Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenali Gejala Super Flu H3N2 Subclade K, Apa Bedanya dengan Influenza Biasa?

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|09:56 WIB
Bagikan:
Kenali Gejala Super Flu H3N2 Subclade K, Apa Bedanya dengan Influenza Biasa?
Ilustrasi: Vaksin Influenza. (Sumber: solidcolours/Getty Images)

PASUNDANEKSPRES.ID - Gejala Super Flu atau influenza A (H3N2) Subclade K perlu dikenali seiring terdeteksinya varian tersebut di 13 provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data kumulatif yang disampaikan Kementerian Kesehatan, kasus yang tercatat sejak Januari 2026 paling banyak ditemukan di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.

Istilah Super Flu digunakan sebagai sebutan populer untuk influenza A(H3N2) subclade K. Nama tersebut bukan istilah medis resmi dan bukan berarti virus ini merupakan jenis influenza yang sepenuhnya baru.

Subclade K merupakan kelompok dari virus influenza A(H3N2) yang mengalami perubahan genetik. V

irus influenza sendiri memang terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu, sehingga pemantauan terhadap varian yang beredar dilakukan secara berkala.

Informasi mengenai gejala tetap penting karena keluhan akibat influenza dapat muncul cukup cepat dan terasa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Gejala Super Flu H3N2 Subclade K

Mengutip Halodoc yang telah ditinjau oleh dr. Fauzan Azhari, Sp.Pd., gejala Super Flu pada dasarnya masih memiliki kemiripan dengan influenza musiman. 

Keluhan yang muncul dapat berupa:

  • Demam
  • Batuk, terutama batuk kering
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat atau pilek
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot atau badan
  • Menggigil
  • Tubuh terasa lelah
  • Pada sebagian anak dapat muncul muntah atau diare

Influenza biasanya muncul secara tiba-tiba. Demam, badan pegal, sakit kepala dan rasa lelah dapat muncul bersamaan sehingga tubuh terasa lebih lemah dibandingkan keluhan pilek ringan.

Keluhan tersebut tidak dapat digunakan untuk memastikan seseorang terinfeksi Subclade K. 

Gejalanya dapat menyerupai influenza musiman maupun sejumlah infeksi saluran pernapasan lainnya. Identifikasi jenis virus membutuhkan pemeriksaan laboratorium.

Apa Bedanya dengan Flu Biasa?

Flu biasa dalam percakapan sehari-hari sering digunakan untuk menyebut pilek atau infeksi saluran pernapasan ringan. 
Kondisinya dapat berupa hidung meler, bersin, tenggorokan tidak nyaman dan batuk ringan.

Influenza memiliki pola gejala yang dapat terasa lebih mendadak. Demam, menggigil, nyeri otot, sakit kepala dan kelelahan juga lebih umum muncul pada influenza.

Subclade K sendiri merupakan bagian dari influenza A(H3N2), sehingga tidak tepat jika setiap gejalanya dianggap berbeda total dari influenza musiman. 

Perubahan genetik pada virus menjadi salah satu hal yang dipantau oleh lembaga kesehatan, bukan tanda bahwa setiap orang yang terinfeksi akan mengalami penyakit berat.

Apakah Super Flu selalu parah?

Sebutan Super Flu tidak berarti infeksi Subclade K pasti menyebabkan kondisi parah. Tingkat keparahan influenza dapat berbeda pada setiap orang.

Lansia, anak kecil, ibu hamil, serta orang dengan penyakit tertentu memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat influenza. Komplikasi dapat meliputi pneumonia atau memburuknya kondisi kesehatan yang sudah dimiliki sebelumnya.

Beberapa tanda yang memerlukan pemeriksaan medis antara lain:

  • Sesak atau kesulitan bernapas
  • Nyeri atau tekanan pada dada
  • Tubuh sangat lemah
  • Dehidrasi
  • Kebingungan atau sulit dibangunkan
  • Kondisi sempat membaik lalu kembali memburuk

Demam tinggi juga perlu diperhatikan, terutama jika berlangsung terus-menerus atau disertai kondisi tubuh yang semakin lemah. 

Angka suhu tubuh saja tidak cukup untuk menentukan seseorang mengalami Subclade K atau infeksi influenza yang berat.

Pemantauan influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia masih berlangsung. Data sebaran juga dapat berubah seiring adanya pemeriksaan dan pembaruan laporan dari fasilitas kesehatan.

Pencegahan influenza dapat dilakukan melalui kebiasaan mencuci tangan, menerapkan etika batuk dan bersin, menjaga jarak dari orang yang sedang sakit, serta beristirahat ketika kondisi tubuh tidak fit. Vaksinasi influenza juga dapat dipertimbangkan sesuai kondisi dan rekomendasi tenaga kesehatan.

Gejala Super Flu tidak bisa dibedakan secara pasti dari influenza lain hanya melalui keluhan yang dirasakan. Pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan kondisi, terutama ketika gejala berat muncul atau kesehatan terus menurun.

(pm)

Berita Terbaru

Kadisdikbud Subang Tekankan Tiga Pilar Profesionalisme ASN, Integritas Jadi Kunci Peningkatan Mutu Pendidikan

Kadisdikbud Subang Tekankan Tiga Pilar Profesionalisme ASN, Integritas Jadi Kunci Peningkatan Mutu Pendidikan

Headline50 menit lalu
Bukan Sekadar Formalitas, Legal Opinion Kejari Subang Jadi Panduan Bisnis Perindo

Bukan Sekadar Formalitas, Legal Opinion Kejari Subang Jadi Panduan Bisnis Perindo

Headline1 jam lalu
Daftar Lengkap HP itel Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga November!

Daftar Lengkap HP itel Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga November!

Lifestyle1 jam lalu
Dramatis! Persib Bandung Comeback di Markas Melbourne Victory

Dramatis! Persib Bandung Comeback di Markas Melbourne Victory

Olahraga2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Atur Limit Interactions di Instagram, Aktifkan Sekarang!

Cara Atur Limit Interactions di Instagram, Aktifkan Sekarang!

Lifestyle3 jam lalu
Daftar Turnamen BWF November 2026 Menjelang Akhir Musim, Empat S500 Digelar Beruntun

Daftar Turnamen BWF November 2026 Menjelang Akhir Musim, Empat S500 Digelar Beruntun

Olahraga4 jam lalu
Sisa Libur Nasional dan Cuti Bersama di Tahun 2026, Catat Tanggalnya!

Sisa Libur Nasional dan Cuti Bersama di Tahun 2026, Catat Tanggalnya!

Lifestyle5 jam lalu
Angin Puting Beliung dan Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Sagalaherang

Angin Puting Beliung dan Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Sagalaherang

Subang5 jam lalu
Bid Propam Polda Jabar Gaktibplin di Polres Subang, Tes Urine Personel

Bid Propam Polda Jabar Gaktibplin di Polres Subang, Tes Urine Personel

Subang5 jam lalu
Istana Sebut Penyadapan Presiden Prabowo sebagai Makar, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Istana Sebut Penyadapan Presiden Prabowo sebagai Makar, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Nasional5 jam lalu