Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Misteri Mengapa Luar Angkasa Gelap, Padahal Matahari Selalu Menerangi

R
Rian AlfianEditor: Indrawan Setiadi
|21:00 WIB
Bagikan:
Misteri Mengapa Luar Angkasa Gelap, Padahal Matahari Selalu Menerangi

PASUNDAN EKSPRES - Menatap langit malam, kita disuguhkan pemandangan kosmik yang menakjubkan: hamparan hitam pekat dihiasi titik-titik cahaya berkilauan, bintang-bintang yang jauh.

Tapi, pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa luar angkasa begitu gelap? Bukankah seharusnya terang benderang dengan keberadaan Matahari dan miliaran bintang di alam semesta?

Pertanyaan ini, dikenal sebagai paradoks Olbers, telah membingungkan para astronom selama berabad-abad.

Heinrich Olbers, astronom Jerman, pada abad ke-19, mencoba menjawabnya dengan asumsi bahwa ruang antarbintang terisi oleh materi penyerap cahaya, seperti awan debu.

Namun, asumsi ini tidak sepenuhnya menjelaskan kegelapan luar angkasa. Berikut beberapa faktor utama yang menyebabkan luar angkasa tampak gelap:

1. Ruang Hampa:

Ruang angkasa adalah ruang hampa, hampir tidak ada partikel yang dapat menyebarkan cahaya.

Di Bumi, atmosfer membelokkan dan menyebarkan cahaya matahari, menghasilkan langit biru di siang hari.

Di luar angkasa, tanpa atmosfer, cahaya merambat lurus tanpa hambatan, sehingga tidak ada cahaya yang tersebar untuk dilihat.

2. Jarak Bintang

Bintang-bintang, meskipun bercahaya terang, terletak sangat jauh dari Bumi.

Cahaya dari bintang-bintang ini meredup seiring jarak, sehingga tidak cukup terang untuk menerangi seluruh ruang angkasa.

BACA JUGA:Misteri Kaca Hiroshima dan Rahasia Awal Tata Surya Terungkap

3. Alam Semesta yang Mengembang

Alam semesta terus-menerus mengembang, menyebabkan cahaya dari galaksi-galaksi jauh meregang dan bergeser ke spektrum inframerah yang tidak terlihat oleh mata manusia.

4. Paradoks Olbers

Meskipun paradoks Olbers tidak memiliki solusi tunggal, kombinasi faktor-faktor di atas menjelaskan mengapa luar angkasa tampak gelap.

Alam semesta yang luas, jarak antarbintang yang sangat jauh, dan sifat ruang hampa, berkontribusi pada kegelapan yang kita saksikan.

BACA JUGA:RAM 12 GB 256 GB Harganya Cuma Segini, Samsung Galaxy A55 5G Resmi Meluncur!

Kegelapan luar angkasa bukanlah ketiadaan, melainkan akibat dari kombinasi faktor fisik alam semesta.

Ruang hampa, jarak antarbintang, dan ekspansi alam semesta, membuat cahaya dari bintang-bintang tidak cukup terang untuk menerangi seluruh ruang angkasa.

Meskipun gelap, luar angkasa menyimpan misteri dan keindahan yang tak terbayangkan.

Dengan mempelajari kegelapannya, kita dapat memahami lebih dalam tentang alam semesta dan tempat kita di dalamnya.

Berita Terbaru

Kang Rey-Kang Akur Sepekan: APBD Disepakati, Sekda Baru Dilantik, Saba Desa Berlanjut

Kang Rey-Kang Akur Sepekan: APBD Disepakati, Sekda Baru Dilantik, Saba Desa Berlanjut

Headline1 menit lalu
Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional13 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang13 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang13 jam lalu
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang14 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat18 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat21 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline21 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga22 jam lalu