Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kenapa Motor Suzuki Jarang Nampang di Balap Nasional? Ini Dia Alasannya!

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|20:38 WIB
Bagikan:
Kenapa Motor Suzuki Jarang Nampang di Balap Nasional? Ini Dia Alasannya!
Kenapa Motor Suzuki Jarang Nampang di Balap Nasional? Ini Dia Alasannya!

PASUNDAN EKSPRES- Kalau kamu suka banget nonton balapan motor, pasti udah tahu kan kalau di Indonesia ada banyak kompetisi seru.

Dari Yamaha Grand Prix sampai Honda Grand Prix, semua punya warna dan ciri khasnya masing-masing.

Tapi, ada satu kompetisi yang bisa dibilang paling keren di tanah air, yaitu Oneprix!

Di ajang Oneprix, ada empat kategori kelas balap yang siap bikin kamu terkesima:

1. Oneprix One (OP1) - Kelas expert bebek 150cc tune-up.

2. Oneprix Two (OP2) - Kelas novice bebek 150cc tune-up.

3. Oneprix Three (OP3) - Kelas rookie bebek 150cc standar.

4. Oneprix Four (OP4) - Kelas beginner bebek 150cc standar.

Dari keempat kelas ini, Oneprix memang jadi tontonan yang menghibur banget! Tapi, ada satu hal yang sering bikin penasaran Kenapa motor Suzuki, yang sebenarnya kencang banget, jarang banget muncul di balap nasional?

Sebenarnya, bukan karena motor Suzuki yang lelet, tapi lebih karena masalah internal. Misalnya, Suzuki Satria FU sering dibanned dari kompetisi.

Bukan karena performa yang kelewat ngebut, tapi lebih karena Suzuki sendiri kurang koperatif. IMI (Ikatan Motor Indonesia) pernah beberapa kali ngajak diskusi soal peraturan balap, tapi Suzuki lebih memilih untuk cuek.

Selain itu, ada juga masalah dari sisi tim balap yang lebih memilih untuk fokus pada motor dari Honda atau Yamaha.

Suzuki Satria FU sering dihindari karena part aftermarket-nya yang kurang berlimpah.

Berbeda dengan Honda atau Yamaha yang punya banyak pilihan dan riset yang lebih dalam, tim balap jadi lebih suka modifikasi motor dari dua merek tersebut.

Walau begitu, ada satu motor Suzuki yang pernah bikin heboh, yaitu Suzuki Next. Di tahun 2017, Suzuki Next tampil di balap nasional dan langsung menyabet gelar juara.

Bahkan, lima tim yang pakai Suzuki Next langsung merebut posisi 1 hingga 5! Sayangnya, Suzuki Next juga akhirnya dilarang dari kompetisi karena perbedaan spesifikasi yang bikin motor ini terlalu dominan.

Jadi, walaupun motor Suzuki punya potensi besar, masalah internal dan kurangnya dukungan dari pabrikan sendiri jadi alasan utama kenapa motor-motor ini jarang terlihat di balap nasional.

Sayang banget, kan? Padahal dengan potensi yang ada, Suzuki bisa banget jadi pemain utama di ajang balap ini.

Gimana menurut kamu? Komen di bawah ya! Dan jangan lupa stay tuned buat update seru lainnya! 

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini9 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat10 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta11 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta11 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang12 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline12 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline13 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline13 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle14 jam lalu