Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jurusan Kampus di Subang yang Terintegrasi dengan Industri

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|09:00 WIB
Bagikan:
Jurusan Kampus di Subang yang Terintegrasi dengan Industri
Salah satu kampus di Subang yang menyediakan jurusan yang terintegrasi dengan Industri (Image From: Edunitas)

PASUNDANEKSPRES.ID - Ini dia jurusan kampus di Subang yang terintegrasi dengan industri. Memilih jurusan kuliah tidak hanya soal minat dan bidang yang ingin dipelajari. Bagi calon mahasiswa yang ingin lebih cepat beradaptasi dengan dunia kerja, kampus dengan kurikulum yang terintegrasi dengan kebutuhan industri bisa menjadi pilihan menarik.

Di Subang, Jawa Barat, terdapat sejumlah perguruan tinggi yang menawarkan program studi dengan pendekatan vokasi, praktik laboratorium, teknologi terapan, hingga pembelajaran yang berkaitan dengan sektor industri dan agribisnis. Dua di antaranya adalah Politeknik Negeri Subang (POLSUB) dan Universitas Subang (UNSUB).

Jurusan Kampus di Subang yang Terintegrasi dengan Industri 

Berikut ini adalah beberapa jurusan kampus yang ada di Subang yang terintegrasi dengan bidang industri. 

Politeknik Negeri Subang (POLSUB)

Politeknik Negeri Subang atau POLSUB merupakan perguruan tinggi vokasi yang menitikberatkan pembelajaran pada keterampilan praktis. Pendekatan ini membuat mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman menggunakan peralatan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Beberapa jurusan di POLSUB yang memiliki keterkaitan dengan sektor industri antara lain:

1. Teknologi Rekayasa Manufaktur

Program Teknologi Rekayasa Manufaktur jenjang D4 cocok bagi mahasiswa yang tertarik dengan bidang produksi, permesinan, dan manufaktur. Porsi praktik yang tinggi menjadi salah satu keunggulannya.

Mahasiswa dapat mempelajari proses manufaktur sekaligus menggunakan peralatan seperti mesin CNC. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk memasuki industri manufaktur yang membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan teknis dan penguasaan teknologi produksi.

2. Teknologi Informasi dan Komputer

Perkembangan industri digital turut meningkatkan kebutuhan tenaga kerja di bidang teknologi informasi. POLSUB menyediakan program studi di bidang ini, termasuk Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL).

Pembelajaran tidak hanya berfokus pada pemrograman, tetapi juga diarahkan pada penguasaan kompetensi yang dibutuhkan industri digital. Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu aspek yang dapat membantu mahasiswa menunjukkan kemampuan profesionalnya ketika memasuki dunia kerja.

3. Teknologi Produksi Tanaman Pangan dan Agroindustri

Subang dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki sektor pertanian yang kuat. Kondisi tersebut membuka peluang bagi pendidikan yang menggabungkan teknologi pertanian dengan kebutuhan industri pengolahan hasil pertanian.

Program di bidang teknologi produksi tanaman pangan dan agroindustri dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di sektor pertanian modern, pengolahan hasil pertanian, maupun agribisnis.

4. Teknik Mesin

Bidang teknik mesin memiliki hubungan erat dengan berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur hingga perawatan dan pengoperasian mesin.

Di POLSUB, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk belajar melalui fasilitas laboratorium dan peralatan yang berkaitan dengan pengujian serta permesinan. Pengalaman praktik tersebut dapat membantu mahasiswa memahami penerapan ilmu teknik mesin dalam lingkungan kerja yang sebenarnya.

Universitas Subang (UNSUB)

Selain perguruan tinggi vokasi, calon mahasiswa juga dapat mempertimbangkan UNSUB yang menawarkan berbagai program sarjana, termasuk bidang teknik dan rekayasa. Bagi mahasiswa yang sudah bekerja, tersedia pula pilihan perkuliahan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pekerja.

1. Fakultas Teknik

Bidang teknik di UNSUB mencakup beberapa jurusan, seperti Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Teknik Arsitektur.

Masing-masing bidang memiliki keterkaitan dengan kebutuhan industri yang berbeda. Teknik Mesin berkaitan dengan perancangan dan sistem mekanik, Teknik Sipil berhubungan dengan konstruksi dan infrastruktur, sementara Teknik Elektro mempelajari sistem kelistrikan serta teknologi yang mendukung berbagai kegiatan industri.

Di sisi lain, Teknik Arsitektur membekali mahasiswa dengan pengetahuan mengenai perancangan bangunan dan lingkungan binaan yang dapat diterapkan pada sektor konstruksi dan properti.

Dengan pilihan tersebut, mahasiswa dapat memilih bidang teknik berdasarkan minat sekaligus mempertimbangkan peluang karier di sektor industri yang relevan.

2. Agrobisnis dan Rekayasa Pertanian

Selain teknik, UNSUB juga memiliki bidang yang menghubungkan ilmu pertanian dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Agrobisnis dan Rekayasa Pertanian menjadi pilihan bagi mahasiswa yang tertarik pada sektor pertanian modern. Pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek teknis pertanian, tetapi juga dapat dikaitkan dengan pengelolaan usaha, pengembangan produk, serta kebutuhan industri agribisnis.

Hal ini cukup relevan dengan karakteristik Subang sebagai wilayah yang memiliki aktivitas pertanian dan potensi pengembangan agroindustri.

Ketersediaan jurusan yang berkaitan dengan industri memberikan lebih banyak pilihan bagi calon mahasiswa di Subang. POLSUB dapat menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan pendidikan vokasi dengan penekanan pada praktik dan keterampilan teknis.

Sementara itu, UNSUB menawarkan pilihan pendidikan jenjang sarjana dengan bidang teknik, rekayasa, dan agrobisnis yang dapat menjadi dasar untuk memasuki berbagai sektor pekerjaan.

Sebelum menentukan pilihan, calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya melihat nama jurusan. Perhatikan juga kurikulum, fasilitas praktik, laboratorium, sertifikasi kompetensi, peluang magang, serta hubungan kampus dengan dunia usaha dan industri.

(ipa)

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang2 jam lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini2 jam lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat4 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline5 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional6 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline7 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga7 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline7 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline8 jam lalu