Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jepang Produsen Motor Tebesar di Dunia, Tapi Mengapa Orang Jepang Jarang Menggunakan Motor?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|16:43 WIB
Bagikan:
Jepang Produsen Motor Tebesar di Dunia, Tapi Mengapa Orang Jepang Jarang Menggunakan Motor?
Jepang Produsen Motor Tebesar di Dunia, Tapi Mengapa Orang Jepang Jarang Menggunakan Motor?

PASUNDAN EKSPRES- Jepang dikenal sebagai produsen motor terbesar di dunia, dengan merek-merek ternama seperti Honda, Suzuki, Yamaha, dan Kawasaki yang mendominasi pasar global.

Namun, fakta yang mengejutkan adalah bahwa meskipun memiliki industri motor yang begitu maju, penduduk Jepang sendiri jarang menggunakan motor.

Berdasarkan data, dari 125 juta penduduk Jepang, hanya ada sekitar 10 juta unit motor.

Artinya, kurang dari 8% penduduk Jepang yang memiliki motor. Mari kita telusuri beberapa alasan mengapa hal ini terjadi.

1. Kondisi Cuaca yang Tidak Mendukung

Salah satu faktor utama yang membuat orang Jepang jarang menggunakan motor adalah kondisi cuaca, terutama saat musim dingin.

Selama musim dingin, jalanan di Jepang sering kali menjadi licin karena salju dan es. Kondisi ini sangat berbahaya untuk pengendara motor, karena meningkatkan risiko kecelakaan.

Oleh karena itu, banyak orang Jepang memilih menggunakan moda transportasi lain yang lebih aman selama musim dingin.

2. Stigma Sosial terhadap Geng Motor

Pada tahun 1970-an, Jepang mengalami maraknya geng motor yang identik dengan aksi kriminal.

Fenomena ini menyebabkan motor sering kali diasosiasikan dengan perilaku negatif dan kriminalitas.

Hingga kini, stigma tersebut masih melekat di masyarakat Jepang, membuat banyak orang enggan menggunakan motor sebagai sarana transportasi sehari-hari.

3. Sistem Angkutan Umum yang Mapan

Jepang memiliki sistem angkutan umum yang sangat efisien dan dapat diandalkan.

Dengan jaringan kereta api, bus, dan subway yang luas dan tepat waktu, banyak orang Jepang lebih memilih menggunakan angkutan umum dibandingkan kendaraan pribadi.

Selain itu, biaya transportasi umum yang relatif terjangkau dan kenyamanan yang ditawarkan membuat banyak orang merasa tidak perlu memiliki motor atau mobil.

Perbandingan dengan Indonesia

Situasi ini sangat berbeda dengan Indonesia, di mana hampir setiap rumah memiliki motor. Ada beberapa faktor yang bisa menjelaskan mengapa motor begitu populer di Indonesia:

Biaya yang Terjangkau Harga motor di Indonesia relatif lebih terjangkau dibandingkan dengan mobil, sehingga menjadi pilihan utama bagi banyak keluarga.

Kondisi Jalan Meskipun angkutan umum tersedia, infrastruktur jalan di beberapa daerah masih kurang mendukung transportasi massal yang efisien, membuat motor menjadi pilihan yang lebih praktis.

Kemacetan Dengan kondisi lalu lintas yang sering macet, motor menjadi solusi praktis untuk menghindari kemacetan dan menghemat waktu perjalanan.

Kebudayaan dan Kebiasaan Motor telah menjadi bagian dari gaya hidup dan kebiasaan masyarakat Indonesia, baik untuk bekerja, sekolah, maupun aktivitas sehari-hari.

Walaupun Jepang adalah produsen motor terbesar di dunia, penggunaan motor oleh masyarakatnya sangat rendah karena berbagai alasan, mulai dari kondisi cuaca, stigma sosial, hingga sistem angkutan umum yang mapan.

Sebaliknya, di Indonesia, motor menjadi pilihan utama karena biaya yang terjangkau, kondisi jalan, dan kemacetan.

Setiap negara memiliki dinamika dan faktor-faktor unik yang mempengaruhi preferensi transportasi penduduknya.

Bagaimana dengan pendapat Anda? Mengapa menurut Anda orang Indonesia lebih suka menggunakan motor? Mari berbagi cerita dan pendapat Anda!

Berita Terbaru

PKS Soroti Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Mardani: Tidak Bisa Dianggap Angin Lalu

PKS Soroti Putusan MK Soal Ijazah Gibran, Mardani: Tidak Bisa Dianggap Angin Lalu

Nasional7 menit lalu
Kelas Pelatihan Gratis BLK Subang 2026 Siapkan 3 Program, Ini Syarat Pendaftarannya

Kelas Pelatihan Gratis BLK Subang 2026 Siapkan 3 Program, Ini Syarat Pendaftarannya

Lifestyle35 menit lalu
Pemerintah Siapkan Program Satu Orang Satu Rekening, Gelontorkan Anggaran Rp 1,28 Triliun

Pemerintah Siapkan Program Satu Orang Satu Rekening, Gelontorkan Anggaran Rp 1,28 Triliun

Nasional1 jam lalu
Dua Hari Berjibaku, Karhutla Kawasan Gunung Ciremai Meluas di Tengah Angin Kencang

Dua Hari Berjibaku, Karhutla Kawasan Gunung Ciremai Meluas di Tengah Angin Kencang

Jawa Barat1 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Stimulan Rutilahu untuk Korban Kebakaran di Cikaum Barat

BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Stimulan Rutilahu untuk Korban Kebakaran di Cikaum Barat

Headline1 jam lalu
Mantan Ajudan Jokowi Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI

Mantan Ajudan Jokowi Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI

Nasional1 jam lalu
Kemenkes Sediakan 477 Rumah Oksigen untuk Tangani Dampak Asap Karhutla

Kemenkes Sediakan 477 Rumah Oksigen untuk Tangani Dampak Asap Karhutla

Nasional1 jam lalu
Respons Presiden Prabowo terhadap MSCI: Indonesia Tidak Takut dan Tidak Akan Gentar

Respons Presiden Prabowo terhadap MSCI: Indonesia Tidak Takut dan Tidak Akan Gentar

Nasional1 jam lalu
Mahasiswa Cirebon Desak Pengusutan Dugaan Keracunan MBG, Korban Bertambah Jadi 395 Orang

Mahasiswa Cirebon Desak Pengusutan Dugaan Keracunan MBG, Korban Bertambah Jadi 395 Orang

Nasional1 jam lalu
Bupati Ajak Santri Andil untuk Pembangunan Daerah

Bupati Ajak Santri Andil untuk Pembangunan Daerah

Headline2 jam lalu