Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pengguna iPhone di 98 Negara Terancam Spyware Ganas

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|23:13 WIB
Bagikan:
Pengguna iPhone di 98 Negara Terancam Spyware Ganas
iPhone kembali menjadi target spyware dan Apple berikan Peringatan. (ilustrasi Freepik @Who is Danny)

PasundanEkspres - Pengguna iPhone di berbagai negara kembali menjadi target serangan spyware yang berbahaya. Apple telah mengeluarkan peringatan bagi pengguna iPhone di 98 negara terkait ancaman ini.

Dalam peringatan terbaru tersebut, Apple tidak menyebutkan siapa pelaku serangan ataupun negara-negara yang terlibat dalam ancaman ini. Sejak tahun 2021, Apple telah mengirimkan peringatan serupa kepada pengguna iPhone di lebih dari 150 negara.

"Apple mendeteksi bahwa Anda menjadi sasaran serangan spyware bayaran yang mencoba menyusupi iPhone yang terkait dengan Apple ID Anda -xxx- dari jarak jauh," demikian bunyi peringatan yang diterima pengguna terdampak, seperti dikutip dari TechCrunch, Jumat (12/7/2024).

"Serangan ini mungkin menargetkan Anda secara spesifik berdasarkan siapa Anda atau pekerjaan Anda," tambahnya.

Apple menyatakan bahwa meskipun sulit untuk mendapatkan kepastian penuh terkait deteksi ini, mereka sangat yakin dengan peringatan yang dikeluarkan dan meminta pengguna untuk menanggapinya dengan serius.

Pengguna iPhone di India termasuk dalam kelompok yang menerima peringatan tersebut. Pada Oktober lalu, sejumlah jurnalis dan politisi di India juga menerima peringatan yang sama.

Tak lama kemudian ditemukan spyware Pegasus pada iPhone milik jurnalis ternama di India. Spyware yang dikembangkan oleh perusahaan Israel, NSO Group, ini sangat berbahaya karena mampu menginfeksi dan mengakses semua data pribadi di iPhone melalui serangan zero-click.

Hanya dengan menerima SMS khusus, tanpa perlu dibuka atau mengklik tautan apapun, spyware ini dapat menyusupi iPhone tanpa sepengetahuan pengguna.

Dalam peringatannya, Apple menekankan bahwa metode deteksi ancaman mereka sangat sensitif. Oleh karena itu, mereka tidak dapat memberikan informasi yang terlalu rinci karena khawatir informasi tersebut akan dimanfaatkan oleh penjahat siber untuk menghindari deteksi di masa depan.

Apple akan segera berupaya menambal celah keamanan yang ditemukan. Untuk menghindari serangan lebih lanjut, pengguna iPhone yang memiliki pekerjaan sensitif seperti jurnalis dan politisi diminta mengaktifkan mode Lockdown.

Berita Terbaru

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Jalan

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Jalan

Bandung Barat4 jam lalu
Perpani Bakal Gelar Latihan Gabungan Panahan di Subang

Perpani Bakal Gelar Latihan Gabungan Panahan di Subang

Subang4 jam lalu
Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Talenta Muda, Taofik Kaka Tembus Persib U-18

Subang5 jam lalu
Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Bukan Hanya Seorang Kades, Dunengsih Jadi Sosok Sebagai Ibu

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Merasa Lupa Password? Ini Cara Login Instagram dengan Metode Lain

Lifestyle6 jam lalu
Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Dahan Pohon Patah di Jalan Soklat Subang, Pengendara Ojol Jadi Korban

Subang6 jam lalu
Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Kasus Influenza di Indonesia Meningkat, Kemenkes Beberkan Cara Cegah Anak Tertular

Lifestyle6 jam lalu
Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Skill yang Wajib Dimiliki Fresh Graduate untuk Kerja

Lifestyle7 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Daftar Drama Korea Tayang Oktober 2026, Ada Doctor X

Lifestyle8 jam lalu
Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

Nasional8 jam lalu