Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mau Jadi Mangaka? Yuk Intip Sisi Gelap di Balik Profesi Ini!

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|22:44 WIB
Bagikan:
Mau Jadi Mangaka? Yuk Intip Sisi Gelap di Balik Profesi Ini!
Mau Jadi Mangaka? Yuk Intip Sisi Gelap di Balik Profesi Ini!

PASUNDAN EKSPRES- Siapa sih yang nggak kagum sama mangaka, alias kreator manga? Karya mereka sering bikin kita terkesima, tapi di balik panel-panel keren itu ada perjuangan yang luar biasa berat.

Jangan salah, jadi mangaka itu bukan sekadar duduk manis sambil gambar. Faktanya, mereka harus menghadapi tekanan kerja yang gila-gilaan, mulai dari deadline mepet, tuntutan pembaca, hingga tantangan menjaga kreativitas di tengah jadwal yang padat.

Kehidupan Mangaka (Glamor dari Luar, Berat di Dalam)

Dunia manga mungkin terlihat glamor dari luar bayaran tinggi dan karya yang terkenal di mana-mana. Tapi kenyataannya nggak seindah itu.

Banyak mangaka yang harus mengorbankan waktu tidur demi menyelesaikan chapter mingguan.

Bahkan, ada yang cuma tidur 3-4 jam sehari, seperti Eiichiro Oda, kreator One Piece. Tekanan ini nggak cuma fisik, tapi juga mental.

Yoshihiro Togashi, pencipta Hunter x Hunter, adalah salah satu contoh mangaka yang harus hiatus karena masalah kesehatan akibat beban kerja yang berat.

Hal serupa dialami Takehiko Inoue, kreator Slam Dunk dan Vagabond. Perfeksionismenya membuat dia sering menggambar ulang panel hingga melewati deadline, yang akhirnya berdampak pada kesehatan mentalnya.

Jadwal Gila dan Tekanan Deadline

Industri manga punya jadwal yang super ketat. Biasanya, mangaka hanya punya waktu seminggu untuk menyelesaikan satu chapter, termasuk revisi dari editor.

Belum lagi kalau ada tuntutan untuk bikin cerita yang terus menarik perhatian pembaca.

Kreativitas yang harus mengalir setiap saat jadi tantangan besar. Banyak mangaka yang merasa kelelahan hingga kehilangan inspirasi.

Shibashi Hiroshi, kreator Nura: Rise of the Yokai Clan, pernah membagikan jadwal mingguannya yang penuh dengan pekerjaan.

Mulai dari menggambar, revisi, hingga diskusi dengan editor, semuanya harus dilakukan dalam waktu yang sangat singkat.

Pentingnya Dukungan dan Penghargaan

Di tengah tekanan yang begitu besar, beberapa mangaka berusaha menjaga kesehatan mental dengan mengambil jeda istirahat.

Namun, nggak semua seberuntung itu. Ada yang terpaksa terus bekerja hingga jatuh sakit atau bahkan memutuskan berhenti. Sebagai pembaca, kita bisa lebih menghargai karya mereka.

Salah satu cara sederhana adalah dengan mendukung mangaka melalui pembelian manga resmi atau memberikan apresiasi atas kerja keras mereka. Setiap panel yang kita nikmati punya cerita perjuangan di baliknya.

Jadi, next time kalian baca manga favorit, ingatlah bahwa ada dedikasi dan pengorbanan besar dari para kreatornya. Jangan lupa untuk terus mendukung karya mereka, ya!

Berita Terbaru

Geruduk Pabrik BYD Subang, Warga Tuntut Kuota 70 Persen Tenaga Kerja Lokal

Geruduk Pabrik BYD Subang, Warga Tuntut Kuota 70 Persen Tenaga Kerja Lokal

Subang16 menit lalu
Subang Bahas Integrasi Beras Fortifikasi dalam Program MBG, Cegah Anemia dan Stunting

Subang Bahas Integrasi Beras Fortifikasi dalam Program MBG, Cegah Anemia dan Stunting

Headline20 menit lalu
Kemendagri Siapkan Insentif Rp1 Triliun, MBG Bisa Pengaruhi Penilaian Pemda

Kemendagri Siapkan Insentif Rp1 Triliun, MBG Bisa Pengaruhi Penilaian Pemda

Nasional30 menit lalu
Satreskrim Polres Purwakarta Bongkar Kasus Pemalsuan SLHS SPPG, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Satreskrim Polres Purwakarta Bongkar Kasus Pemalsuan SLHS SPPG, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

Headline40 menit lalu
ADVERTISEMENT
Jangan Berhenti pada Angka Investasi

Jangan Berhenti pada Angka Investasi

Opini40 menit lalu
Polemik Ijazah Gibran di PTUN: Denny Indrayana Cabut Gugatan hingga Walk Out

Polemik Ijazah Gibran di PTUN: Denny Indrayana Cabut Gugatan hingga Walk Out

Nasional41 menit lalu
Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle12 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat13 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang13 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang13 jam lalu