Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mau Tahu Masuk Desil Berapa? Ini Cara Cek Desil Kemensos 2026 dengan NIK

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|13:29 WIB
Bagikan:
Mau Tahu Masuk Desil Berapa? Ini Cara Cek Desil Kemensos 2026 dengan NIK
Mau Tahu Masuk Desil Berapa? Ini Cara Cek Desil Kemensos 2026 dengan NIK

PASUNDAN EKSPRES.ID – Informasi mengenai cek desil Kemensos kembali menjadi perhatian masyarakat pada 2026, terutama bagi keluarga yang ingin mengetahui posisi tingkat kesejahteraannya dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Data tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat.

Kamu kini dapat mengecek data penerima manfaat secara daring melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial.

Dalam laman tersebut, pencarian dilakukan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 16 digit yang tercantum pada KTP. Setelah memasukkan NIK dan kode keamanan, pengguna dapat menekan tombol pencarian untuk melihat data yang tersedia. 

Cara Cek Desil Kemensos 2026

Bagi masyarakat yang ingin melakukan cek desil Kemensos, langkahnya cukup sederhana.

Pemerintah menyediakan laman resmi Cek Bansos yang dapat diakses masyarakat secara daring.

Berikut langkah yang tercantum pada laman resmi Cek Bansos:

1. Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos. 

2. Masukkan NIK sebanyak 16 digit sesuai dengan KTP.

3. Ketik huruf kode yang muncul pada halaman.

4. Jika kode tidak terlihat jelas, pengguna dapat melakukan penyegaran kode.

5. Klik tombol Cari Data.

6. Sistem kemudian menampilkan hasil pencarian berdasarkan data yang tersedia.

Laman resmi Kemensos menjelaskan bahwa sumber data yang digunakan dalam pencarian tersebut adalah Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Apa arti desil dalam DTSEN?

Desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang disusun berdasarkan sejumlah variabel sosial ekonomi.

Laman resmi Cek Bansos menjelaskan bahwa variabel tersebut mencakup informasi individu seperti pekerjaan dan pendidikan, kondisi perumahan seperti kondisi rumah dan daya listrik, serta kepemilikan aset.

DTSEN membagi keluarga ke dalam 10 desil, setiap desil menggambarkan 10 persen kelompok keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraannya.

Dalam pembagian tersebut, Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan Desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen tertinggi. 

Karena itu, semakin kecil angka desil bukan berarti nomor bantuan, melainkan menunjukkan posisi kelompok kesejahteraan dalam pemeringkatan DTSEN.

Desil 1 sampai 4 dapat diusulkan untuk bansos

Masyarakat juga perlu memahami bahwa hasil desil tidak secara otomatis berarti seseorang pasti menerima seluruh program bantuan pemerintah.

Laman resmi Cek Bansos menyebutkan bahwa Desil 1 sampai 4 atau 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima bantuan sosial PKH dan Sembako. 

Sementara itu, Desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta PBI-JK. 

Kementerian Sosial sebelumnya juga menjelaskan bahwa DTSEN digunakan untuk membantu pemerintah melakukan intervensi berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan DTSEN memiliki pengelompokan dari desil 1 sampai 10 sehingga kebijakan dapat diarahkan sesuai kondisi masyarakat. 

Dalam kesempatan lain, Gus Ipul menyebut masyarakat miskin dan miskin ekstrem pada desil 1 dan 2 menjadi sasaran berbagai program perlindungan sosial seperti PKH, bantuan sembako dan PBI JKN. 

Apakah desil bisa berubah?

Jawabannya bisa, desil dalam DTSEN bersifat dinamis karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah.

Laman resmi Cek Bansos menyebutkan bahwa apabila data desil tidak sesuai kondisi sebenarnya, masyarakat dapat melakukan pembaruan melalui desa atau kelurahan dan dinas sosial.

Pemutakhiran juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata.

Setelah itu, desil akan dihitung kembali oleh BPS secara berkala. 

Kemensos juga pernah menegaskan pentingnya pemutakhiran data karena kondisi masyarakat terus berubah. Gus Ipul mengatakan, “Tiap hari ada yang lahir, meninggal, pindah rumah,” sehingga data sosial ekonomi perlu terus diperbarui. 

Dengan demikian, masyarakat yang merasa hasil desil tidak sesuai kondisi sebenarnya tidak perlu langsung menganggap data tersebut bersifat permanen.

Ada mekanisme pemutakhiran yang dapat ditempuh melalui jalur yang telah disediakan pemerintah.

Biaya Cek Desil Kemensos 2026

Untuk masyarakat yang mencari informasi cek desil Kemensos sekaligus biaya yang diperlukan, layanan pengecekan melalui laman resmi pemerintah tidak mencantumkan tarif atau harga untuk melakukan pengecekan data. 

Berikut rinciannya:

  • Cek desil melalui laman Cek Bansos: Gratis
  • Pengecekan menggunakan NIK: Gratis
  • Pembaruan data melalui mekanisme pemerintah: Tidak dicantumkan sebagai layanan berbayar
  • Biaya resmi untuk melihat hasil desil: Tidak ada tarif yang tercantum

Kamu sebaiknya berhati-hati apabila menemukan pihak yang meminta sejumlah uang dengan alasan dapat mempercepat atau mengubah hasil desil.

Alamat resmi Kemensos dan layanan Cek Bansos

Untuk akses daring, masyarakat dapat menggunakan laman resmi Cek Bansos Kemensos. 

Layanan tersebut menggunakan data DTSEN dan menyediakan pencarian berdasarkan NIK. 

Untuk alamat kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia, informasi resmi Kemensos mencantumkan:

Kementerian Sosial Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia.

Layanan: 171

Email: [email protected] 

Buat kamu yang membutuhkan pengaduan atau informasi terkait pelaksanaan program sosial juga dapat menggunakan saluran resmi yang disediakan Kemensos.

Jangan menyerahkan NIK, data keluarga, atau informasi pribadi kepada pihak yang tidak jelas hanya karena menawarkan bantuan untuk mengecek atau mengubah desil.

Bagi kamu yang ingin melakukan cek desil Kemensos pada 2026, langkah paling aman adalah menggunakan kanal resmi pemerintah dan memastikan data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen kependudukan.

Jika hasil yang muncul tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, pemutakhiran data dapat ditempuh melalui mekanisme yang disediakan pemerintah daerah maupun kanal resmi Cek Bansos.

Berita Terbaru

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional10 menit lalu
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle42 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga1 jam lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang2 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang2 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional3 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional4 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang4 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional4 jam lalu