Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|19:00 WIB
Bagikan:
Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular
Gambar: Ilustrasi tes influenza. (Sumber: jarun011/Getty Images)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kasus influenza di Indonesia meningkat pada September 2026. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebut kenaikan tersebut masih mengikuti pola musiman yang biasanya berlangsung mulai September hingg akhir tahun.

Pemantauan Kemenkes juga menunjukkan influenza A subtipe H1N1 PDM09 menjadi salah satu virus yang banyak bersirkulasi secara global pada 2026. Pemantauan terhadap kasus dan kondisi rumah sakit tetap dilakukan untuk melihat perkembangan situasi.

Influenza bisa menyerang siapa saja. Anak di bawah lima tahun, lansia, serta orang yang memiliki penyakit penyerta termasuk kelompok yang berisiko mengalami kondisi lebih berat.

Bagi keluarga yang memiliki anak kecil, beberapa kebiasaan sederhana bisa dilakukan untuk mengurangi risiko penularan, terutama ketika ada anggota keluarga yang sedang sakit.

Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Ini Cara Melindungi Anak

Kasus influenza di Indonesia naik seiring masuknya periode musiman. Pencegahan dapat dimulai dari lingkungan rumah.

Beberapa langkah yang dianjurkan Kementerian Kesehatan untuk membantu mencegah penularan influenza pada anak antara lain:

  • Vaksin influenza dapat dipertimbangkan mulai usia enam bulan sesuai rekomendasi tenaga kesehatan. Pemberian vaksin perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anak, termasuk jadwal vaksinasi yang dianjurkan.
  • Anggota keluarga yang sedang batuk atau pilek sebaiknya memakai masker ketika berada dekat anak. Jarak kontak juga perlu diperhatikan, terutama ketika gejala sedang cukup berat. Kebiasaan ini dapat membantu mengurangi risiko droplet dari batuk atau bersin terhirup oleh anak.
  • Peralatan makan dan minum sebaiknya dipisahkan dari anggota keluarga yang sedang sakit. Gelas, sendok, piring, atau perlengkapan makan lainnya tidak perlu digunakan secara bergantian selama masih ada anggota keluarga yang mengalami gejala.
  • Ajarkan anak menutup mulut dan hidung menggunakan bagian dalam siku saat batuk atau bersin. Kebiasaan tersebut membantu mencegah tangan menjadi media penyebaran kuman setelah anak batuk atau bersin.
  • Anak yang sedang sakit sebaiknya beristirahat di rumah dan tidak masuk sekolah untuk sementara waktu. Selain memberi kesempatan tubuh untuk pulih, langkah ini juga membantu mengurangi risiko penularan kepada teman dan orang lain di lingkungan sekolah.
  • Pastikan kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi selama masa pemulihan. Makanan sehari-hari sebaiknya mencakup sumber protein, karbohidrat, vitamin, mineral, serta cukup cairan agar kebutuhan tubuh tetap terjaga.
  • Kebersihan tangan juga perlu dibiasakan, terutama setelah batuk, bersin, membuang ingus, sebelum makan, dan setelah melakukan aktivitas tertentu. Anak dapat diajarkan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara rutin.

Penggunaan obat juga perlu disesuaikan kondisi pasien. Oseltamivir, misalnya, bukan obat yang sebaiknya digunakan sembarangan dan diberikan berdasarkan pertimbangan medis, terutama pada pasien yang berisiko mengalami komplikasi.

Orang tua juga perlu memperhatikan kondisi anak selama sakit. Bila gejala semakin berat, anak memiliki penyakit penyerta, atau muncul kondisi yang mengkhawatirkan, pemeriksaan tenaga kesehatan diperlukan.

Kemenkes tetap memantau perkembangan influenza hingga akhir tahun. Bagi keluarga, menjaga kebersihan, menerapkan etika batuk, membatasi kontak saat sakit dan memastikan kebutuhan nutrisi anak tetap terpenuhi menjadi langkah yang dapat dilakukan di rumah.

(pm)

Berita Terbaru

Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Lifestyle23 menit lalu
Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Subang41 menit lalu
Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Lifestyle53 menit lalu
Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Lifestyle2 jam lalu
Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Nasional3 jam lalu
Bukan Cuma Gaspol! Honda Bawa CRF150L ke TRABAS Merdeka 23, Jalur Tanah Jadi Panggung Adventure

Bukan Cuma Gaspol! Honda Bawa CRF150L ke TRABAS Merdeka 23, Jalur Tanah Jadi Panggung Adventure

Nasional3 jam lalu
Leo/Daniel Sumbang Emas, Ini Total Raihan Medali Badminton Indonesia di Asian Games 2026

Leo/Daniel Sumbang Emas, Ini Total Raihan Medali Badminton Indonesia di Asian Games 2026

Olahraga3 jam lalu
Hendra Purnawan Ungkap Kriteria Sekda Subang Ideal, Integritas dan Kemampuan Manajerial Jadi Sorotan

Hendra Purnawan Ungkap Kriteria Sekda Subang Ideal, Integritas dan Kemampuan Manajerial Jadi Sorotan

Subang3 jam lalu
Ketua TP PKK Subang Hadiri HKG PKK ke-54 Tingkat Jawa Barat di Gedung Pakuan

Ketua TP PKK Subang Hadiri HKG PKK ke-54 Tingkat Jawa Barat di Gedung Pakuan

Subang4 jam lalu