Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Profil Lola Amaria, Artis yang Kini Jadi Sutradara Film Eksil

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|15:20 WIB
Bagikan:
Profil Lola Amaria, Artis yang Kini Jadi Sutradara Film Eksil
Profil Lola Amaria yang merupakan artis Indonesia yang diketahui jadi sutradara film Eksil. (Foto: Instagram @lola.amaria)

PASUNDAN EKSPRES - Simak selengkapnya profil Lola Amaria yang merupakan artis Indonesia yang diketahui menjadi sutradara film Eksil.

Nama Lola Amaria kini banyak diperbincangkan oleh warganet di sosial media berkat dirinya yang sukses menggarap film dokumenter berjudul Eksil.

Eksil merupakan film dokumenter garapan Lola Amaria yang menceritakan tentang nasib mahasiswa Indonesia yang kehilangan kewarganegaraan mereka setelah peristiwa G30S/PKI dan terpaksa menjalani hidup di negara lain tanpa status yang tidak jelas.

Lola Amaria berhasil mengangkat film ini yang diketahui sebagai salah satu sejarah terkelam bagi bangsa Indonesia setelah tahun 1965.

Untuk mengetahui informasi mengenai profil Lola Amaria, berikut profil Lola Amaria sang sutradara film Eksil.

Lola Amaria merupakan seorang model, artis, produser film dan sutradara asal Indonesia yang lahir di Jakarta, 30 Juli 1977.

Ia memulai karirnya di bidang modeling dengan meraih penghargaan juara busana nasional terbaik pada pemilihan Wajah Femina tahun 1997.

Kemudian, ia pun masuk industri hiburan dengan membintangi beberapa iklan TV serta menjadi pemain sinetron.

Artis berusia 46 tahun itu pernah membintangi beberapa judul sinetron yakni Penari, Arjuna Mencari Cinta, Tali Kasih, dan Merah Hitam Cinta.

Selain menjadi pemain sinetron, Lola juga mencoba terjun di dunia layar lebar lewat debut filmnya berjudul Tabir (2000).

Beberapa judul film yang pernah Lola mainkan yakni, Beth (2000), Merdeka 17805 (2001), Ca-bau-kan (2001), Novel Tanpa Huruf 'R' (2003), Minggu Pagi di Victoria Park (2010), dan Kisah 3 Titik (2013).

Pada tahun 2011, ia mendirikan Lola Amaria Production yang berfokus pada produksi film-film yang mengangkat isu sosial dan kemanusiaan seperti Sanubari Jakarta (2012), Kisah 3 Titik (2013), Inerie (2014), dan Negeri Tanpa Telinga (2014).

Lola Amaria mulai merambah ke dunia penyutradaraan film lewat film Betina (2006) dan memperoleh penghargaan NETPAC Award dalam Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2006.

Total ada 12 film yang telah ia garap sebagai sutradara maupun produser seperti Betina (2006), Minggu Pagi di Victoria Park (2010), Jingga (2016), Labuan Hati (2017), 6,9 Detik (2019), Eksil (2022), dan masih banyak lagi.

Lola Amaria kembali dengan karya terbarunya dengan format film dokumenter yang berjudul 'Eksil' yang rilis tahun 2022.

Sebagai sutradara, ia mengalami perjuangan berat dan panjang selama proses pembuatan film tersebut seperti mencari data eksil yang tersebar di berbagai negara, masalah dana, hingga kesulitan mendapatkan kepercayaan dari narasumber.

Lola Amaria juga sempat dikira sebagai intel atau mata-mata oleh para narasumber sebab dirinya mengambil sudut pandang para korban eksil asli Indonesia yang memang tidak diakui negara.

Namun, berkat pendekatannya dan meyakinkan para narasumber, ia pun berhasil mewawancara para eksil dan menyajikannya dalam bentuk dokumenter lewat 'Eksil'.

Film ini pun berhasil meraih penghargaan kategori Best Film dalam Jogja- NETPAC Asian Film Festival 2022 serta penghargaan Film Dokumenter Panjang Terbaik di Festival Film Indonesia (FFI) 2023. (inm)

Berita Terbaru

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang5 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang9 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang34 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional34 menit lalu
ADVERTISEMENT
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline44 menit lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu
BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

Purwakarta1 jam lalu
Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Purwakarta1 jam lalu
Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Nasional1 jam lalu