Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jepang Pecahkan Rekor Internet dengan Kecepatan 402 Tbps!

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|15:15 WIB
Bagikan:
Jepang Pecahkan Rekor Internet dengan Kecepatan 402 Tbps!
Jepang memecahkan rekor Internet. (ilustrasi Freepik)

PasundanEkspres - Para peneliti di Jepang telah mencatatkan rekor dunia baru dalam hal kecepatan unduh internet, mencapai 402 terabit per detik (Tbps). Rekor ini melampaui angka sebelumnya yang mereka capai, yaitu 321 Tbps pada tahun lalu.

Sebagai perbandingan, 402 Tbps setara dengan 402.000.000 megabit per detik (Mbps), yang jauh melebihi kecepatan internet rumah biasa yang sering kali berada di bawah 1.000 Mbps, sebagaimana dilansir oleh PasundanEkspres dari Ubergizmo pada Selasa (16/7/2024).

Kecepatan yang mengesankan ini memungkinkan pengunduhan file berukuran besar, seperti game Elden Ring dengan ukuran lebih dari 18 GB, hampir secara instan. Terobosan ini dicapai oleh para peneliti dengan memanfaatkan kabel serat optik yang umum digunakan, ditambah dengan teknologi inovatif terbaru.

Bagaimana Jepang mencapai hasil ini? Dalam eksperimen kecepatan tersebut, tim ilmuwan Jepang menggunakan sistem transmisi O ke U-band pertama yang mampu melakukan Dense Wavelength Division Multiplexing (DWDM) pada kabel serat optik standar, bersama dengan teknologi amplifier khusus.

Tim peneliti internasional ini dipimpin oleh Laboratorium Jaringan Fotonik di National Institute of Information and Communications Technology (NICT) di Tokyo, Jepang. Metode yang mereka terapkan melibatkan peningkatan penguatan sinyal data untuk memaksimalkan kapasitas transmisi kabel serat optik.

Ini termasuk penggunaan enam varian penguat serat yang didoping yang digabungkan dengan teknik amplifikasi Raman untuk menjangkau seluruh pita transmisi serat silika dengan kerugian yang rendah, sehingga mencapai bandwidth 37,6 terahertz (THz) yang belum pernah terjadi sebelumnya pada kabel serat optik sepanjang 50 kilometer.

Meskipun terdapat kemajuan signifikan, kecepatan ekstrem ini tampaknya tidak akan segera tersedia untuk konsumen. Keterbatasan perangkat keras saat ini berarti bahwa bahkan PC gaming paling canggih pun tidak dapat menangani atau menulis data dengan kecepatan tersebut.

Namun, sistem transmisi baru ini mewakili kemajuan besar dalam kemampuan transfer data. Sifat eksperimental dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun konsumen mungkin tidak akan mengalami kecepatan ini dalam waktu dekat, penemuan ini memiliki potensi untuk secara signifikan mempengaruhi perkembangan teknologi internet yang lebih cepat, yang bisa merevolusi kecepatan transmisi data di masa depan.

Berita Terbaru

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional41 menit lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional1 jam lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle2 jam lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga2 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle3 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang3 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional4 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional4 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang5 jam lalu