Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mongol Stres sebagai Mantan Pemuja Setan, Diberi Ajaran yang Tidak Masuk Akal

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|13:42 WIB
Bagikan:
Mongol Stres sebagai Mantan Pemuja Setan, Diberi Ajaran yang Tidak Masuk Akal
Mongol Stres Sebagai Mantan Pemuja Setan, Diberi Ajaran yang Tidak Masuk Akal (Image From: Screenshot/YouTube Deddy Corbuzier)

PASUNDAN EKSPRES - Mongol Stres menceritakan tentang kaum pemuja setan di podcast LogIn yang tayang di YouTube pada Minggu, (24/3/2024). Podcast yang dibawa oleh Habib Ja'far dan Onad ini baru saja mengundang stand up comedy terkenal, yaitu Mongol Stres. 

Di podcast LogIn ini, Mongol Stres menceritakan berbagai pengalaman hidup, termasuk bagaimana ia pernah menjadi pemuja setan atau satanic. Ia memeluk agama Kristen pada tahun 1997.

Mongol Stres Menceritakan Kisahnya Sebagai Mantan Pemuja Setan

"Sembilan tujuh adalah langkah pertama Mongol menjadi Kristen. Dan Mongol mempraktekkan ajaran Kristen itu di tahun sembilan tujuh," tungkasnya

Ia juga mengatakan kalau sebelumnya ia pernah diajak oleh beberapa orang Amerika untuk bergabung di sebuah perkumpulan pemuda. 

"Kalau saya Kristen dari kecil, kayanya gak mungkin diajak orang Amerika, orang bule nongkrong. Terus diajak ikut pertemuan, ada perkumpulan anak-anak muda. Terus kita ikut, dan ternyata itu perkumpulan satanic," jelas Mongol.

Mongol juga mengungkapkan bagaimana ajaran penganut satanic pada saat itu. Penganut satanic mempelajari kisah nabi bukan untuk memahami kenabiannya, melainkan untuk mencari kesalahan agar umat Islam tidak mempercayai nabinya dan berlaku sama dengan umat Kristen. 

BACA JUGA: Kontroversi Livy Renata Dituduh Galang Dana Online untuk Membeli Mercedes Benz

BACA JUGA: Apa Itu Platfrom Trakteer yang Digunakan Livy Renata Minta Donasi

"Ya, kita mempelajari nabi Muhammad bukan soal kenabiannya. Tapi, bagaimana caranya kita mencari satu titik kecil untuk membuat orang Islam tidak percaya dengan kenabiannya atau mencari satu titik kecil dari ajaran Kristus untuk membuat orang Kristen tidak percaya terhadap Yesus," pungkas Mongol mengenai ajaran satanic. 

Mongol menambahkan bahwa ajaran satanic tidak mempelajari atau mencari tahu mengenai Allah. Mereka kaum satanic hanya akan mempelajari para nabi dari setiap agama.

Bukan tanpa alasan, tapi kaum satanic tidak tahu bagaimana wujud Allah, kesalahan-kesalahan Allah. Sementara, jika mereka mempelajari nabi dari setiap agama, karena nabi seorang manusia, kaum Satanic akan mudah untuk mencari titik kesalahan-kesalahan para nabi. 

Mendengar penjelasan menarik dari Mongol mengenai kaum satanic. Habib Ja'far sampai membalas, "padahal orang yang seharusnya hidup mencari kebenaran. Ini mencari kesalahan."

Menurut Mongol, kaum satanic ini akan berusaha meyakinkan orang lain untuk masuk menjadi kaum mereka. Mereka akan membuat orang lain berpikir bahwa nabi bisa membuat kesalahan dan tentunya tidak masuk akal. Sehingga beberapa orang akan percaya dan kaum satanic akan merenggut umat orang orang tersebut. 

Oleh karena itu, Mongol memberitahu bahwa pentingnya mempertebal iman kita. Misalnya, melakukan tadarus untuk orang Islam. Sementara untuk orang Kristen dengan membaca Alkitab. 

"Itulah kenapa Mongol selalu bilang di konten-konten Mongol, buat temen-temen Muslim untuk mempertebal iman, tadarusan. Buat kita orang Kristen, untuk mempertebal iman, baca Alkitab," ucap Mongol.

Mongol pun mempertegas sekali lagi bahwa kita memang perlu untuk mempertebal iman. Setidaknya kita mempunyai pegangan dalam hidup untuk setiap masalah yang akan kita hadapi nantinya.

(ipa)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline3 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat4 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta4 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle5 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang5 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta5 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta5 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang5 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang5 jam lalu