Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mengenal Alat Musik Toleat Asli dari Subang, Warisan Budaya Sunda yang Mendunia

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|20:00 WIB
Bagikan:
Mengenal Alat Musik Toleat Asli dari Subang, Warisan Budaya Sunda yang Mendunia
Alat musik toleat asli dari Subang merupakan salah satu warisan budaya khas Jawa Barat yang memiliki suara unik dan sejarah yang menarik.

PASUNDANEKSPRES.ID - Alat musik toleat asli dari Subang merupakan salah satu warisan budaya khas Jawa Barat yang memiliki suara unik dan sejarah yang menarik.

Instrumen musik tradisional ini menjadi identitas Kabupaten Subang karena lahir dari kreativitas masyarakat lokal yang mengembangkan permainan sederhana anak-anak gembala menjadi alat musik bernilai seni tinggi.

Hingga saat ini, toleat tidak hanya dimainkan dalam pertunjukan seni tradisional, tetapi juga sering dikolaborasikan dengan alat musik modern sehingga semakin dikenal oleh masyarakat luas. Bahkan, Toleat telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2021.

Sejarah Alat Musik Toleat Asli dari Subang

Sejarah alat musik toleat asli dari Subang bermula dari permainan anak-anak gembala di kawasan Pantura Subang, khususnya wilayah Pamanukan.

Dahulu mereka memainkan alat tiup sederhana bernama empet-empetan atau ole-olean yang dibuat dari jerami padi, pelepah daun, atau bahan alami lainnya.

Karena bahan tersebut mudah rusak dan hanya menghasilkan suara sederhana, seorang seniman bernama Mang Parman (Maman Suparman) mengembangkan alat tersebut menjadi instrumen yang lebih permanen menggunakan bambu. Hasil inovasi tersebut kemudian dikenal dengan nama Toleat.

Sejak tahun 1980-an, Toleat mulai tampil dalam berbagai pertunjukan seni, termasuk mengiringi kesenian Sisingaan yang menjadi ikon Kabupaten Subang. Dari situlah popularitasnya semakin berkembang hingga dikenal di berbagai daerah.

Keunikan Alat Musik Toleat

Ada beberapa hal yang membuat alat musik toleat asli dari Subang berbeda dengan alat musik tiup lainnya.

1. Bentuk Mirip Suling

Sekilas bentuknya menyerupai suling bambu karena sama-sama memiliki lubang nada. Namun, sistem sumber bunyi Toleat menggunakan lidah (reed) sehingga menghasilkan karakter suara yang berbeda.

2. Suara Mirip Saxophone

Keunikan terbesar Toleat terletak pada suaranya. Walaupun dibuat dari bambu, suara yang dihasilkan terdengar lebih tebal dan sering dibandingkan dengan saxophone. Karakter inilah yang membuat Toleat mudah dikenali.

3. Terbuat dari Bambu Pilihan

Toleat umumnya dibuat dari bambu tamiang sebagai badan utama, dipadukan dengan komponen lain seperti kayu untuk lidah (reed) dan rotan sebagai pengikat. Pemilihan bahan sangat menentukan kualitas suara yang dihasilkan.

Cara Memainkan Toleat

Sebagai alat musik aerofon, Toleat dimainkan dengan cara ditiup. Pemain harus menguasai teknik:

  • Mengatur tekanan napas.
  • Mengontrol embusan udara agar nada tetap stabil.
  • Menutup dan membuka lubang nada dengan jari.
  • Mengombinasikan teknik embusan dan penjarian untuk menghasilkan ornamentasi khas.

Karena membutuhkan kontrol napas yang baik, memainkan Toleat memerlukan latihan yang konsisten.

Fungsi Alat Musik Toleat

Pada awal kemunculannya, Toleat berfungsi sebagai hiburan pribadi bagi para penggembala atau kalangenan.

Seiring perkembangan zaman, fungsinya semakin luas, antara lain:

  • Mengiringi pertunjukan seni tradisional.
  • Mengiringi kesenian Sisingaan.
  • Ditampilkan dalam festival budaya.
  • Menjadi media edukasi budaya Sunda.
  • Dikolaborasikan dengan alat musik tradisional maupun modern.

Alat Musik Toleat dalam Era Modern

Saat ini alat musik toleat asli dari Subang semakin sering dipadukan dengan berbagai instrumen seperti:

  • Kendang
  • Kacapi
  • Angklung
  • Gitar
  • Keyboard
  • Drum

Kolaborasi tersebut membuktikan bahwa Toleat mampu mengikuti perkembangan musik modern tanpa kehilangan identitas tradisionalnya.

Mengapa Toleat Menjadi Kebanggaan Kabupaten Subang?

Ada beberapa alasan mengapa masyarakat Subang sangat bangga terhadap Toleat, yaitu:

  • Merupakan hasil karya seniman lokal.
  • Memiliki karakter suara yang khas dan unik.
  • Menjadi identitas budaya Kabupaten Subang.
  • Diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
  • Menjadi bagian penting dalam berbagai festival seni dan budaya.

Upaya Pelestarian Alat Musik Toleat

Pelestarian alat musik toleat asli dari Subang terus dilakukan oleh pemerintah, komunitas seni, sekolah, hingga para seniman lokal. Berbagai kegiatan seperti festival budaya, workshop, pertunjukan seni, dan kolaborasi lintas genre menjadi cara efektif untuk mengenalkan Toleat kepada generasi muda.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mempelajari dan memainkan Toleat, diharapkan alat musik tradisional ini tetap lestari dan menjadi kebanggaan budaya Indonesia.

Berita Terbaru

209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

Nasional10 menit lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Subang30 menit lalu
Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Nasional33 menit lalu
Dana Karhutla Sumatera Selatan Tembus Rp200 Miliar, Bagaimana Transparansi dan Perlindungan Warga?

Dana Karhutla Sumatera Selatan Tembus Rp200 Miliar, Bagaimana Transparansi dan Perlindungan Warga?

Nasional46 menit lalu
ADVERTISEMENT
Angin Puting Beliung Terjang Padalarang KBB, Sejumlah Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang

Angin Puting Beliung Terjang Padalarang KBB, Sejumlah Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang

Jawa Barat54 menit lalu
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Ini Kata PN Jakpus

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Ini Kata PN Jakpus

Nasional1 jam lalu
Festival Literasi Subang 2026 Tak Hanya Hadirkan Buku, Disarpus Dorong UMKM dan Pelayanan Publik

Festival Literasi Subang 2026 Tak Hanya Hadirkan Buku, Disarpus Dorong UMKM dan Pelayanan Publik

Subang1 jam lalu
Mekanik di Tangerang Kaget Ditagih Pajak Mobil Sport McLaren Rp137 Juta, Segini Harganya di Indonesia!

Mekanik di Tangerang Kaget Ditagih Pajak Mobil Sport McLaren Rp137 Juta, Segini Harganya di Indonesia!

Nasional1 jam lalu
Pelaku Penyerangan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

Pelaku Penyerangan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

Nasional1 jam lalu
Jambore Pemuda Subang Usung Tema “Balik ka Imah”, Dorong Generasi Muda Berani Berkarya

Jambore Pemuda Subang Usung Tema “Balik ka Imah”, Dorong Generasi Muda Berani Berkarya

Headline1 jam lalu