Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Niat Puasa Qadha Ramadhan Serta Tata Cara dan Batas Waktunya

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|04:13 WIB
Bagikan:
Niat Puasa Qadha Ramadhan Serta Tata Cara dan Batas Waktunya
Niat Puasa Qadha Ramadhan Serta Tata Cara/foto ilustrasi Berdoa screenshot via Freepik/jcomp

PASUNDAN EKSPRES - Niat puasa qadha Ramadhan berperan penting sebelum umat Islam melakukan penggantian puasa yang tertinggal selama bulan Ramadhan, terutama bagi individu yang meninggalkannya karena alasan yang diperbolehkan oleh syariat atau kondisi tertentu yang memaksa.

Seperti yang dikutip dari detikhikmah pada Jumat 22 Maret 2024, merujuk pada karya KH. Muhammad Habibilillah, "Panduan Terlengkap Ibadah Muslim Sehari-Hari", puasa qadha adalah upaya untuk mengganti puasa yang seharusnya dilaksanakan namun terlewatkan karena situasi yang tidak terduga.

Menurut hukum Islam, ada enam kondisi yang memungkinkan seseorang untuk membatalkan puasa wajib selama bulan Ramadhan, yakni:

- Sakit

- Dalam perjalanan yang jauh

- Hamil atau menyusui

- Usia lanjut 

- Pekerjaan berat 

- Wanita yang sedang mengalami menstruasi atau nifas

Bagi mereka yang tidak berpuasa pada bulan Ramadhan dengan alasan yang dibenarkan oleh syariat, diwajibkan untuk mengganti puasa qadha Ramadhan pada waktu yang lain.

Niat Puasa Qadha Ramadhan dan Penafsirannya

Puasa qadha Ramadhan merupakan upaya mengganti puasa yang tertinggal pada bulan Ramadhan. 

Dalam pelaksanaannya, niat puasa qadha haruslah tulus dan bertujuan untuk beribadah serta menunaikan kewajiban kepada Allah SWT.

Niat puasa qadha Ramadhan dapat dilafalkan oleh seorang Muslim yang berniat untuk mengganti puasa yang tertinggal di bulan Ramadhan. 

Niat tersebut dapat diucapkan pada malam hari atau saat sahur sebelum adzan subuh, dan dibawah ini adalah doa niat puasa qadha.

‎نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Latin : Nawaitu soumaghadin 'an qadha'i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta'ala.

Artinya: Saya berniat untuk mengganti puasa bulan Ramadhan besok karena Allah ta'ala.

Tata cara Puasa Qadha Ramadhan

Puasa qadha dilakukan seperti puasa pada umumnya, dimulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan waktu berbuka saat maghrib tiba. Berikut ini adalah tata cara puasa qadha yang disarankan:

1. Membaca niat puasa qadha Ramadhan pada malam hari atau sebelum fajar.

2. Melaksanakan sahur, sebagai sunnah puasa yang mendatangkan pahala dan berkah dari Allah SWT serta membantu dalam menjalankan ibadah puasa.

3. Menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, atau hubungan suami-istri, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

4. Berbuka ketika matahari terbenam atau waktu Maghrib.

Hukum Puasa Qadha Ramadhan

Puasa qadha Ramadhan diwajibkan bagi setiap Muslim yang tidak mampu menjalankan puasa pada bulan Ramadhan. 

Ini sesuai dengan ayat Al-Baqarah ayat 184 yang menyatakan kewajiban mengganti puasa yang terlewatkan. 

‎اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗوَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗوَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya: "(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan orang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."

Batas Waktu Puasa Qadha Ramadhan

Menurut "10 Formula Dasar Islam: Konsep dan Penerapannya" oleh Gamar Al-Haddar, batas waktu untuk meng-qadha puasa Ramadhan adalah sebelum datangnya bulan Ramadhan berikutnya.

Jika melewati bulan Ramadhan berikutnya, tetap diwajibkan untuk puasa dan membayar fidyah.

Puasa qadha dilakukan sesuai dengan jumlah hari puasa yang tertinggal selama bulan Ramadhan.

Sebagai contoh, jika seseorang tidak berpuasa selama 7 hari, maka dia harus menggantinya selama 7 hari.

Itulah informasi terkait niat puasa qadha Ramadhan. Semoga bermanfaat dan selamat menunaikan ibadah puasa.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline5 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat6 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta7 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang7 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle7 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang7 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta8 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta8 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang8 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang8 jam lalu