Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kawasaki Makin Keok di WSBK, Apa Nih yang Salah?

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|17:56 WIB
Bagikan:
Kawasaki Makin Keok di WSBK, Apa Nih yang Salah?
Kawasaki Makin Keok di WSBK, Apa Nih yang Salah?

PASUNDAN EKSPRES- Kawasaki, yang pernah jadi raja di World Superbike (WSBK) dari 2015 sampai 2020, sekarang kayak kehilangan sentuhan aja.

Setelah era emasnya bareng Jonathan Rea, musim 2021 dan 2022 Kawasaki cuma bisa gigit jari.

Dan di 2023, dominasi Ducati bikin Kawasaki, Yamaha, dan Honda kayak cuma jadi penonton di lintasan.

Ducati dan Bautista berhasil mendominasi 12 dari 13 balapan di musim itu, bikin Jonathan Rea terpuruk dengan selisih 136 poin di klasemen pembalap.

Bahkan, Rea sampai kalah juga dari Andrea Locatelli yang masih setim dengan Toprak di Yamaha.

Parahnya lagi, Kawasaki kayak nggak bisa ngapa-ngapain buat balik ke puncak, sementara BMW malah makin kuat dan bisa geser dominasi Ducati.

Guim Roda, manajer tim Kawasaki, ngeluh soal regulasi WSBK yang sekarang.

Katanya, aturan yang nggak ngasih banyak ruang buat modifikasi bikin mereka susah berkembang.

Ducati dengan Panigale V4 yang emang dikembangkan buat balapan punya keunggulan jelas, sementara Kawasaki kayak tangan terikat karena aturan homologasi yang super ketat.

Nggak cuma Kawasaki, Yamaha juga ada di posisi serupa dengan R1 yang udah tua dan masih pake mesin inline-4, beda jauh sama V4-nya Ducati.

Jadi, wajar aja kalau pabrikan Jepang susah buat bangkit lagi di WSBK.

Masalah makin rumit karena harga motor homologasi baru juga dinaikin.

Ducati bisa jual motor seharga €50.000, sedangkan Yamaha dan Kawasaki cuma sekitar €20.000.

Jadi, perbedaan harga ini bikin Ducati bisa ngembangin motor lebih hebat, sementara pabrikan Jepang kayak nggak punya ruang buat bergerak.

Kalau inget zaman keemasan Kawasaki dulu, mereka bisa dominasi karena aturan lebih longgar yang ngizinin modifikasi besar-besaran.

Tapi sekarang, dengan regulasi yang super ketat, Kawasaki merasa nggak bisa ngikutin jejak Ducati atau BMW yang emang punya filosofi berbeda.

Pabrikan Jepang buat motor jalanan yang diubah jadi motor balap, sedangkan Ducati dan BMW emang bikin motor balap yang diadaptasi buat jalanan.

Meski begitu, Kawasaki nggak ada niatan buat cabut dari WSBK.

Mereka masih pengen ngebangun brand dan nunjukin performa di ajang balapan ini.

Tapi, mereka sadar kalau untuk jadi kompetitif lagi, dibutuhkan keseimbangan dan regulasi yang lebih fleksibel.

Jadi, meski sekarang lagi terpuruk, Kawasaki tetep berharap bisa balik ke puncak suatu saat nanti.

Nah, gimana nih menurut kalian? Apakah pabrikan Jepang bisa balik jadi juara di WSBK? Komen di bawah ya!

Berita Terbaru

Skandal Penyadapan Presiden Terbongkar, Jenderal Polisi Jadi Tersangka!

Skandal Penyadapan Presiden Terbongkar, Jenderal Polisi Jadi Tersangka!

Nasional27 menit lalu
Breaking News! Eks Kapolri LSP Ditetapkan Tersangka Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Breaking News! Eks Kapolri LSP Ditetapkan Tersangka Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Headline2 jam lalu
Liga Pelajar Piala Kapolres Subang 2026 Resmi Ditutup, SMPN 1 Pamanukan dan SMKN 1 Cipunagara Raih Juara

Liga Pelajar Piala Kapolres Subang 2026 Resmi Ditutup, SMPN 1 Pamanukan dan SMKN 1 Cipunagara Raih Juara

Subang3 jam lalu
SK Dewan Pengupahan Belum Ditandatangani, SPSI Subang Desak Bupati Segera Bertindak

SK Dewan Pengupahan Belum Ditandatangani, SPSI Subang Desak Bupati Segera Bertindak

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ungkap Kasus Curanmor, Satreskrim Polres Purwakarta Amankan 6 Terduga Pelaku

Ungkap Kasus Curanmor, Satreskrim Polres Purwakarta Amankan 6 Terduga Pelaku

Purwakarta3 jam lalu
SIDALI Dirancang Dukung Penanganan Persoalan di Lingkungan

SIDALI Dirancang Dukung Penanganan Persoalan di Lingkungan

Purwakarta3 jam lalu
Wabup Agus Masykur Lepas Tim Sepak Bola Porprov Subang, Targetkan Medali Emas

Wabup Agus Masykur Lepas Tim Sepak Bola Porprov Subang, Targetkan Medali Emas

Subang3 jam lalu
Posisi Sekretaris DPD Golkar Purwakarta Jadi Rebutan

Posisi Sekretaris DPD Golkar Purwakarta Jadi Rebutan

Purwakarta3 jam lalu
Madrasah Aliyah Negeri 1 Subang Tanamkan Budaya Membaca Gencarkan Selasa Literasi

Madrasah Aliyah Negeri 1 Subang Tanamkan Budaya Membaca Gencarkan Selasa Literasi

Subang3 jam lalu
Hindari Gangguan Sistem, SMK Informatika Pasundan Pilih TKA Gelombang 2

Hindari Gangguan Sistem, SMK Informatika Pasundan Pilih TKA Gelombang 2

Purwakarta3 jam lalu