Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Puasa Syawal atau Puasa Qadha, Mana yang Harus Dilaksanakan Terlebih Dahulu?

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:46 WIB
Bagikan:
Puasa Syawal atau Puasa Qadha, Mana yang Harus Dilaksanakan Terlebih Dahulu?
Puasa (Foto: Freepik)

PASUNDAN EKSPRES - Simak selengkapnya informasi tentang apa yang harus dilaksanakan terlebih dahulu antara puasa Syawal dan puasa Qadha.

Usai menunaikan puasa wajib di bulan Ramadhan, umat Islam kini memasuki bulan Syawal yang ditandai dengan hari raya Idul Fitri pada 1 Syawal.

Selain itu, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan salah satu puasa sunnah yaitu puasa Syawal.

Puasa Syawal merupakan puasa sunnah yang dikerjakan selama enam hari di bulan Syawal.

Ada berbagai keutamaan yang didapatkan bagi umat Islam yang melaksanakan puasa Syawal seperti mendapatkan pahala yang setara dengan pahala puasa selama satu tahun dan sebagai penyempurna puasa Ramadhan.

Lantas, mana yang harus dilaksanakan terlebih dahulu antara puasa Syawal atau puasa Qadha? Berikut informasi selengkapnya.

Mana yang Didahulukan, Puasa Syawal atau Puasa Qadha?

Bagi umat Islam yang masih memiliki hutang puasa, dianjurkan untuk melaksanakan puasa Qadha terlebih dahulu sesuai dengan jumlah puasa yang ditinggalkannya.

Melansir dari laman NU Online, puasa di bulan Syawal selama enam hari merupakan anjuran dalam syariat Islam yang pahalanya setara dengan puasa satu tahun bagi yang mengerjakannya.

Hal ini berdasar hadits Rasulullah saw dalam riwayat Imam Muslim berikut:

"Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (ganjaran) puasa selama setahun penuh." (HR Muslim)

Sementara itu, di sisi lain, mengganti puasa Ramadhan yang pernah ditinggalkan merupakan kewajiban sebagaimana firman Allah swt dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 184.

Artinya, “Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS Al-Baqarah: 184).   

Orang yang tidak puasa Ramadhan tanpa uzur atau disengaja tidak boleh baginya berpuasa Syawal tanpa meng-qadha puasa Ramadhannya terlebih dahulu. 

Sementara itu, orang-orang yang tidak puasa Ramadhan disebabkan uzur seperti karena haid, sakit, atau dalam perjalanan, diperbolehkan untuk puasa Syawal terlebih dahulu, karena kewajiban qadha puasa Ramadhan baginya tidak harus secara langsung. 

Namun, boleh kapan saja yang penting tidak sampai memasuki bulan Ramadhan berikutnya.

Sementara itu, ada perbedaan pandangan menurut Imam Ibnu Hajar Al-Haitami (wafat 974 H) yang menyebut makruh bagi orang yang mendahulukan puasa Syawal ketimbang mengqadha puasa Ramadhan, sekalipun batal puasanya karena uzur. 

Menurutnya, jika itu dilakukan, pahala puasa enam hari bulan Syawal tidak diperolehnya secara sempurna. Hal demikian sebagaimana ia tulis dalam kitabnya, Tuhfatul Muhtaj fi Syarhil Minhaj.

Senada, Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali (wafat 795 H) juga lebih mengutamakan untuk mendahulukan qadha puasa Ramadhan dari puasa Syawal. 

Sebab, menurutnya, hal tersebut bisa mempercepat oran​​​​​​​g terbebas dari kewajiban mengganti puasa. 

Adapun pandangan lain yang memperbolehkan untuk menggabungkan niat dua puasa yang nilai hukumnya berbeda yakni wajib dan sunah.

Sehingga, seseorang melaksanakan puasa Syawal diikutkan dalam niat puasa Qadha yang artinya puasa qadha dilakukan di bulan Syawal dengan mengharap pahala di bulan Syawal.

(inm)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline26 menit lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat1 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta1 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle2 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang2 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta2 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta2 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang2 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang2 jam lalu