Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KUR untuk Petani dan Nelayan: Memperkuat Ekonomi Pedesaan

P
Paramitha AuliaEditor: Heru Ramdani
|11:34 WIB
Bagikan:
KUR untuk Petani dan Nelayan: Memperkuat Ekonomi Pedesaan
KUR untuk Petani dan Nelayan: Memperkuat Ekonomi Pedesaan (Image From: Edited by Canva)

PASUNDAN EKSPRES - KUR untuk petani dan nelayan ini menjadi salah satu solusi terbaik.

Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu program penting yang dirancang oleh pemerintah Indonesia untuk memberikan akses pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk petani dan nelayan.

Program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan dan memperkuat sektor pertanian serta perikanan.

Apa Itu KUR?

KUR adalah program pinjaman yang ditawarkan oleh bank-bank di Indonesia dengan suku bunga yang rendah, biasanya sekitar 6% per tahun.

Pinjaman ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha, termasuk petani dan nelayan, dalam mengembangkan usaha mereka.

Dengan KUR, petani dan nelayan dapat memperoleh modal yang dibutuhkan untuk membeli peralatan, bibit, maupun bahan baku yang diperlukan.

KUR untuk Petani dan Nelayan

Berikut mengenai KUR untuk petani dan nelayan. 

Manfaat KUR untuk Petani

1. Akses Modal yang Mudah

Salah satu keuntungan utama dari KUR adalah akses modal yang lebih mudah. Banyak petani kesulitan mendapatkan pinjaman dari bank karena kurangnya jaminan.

KUR menawarkan pinjaman tanpa agunan untuk nominal tertentu, sehingga petani tidak perlu khawatir tentang jaminan yang rumit. 

2. Peningkatan Produktivitas

Dengan modal dari KUR, petani dapat membeli peralatan modern, pupuk, dan bibit berkualitas. Investasi ini memungkinkan mereka untuk meningkatkan produktivitas dan hasil panen.

Peningkatan produktivitas ini tidak hanya bermanfaat bagi petani, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

BACA JUGA: KUR BNI dan Cara Pengajuannya: Langkah Simple untuk Mengembangkan Usaha

3. Diversifikasi Usaha

KUR juga memungkinkan petani untuk melakukan diversifikasi usaha. Misalnya, petani dapat mencoba menanam komoditas baru atau memulai usaha pengolahan hasil pertanian.

Diversifikasi ini dapat meningkatkan pendapatan dan mengurangi risiko gagal panen.

Manfaat KUR untuk Nelayan

1. Pembelian Peralatan Canggih

Nelayan sering kali membutuhkan peralatan yang mahal, seperti perahu dan alat tangkap modern.

Dengan KUR, nelayan dapat memperoleh pinjaman untuk membeli peralatan tersebut, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi dan hasil tangkapan.

2. Modal untuk Operasional

KUR juga bisa digunakan sebagai modal operasional untuk biaya bahan bakar, perawatan perahu, dan biaya lainnya yang diperlukan dalam menjalankan usaha perikanan.

Dengan modal yang cukup, nelayan dapat fokus pada kegiatan tangkap ikan tanpa khawatir tentang biaya.

3. Peningkatan Kesejahteraan

Dengan hasil tangkapan yang meningkat dan pengelolaan usaha yang lebih baik, kesejahteraan nelayan dapat meningkat.

Ini berkontribusi pada pengembangan ekonomi lokal dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat pesisir.

 

BACA JUGA: Kapan KUR Cair Setelah Disetujui? Panduan Lengkap untuk Pengusaha

 

Syarat KUR Pertanian

Individu seperti petani, peternak, dan pekebun dapat mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian dengan memenuhi beberapa syarat. Pertama, mereka harus memiliki identitas resmi yang valid.

Selanjutnya, pemohon harus memiliki usaha yang bergerak di bidang pertanian, serta usahanya harus dinilai layak (feasible) dan belum menerima pendanaan dari bank lain.

Selain itu, calon peminjam harus berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.

Kelompok Tani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang dibina dan diawasi oleh Dinas Teknis atau badan terkait, termasuk Kantor Cabang Dinas dan Balai Penyuluhan Pertanian, juga diizinkan untuk mengajukan KUR Pertanian. 

Koperasi yang memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta terdiri dari anggota petani juga berhak untuk mengajukan KUR Pertanian.

Selain itu, kelompok usaha, badan usaha, atau pelaku usaha agribisnis lainnya yang memiliki usaha di sektor pertanian juga dapat mendaftar untuk KUR sesuai ketentuan yang berlaku.

Terdapat ketentuan tambahan yang ditetapkan oleh lembaga perbankan yang menyediakan KUR Pertanian.

Proses Pengajuan KUR

1. Persiapan Dokumen

Petani dan nelayan harus menyiapkan dokumen yang diperlukan sebelum mengajukan KUR.

Dokumen ini biasanya meliputi identitas diri, bukti usaha, dan rencana penggunaan dana.

BACA JUGA: Bunga KUR Terbaru 2025 Perbandingan Suku Bunga BRI, Mandiri, dan BCA, Mana Paling Untung?

2. Pengisian Formulir

Setelah dokumen siap, pengusaha harus mengisi formulir pengajuan di bank yang menyediakan KUR.

Pastikan untuk mengisi semua informasi dengan benar agar proses pengajuan bisa berjalan lancar.

3. Survei dan Wawancara

Pihak bank akan melakukan survei ke lokasi usaha dan melakukan wawancara untuk memahami lebih dalam tentang usaha yang dijalankan.

Ini adalah tahap penting untuk menilai kelayakan pengajuan.

4. Proses Persetujuan dan Pencairan

Setelah semua tahap dilalui, bank akan memproses pengajuan dan memberikan keputusan.

Jika disetujui, dana KUR akan dicairkan dalam waktu 3 hingga 7 hari kerja.

KUR untuk petani dan nelayan adalah langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan di Indonesia.

Dengan akses modal yang mudah dan manfaat yang signifikan, KUR dapat meningkatkan produktivitas, diversifikasi usaha, dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Jika kamu seorang petani atau nelayan, pertimbangkan untuk mengajukan KUR dan manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan usaha kamu.

(ipa)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline2 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat3 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta3 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle4 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang4 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta4 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta4 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang4 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang4 jam lalu