Perbandingan Gaji VinFast dan BYD Subang 2026: Mana yang Lebih Menarik untuk Pencari Kerja?

PASUNDANEKSPRES.ID - Ini dia perbandingan gaji VinFast dan BYD Subang 2026. Industri kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia berkembang sangat pesat. Dua produsen otomotif yang menjadi sorotan adalah VinFast dari Vietnam dan BYD dari China. Keduanya sama-sama membangun fasilitas produksi besar di Kabupaten Subang, Jawa Barat, sekaligus membuka ribuan lapangan pekerjaan baru.
Bagi para pencari kerja, salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah: berapa gaji karyawan VinFast dan BYD Subang? Berikut ulasan lengkap mengenai perbandingan gaji, fasilitas pabrik, hingga prospek karier di kedua perusahaan.
Sekilas Tentang Pabrik VinFast Subang
VinFast resmi mengoperasikan pabriknya di Subang pada 15 Desember 2025 setelah proses pembangunan selama sekitar 17 bulan.
Pada tahap awal, pabrik berdiri di atas lahan 10 hektar dengan investasi sekitar US$200–300 juta dan kapasitas produksi mencapai 50.000 unit mobil listrik per tahun. Dalam pengembangan jangka panjang, kawasan industri ini akan diperluas hingga 171 hektar dengan total investasi lebih dari US$1 miliar serta kapasitas produksi hingga 350.000 unit setiap tahun.
Pabrik ini memproduksi beberapa model kendaraan listrik berkonfigurasi setir kanan, seperti:
- VinFast VF 3
- VinFast VF 5
- VinFast VF 6
- VinFast VF 7
Selain mobil listrik, VinFast juga berencana memproduksi skuter listrik pada tahap pengembangan berikutnya.
Dari sisi ketenagakerjaan, sekitar 1.700 pekerja lokal telah direkrut pada tahap awal. Saat seluruh fasilitas beroperasi penuh, jumlah tenaga kerja diperkirakan dapat mencapai sekitar 15.000 orang.
Profil Pabrik BYD Subang
BYD membangun fasilitas manufaktur kendaraan listrik di kawasan Subang Smartpolitan dengan investasi sekitar US$1,3 miliar atau sekitar Rp21 triliun.
Pabrik yang berdiri di atas lahan sekitar 108 hektar ini dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 kendaraan listrik per tahun. Selain menjadi basis produksi untuk pasar Indonesia, fasilitas tersebut juga dipersiapkan sebagai pusat ekspor kendaraan setir kanan ke berbagai negara ASEAN.
Berbeda dengan pabrik perakitan biasa, BYD turut menghadirkan berbagai fasilitas pendukung seperti:
- Jalur produksi dengan otomasi tinggi.
- Pusat penelitian dan pengembangan (R&D).
- Pusat pelatihan teknologi kendaraan listrik.
- Sistem logistik yang terhubung langsung dengan Pelabuhan Patimban.
Saat ini pabrik telah memasuki tahap uji coba produksi sebelum menjalankan produksi massal secara penuh.
Perbandingan Gaji VinFast dan BYD Subang
Secara umum, BYD menawarkan rentang gaji yang lebih luas, terutama untuk posisi teknis, spesialis, hingga level manajemen. Sementara itu, VinFast lebih banyak membuka posisi operator produksi dengan struktur gaji yang relatif merata.
| Posisi | VinFast Subang | BYD Subang |
|---|---|---|
| Operator Produksi | Rp5.000.000–Rp6.000.000 | Rp3.500.000–Rp5.000.000 |
| Mandor / Supervisor Regu | Rp6.000.000–Rp7.000.000 | Rp5.000.000–Rp7.500.000 |
| Admin Logistik / Specialist | Data terbatas | Rp9.000.000–Rp15.000.000 |
| Mechanical / Electrical Engineer | Data terbatas | Rp10.000.000–Rp20.000.000 |
| Supervisor Produksi | Data terbatas | Rp10.000.000–Rp16.000.000 |
| Manager | Data terbatas | Rp20.000.000–Rp45.000.000 |
Catatan: Nominal di atas merupakan estimasi yang dapat berbeda tergantung pengalaman, keahlian, kebijakan perusahaan, serta komponen tunjangan.
Analisis Perbandingan Gaji
1. Posisi Operator Produksi
Untuk level operator, VinFast justru menawarkan kisaran gaji yang cukup kompetitif, yaitu sekitar Rp5 juta hingga Rp6 juta per bulan. Nilai tersebut berada di atas upah minimum Kabupaten Subang.
Sementara itu, operator produksi BYD memiliki kisaran sekitar Rp3,5 juta hingga Rp5 juta. Namun dalam praktiknya, total pendapatan dapat meningkat apabila terdapat lembur, tunjangan, maupun insentif produksi.
2. Posisi Supervisor
Pada level supervisor, BYD mulai menunjukkan keunggulan. Rentang gajinya dapat mencapai Rp7,5 juta per bulan, sedangkan VinFast berada di kisaran Rp6 juta hingga Rp7 juta.
3. Posisi Engineer dan Spesialis
BYD menawarkan peluang pendapatan yang jauh lebih tinggi bagi tenaga profesional seperti mechanical engineer, electrical engineer, maupun spesialis logistik. Estimasi gaji berkisar Rp10 juta hingga Rp20 juta per bulan.
Sementara itu, informasi mengenai gaji jabatan teknis di VinFast masih terbatas karena perusahaan masih berada pada tahap pengembangan operasional.
4. Level Manajemen
Untuk posisi manajerial, BYD memberikan paket remunerasi yang cukup kompetitif, dengan estimasi berkisar antara Rp20 juta hingga Rp45 juta per bulan. Data resmi mengenai kisaran gaji manajemen VinFast di Indonesia hingga saat ini belum banyak dipublikasikan.
Mana yang Lebih Menguntungkan?
Jawabannya bergantung pada posisi yang dilamar.
- Jika melamar sebagai operator produksi, VinFast memiliki kisaran gaji awal yang kompetitif.
- Jika memiliki latar belakang teknik, pengalaman industri, atau kemampuan bahasa Mandarin, BYD menawarkan peluang pendapatan yang lebih tinggi.
- Untuk jenjang karier jangka panjang, BYD memiliki struktur jabatan yang lebih lengkap mulai dari staf, spesialis, engineer, supervisor, hingga manajer.
Itulah mengenai perbandingan gaji VinFast dan BYD Subang. Bagi pencari kerja yang ingin membangun karier di sektor otomotif modern, kedua perusahaan menawarkan peluang yang menarik.
Memilih di antara keduanya sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan besaran gaji, tetapi juga jenjang karier, fasilitas kerja, program pelatihan, serta kesempatan pengembangan kompetensi di masa depan.
(ipa)
