Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Penjualan iPhone Gacor Gara-gara Strategi Ini!

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|20:36 WIB
Bagikan:
Penjualan iPhone Gacor Gara-gara Strategi Ini!
Penjualan iPhone meningkat karna strategi ini. (screenshot @apple.com)

PasundanEkspres - Penjualan iPhone di China meningkat tajam pada bulan Mei, dengan kenaikan sebesar 40% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Data ini berasal dari badan riset milik pemerintah China bernama China Academy of Information and Communications Technology (CAICT). Menurut mereka, pengapalan ponsel asing di China meningkat sebesar 1,425 juta unit pada bulan Mei, dari 3,603 juta menjadi 5,028 juta unit.

Data tersebut memang tidak secara eksplisit menyebutkan iPhone, namun Apple merupakan pembuat ponsel dari luar negeri yang dominan di China, yang pasar ponselnya dipenuhi oleh berbagai ponsel buatan dalam negeri. Informasi ini dikutip PasundanEkspres dari Reuters pada Senin, 2 Juli 2024.

Peningkatan besar tersebut menjadi angin segar setelah penjualan produk Apple melemah selama beberapa bulan terakhir, terutama setelah mendapat pesaing kuat di ranah ponsel flagship dari pemain lokal seperti Huawei.

Melesatnya penjualan iPhone ini juga terjadi setelah mereka memberikan diskon besar-besaran di berbagai kanal penjualan mereka di China, seperti di Tmall, dengan diskon mencapai 2.300 yuan (sekitar Rp 5,1 juta) untuk model iPhone tertentu.

Peningkatan penjualan ini sudah terjadi selama dua bulan berturut-turut, termasuk peningkatan sebesar 52% pada bulan April. Angka ini merupakan kabar baik bagi Apple, karena pada dua bulan pertama di tahun 2023, penjualan mereka merosot sebesar 37%.

Pada awal Mei, CEO Apple Tim Cook memperkirakan akan ada pertumbuhan penjualan di sejumlah negara, termasuk China. Perkiraan ini dilontarkan setelah Apple melaporkan penurunan pendapatan sebesar 8,1% pada kuartal kedua tahun 2024 di China.

Diskon besar-besaran yang diberikan oleh Apple dilakukan dua kali, pertama pada bulan April, tepat setelah Huawei merilis Pura 70, dan pada bulan Mei setelah Huawei meluncurkan Mate 60.

Peluncuran dua produk flagship tersebut membuat Huawei berhasil merebut posisi Apple pada kuartal pertama tahun 2024 sebagai merek ponsel terbesar kedua di China. Selain itu, Huawei terus membuka toko flagship baru dan menambah peritel untuk memperluas distribusi produknya.

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional7 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu