengan inovasi crease-free dan baterai raksasa, perangkat ini berpotensi menjadi game-changer di industri smartphone lipat.
