Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Negara Ini Blokir GTA dan Counter-Strike, Ini Alasannya

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|10:00 WIB
Bagikan:
Negara Ini Blokir GTA dan Counter-Strike, Ini Alasannya
Tajikistan blokir GTA dan Counter-Strike. (Foto: Steam)

PasundanEkspres - Tajikistan, sebuah negara di Asia Tengah, telah memblokir akses terhadap permainan Grand Theft Auto (GTA) dan Counter-Strike. Langkah ini diambil karena pemerintah setempat menilai bahwa kedua permainan tersebut mendorong perilaku kriminal di kalangan anak muda.

Pemerintah Tajikistan, melalui analisis para ahli sejarah dan budaya dari Kementerian Kebudayaan, menilai bahwa permainan buatan Rockstar dan Valve ini mengandung unsur kekerasan serta tindakan tidak bermoral, seperti adegan pembunuhan dan perampokan.

"Warga negara, khususnya pemilik pusat permainan komputer, diberitahu bahwa sesuai dengan persyaratan undang-undang Republik Tajikistan, distribusi video dan permainan yang tidak etis dan berisi kekerasan sangat dilarang," tulis Kementerian Dalam Negeri Tajikistan, mengutip laporan dari Dexerto yang dilansir PasundanEkspres pada Kamis (7/11/2024).

Pihak kepolisian di Dushanbe, ibu kota Tajikistan, berencana melakukan razia dan inspeksi terhadap toko-toko yang masih menjual permainan tersebut. Di samping itu, pemerintah mengimbau para orang tua agar mengawasi anak-anak mereka supaya tidak terpengaruh oleh permainan yang dapat memicu perilaku kriminal.

"Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Dalam Negeri di Dushanbe meminta seluruh pemilik pusat tersebut untuk tidak mengizinkan distribusi permainan tersebut di kemudian hari," lanjut pernyataan Kementerian Dalam Negeri.

Langkah ini tidak hanya dilakukan oleh Tajikistan. Sejumlah negara juga memberlakukan larangan atau pembatasan terhadap video game tertentu karena kekhawatiran mengenai dampak kekerasan, konten eksplisit, dan sensitivitas budaya atau politik.

Pada Agustus 2024, Turki memblokir akses ke permainan Roblox. Pemerintah Turki beralasan bahwa permainan ini berpotensi menyebabkan eksploitasi anak, di mana predator memanfaatkannya untuk mendekati dan membujuk anak-anak. Di samping itu, para pengembang muda di platform tersebut juga mengungkapkan ketidakpuasan mereka terkait dugaan eksploitasi finansial.

Baru-baru ini, pada Oktober 2024, Kuwait menolak merilis Call of Duty: Black Ops 6, sehingga para pemain dari negara tersebut menerima pengembalian dana dari pihak Activision. Namun, alasan spesifik penolakan tersebut belum diumumkan secara resmi.

Berita Terbaru

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Subang4 jam lalu
Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Subang4 jam lalu
Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Karawang4 jam lalu
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Nasional4 jam lalu
ADVERTISEMENT
PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

Nasional7 jam lalu
5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle7 jam lalu
Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Lifestyle7 jam lalu
Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Lifestyle8 jam lalu
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Nasional9 jam lalu
Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Headline9 jam lalu