Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenapa Keyboard ga Sesuai Abjad ? Biar Makin Paham Simak Penjelasannya

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|16:57 WIB
Bagikan:
Kenapa Keyboard ga Sesuai Abjad ? Biar Makin Paham Simak Penjelasannya
Kenapa Keyboard ga Sesuai Abjad ? Biar Makin Paham Simak Penjelasannya (Sumber Foto Yoursay-Suara.com)

PASUNDAN EKSPRES- Penggunaan tata letak keyboard QWERTY yang umum saat ini memang terasa wajar dan nyaman bagi banyak orang.

Namun, tahukah Anda bahwa desain ini memiliki kisah sejarah yang menarik, dimulai dari mesin tik dan stepladder pada awalnya?

Masa Awal Mesin Tik

Ketika mesin tik pertama kali diperkenalkan, tata letak huruf pada keyboard masih mengikuti urutan abjad, mulai dari A hingga Z.

Namun, seiring berjalannya waktu, para pengguna mesin tik mulai menemui kendala saat mengetik dengan kecepatan tinggi.

Meskipun awalnya huruf abjad disusun secara urut, namun masalah timbul ketika pengguna mengetik terlalu cepat, sehingga mesin tik seringkali macet.

Perubahan Menjadi QWERTY

Untuk mengatasi masalah tersebut, seorang desainer mesin tik bernama Christopher Latham Sholes membuat tata letak huruf yang diakui sebagai QWERTY.

Sholes memindahkan huruf-huruf yang sering digunakan oleh pengguna agar tidak berdekatan di keyboard, dengan harapan dapat memperlambat laju mengetik.

QWERTY diciptakan dengan tujuan mengurangi kemungkinan macetnya mesin tik akibat ketikan yang terlalu cepat.

Peran Mesin Tik Stepladder

Penting untuk mencatat bahwa selain mesin tik, desain QWERTY juga terinspirasi oleh mesin tik stepladder.

Pada mesin ini, Sholes memutuskan untuk menempatkan huruf vokal di sebelah kiri keyboard, menciptakan rata kiri-kanan dalam penggunaannya.

Hal ini bertujuan agar pengguna dapat mengetik dengan lebih seimbang, menghindari kecenderungan mengetik hanya di satu sisi keyboard.

Meskipun Sholes berusaha untuk melambatkan laju mengetik, ternyata QWERTY justru memunculkan kecepatan dan kenyamanan baru dalam mengetik.

Mesin tik berdesain QWERTY menjadi lebih laris daripada desain alternatif seperti AUIPRT yang diusulkan oleh beberapa pengembang.

Warisan QWERTY

Hingga saat ini, tata letak QWERTY masih menjadi standar dalam perangkat keyboard. Meskipun terdapat usulan dan alternatif tata letak lainnya, QWERTY tetap mendominasi dunia penggunaan keyboard.

Warisan sejarah ini menjadi cerminan bagaimana solusi yang diciptakan untuk mengatasi masalah dapat membawa dampak yang tak terduga, seperti kecepatan dan efisiensi dalam mengetik

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle27 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga36 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu