Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Qualcomm Snapdragon C Platform Rilis, Chip AI untuk Laptop Rp 4 Jutaan

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|20:00 WIB
Bagikan:
Qualcomm Snapdragon C Platform Rilis, Chip AI untuk Laptop Rp 4 Jutaan
Qualcomm Snapdragon C Platform hadir untuk laptop entry-level dengan NPU AI, baterai awet, dan harga mulai Rp 4 jutaan. (Foto: Qualcomm)

PASUNDANEKSPRES.ID – Qualcomm Snapdragon C Platform resmi diperkenalkan sebagai prosesor entry-level terbaru untuk laptop terjangkau. Chip ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman komputasi modern dengan harga lebih ramah, terutama bagi pelajar, keluarga, hingga pelaku usaha kecil.

Snapdragon C Platform disiapkan untuk mentenagai laptop kelas pemula dengan harga mulai dari USD 300 atau sekitar Rp 4,8 jutaan. Dengan harga tersebut, Qualcomm ingin membuka akses lebih luas terhadap laptop modern yang tetap responsif, hemat daya, dan sudah mendukung fitur berbasis kecerdasan buatan.

Meski menyasar segmen laptop murah, Qualcomm Snapdragon C Platform tetap membawa sejumlah teknologi penting yang biasanya ditemukan di perangkat kelas lebih tinggi.

Qualcomm Snapdragon C Platform Bawa Fitur AI

Salah satu keunggulan utama Qualcomm Snapdragon C Platform adalah hadirnya NPU atau Neural Processing Unit terintegrasi. Komponen ini memungkinkan laptop menjalankan berbagai proses berbasis AI secara lokal langsung dari perangkat.

Dengan dukungan tersebut, laptop entry-level berbasis Snapdragon C tidak hanya dipakai untuk kebutuhan dasar, tetapi juga bisa menunjang fitur AI untuk aktivitas belajar, bekerja, dan produktivitas harian.

Platform ini juga dirancang agar mampu menangani berbagai aktivitas digital sehari-hari secara lancar, seperti browsing internet, streaming video, menjalankan aplikasi sekolah atau kantor, hingga melakukan panggilan video.

Laptop Murah dengan Baterai Awet dan Desain Senyap

Selain kemampuan AI, Snapdragon C Platform juga membawa keunggulan dari sisi efisiensi daya. Qualcomm mengandalkan arsitektur hemat energi agar laptop berbasis chip ini dapat digunakan seharian tanpa harus sering terhubung ke charger.

Efisiensi daya tersebut juga berdampak pada sistem pendinginan. Laptop dengan Snapdragon C dapat tetap beroperasi stabil tanpa membutuhkan kipas besar. Hasilnya, perangkat bisa dibuat lebih tipis, tetap dingin saat digunakan, dan minim suara bising.

"Di tengah meningkatnya biaya dan ekspektasi pelanggan yang terus berkembang, Snapdragon C menghadirkan kombinasi komputasi bernilai tinggi, ketahanan baterai sepanjang hari, kemampuan AI, dan performa responsif dalam perangkat yang tetap dingin dan senyap untuk memperluas pilihan platform," ujar Kedar Kondap, Senior Vice President and General Manager of Compute and Gaming, Qualcomm, dalam keterangan resminya.

Didukung Acer, HP, dan Lenovo

Dalam peluncuran globalnya, Qualcomm menyebut sudah bekerja sama dengan sejumlah produsen komputer besar. Beberapa di antaranya adalah Acer, HP, dan Lenovo.

Kerja sama ini akan mempercepat kehadiran laptop entry-level berbasis Qualcomm Snapdragon C Platform di pasar. Perangkat pertama dengan chip ini diperkirakan mulai hadir di pasar global maupun Indonesia pada akhir 2026.

Kehadiran Qualcomm Snapdragon C Platform menjadi langkah penting untuk membawa teknologi modern ke segmen laptop murah. Dengan harga mulai sekitar Rp 4 jutaan, chip ini menawarkan kombinasi AI lokal, baterai awet, performa responsif, serta desain perangkat yang dingin dan senyap.

Jika implementasinya berjalan sesuai klaim, Snapdragon C bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan laptop terjangkau untuk belajar, bekerja ringan, meeting online, dan aktivitas harian lainnya.

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle26 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga35 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu